Mesin Espresso – Mesin Espresso Terbaru 2019

Mesin Espresso adalah alat yang berfungsi untuk memproduksi atau membuat olahan kopi berupa minuman kopi yang beraneka ragam dan rasa. Kopi yang masih dalam bentuk biji akan diolah dengan menggunakan mesin pembuat kopi otomatis dengan proses yang cepat dan tidak menghilangkan rasa originalnya.

Pengoperasian Mesin Espresso

Berikut langkah menggunakan mesin Espresso

  1. Masukkan Penyaring Kopi

Penyaring kopi digunakan untuk menyaring bubuk kopi. Gunakan kertas bermerek untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Kertas tidak bermerek/kertas yang diputihan tidak akan memberikan hasil yang optimal. Sebagai cara lainnya, Anda bisa memilih mesin Espresso  yang sudah memiliki fitur filter. Selain lebih mudah dalam mengoperasikannya, mesin ini juga lebih ramah terhadap lingkungan.

  1. Tuangkan Kopi

Setiap jenis kopi memiliki komposisi yang berbeda-beda. Tentu saja Anda harus memerhatikan hal ini. Tuangkan kopi sesuai dengan petunjuk yang ada pada kemasan dan sesuai dengan jumlah kopi yang ingin dibuat. Kopi yang sudah Anda takar tadi kemudian dimasukkan ke dalam wadah kopi yang sudah dilapisi kertas penyaring.

  1. Tentukan Jumlah Air untuk Membuat Kopi

Untuk menentukan takaran air dapat menggunakan baris pengukur pada teko kopi. Anda bisa menuangkan air di sana. Pada umumnya, di teko kopi, ada bagian terbuka di belakang teko atau atas penyaring. Jangan meletakkan air di wadah kopi/keranjang penyaring, karena hal ini dapat merusak Mesin Espresso Anda.

  1. Hubungkan Mesin Espresso ke Saluran Listrik

Setelah kopi dan air Anda masukkan, selanjutnya hubungkan ke listrik dan hidupkan. Sebagian Mesin Espresso ada yang langsung meracik kopi secara otomatis. Namun, ada pula yang perlu pengaturan waktu secara manual. Bacalah kembali buku petunjuk pada Mesin Espresso Anda sebelum digunakan.

  1. Tunggu Hingga Kopi Tercampur

Setelah Anda nyalakan, ia akan mulai membuat kopi. Ekstrak kopi akan bercampur dengan air yang ada pada teko kopi. Tunggulah beberapa saat hingga kopi tercampur rata. Pada beberapa tipe Mesin Espresso ada pula fitur “Pause” yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan proses pembuatan kopi.

  1. Singkirkan Penyaring Kertas

Jika Mesin Espresso Anda menggunakan penyaring kertas, singkirkan kertas penyaring beserta ampas kopi yang ada di dalamnya. Jika terlambat, cita rasa kopi akan terlampau pahit. Oh ya, jika menggunakan Mesin Espresso yang memiliki fitur filter, Anda bisa segera membuang ampas kopi ke tempat sampah. Namun, ampas ini sebenarnya masih bisa  untuk digunakan kembali, meski rasanya tidak senikmat racikan pertama.

Cara Perawatan Mesin Espresso

  1. Filter Basketdan Portafilter, biasakan sebelum menggunakannya, filter basket dan portafilter dalam keadaan siaga, selalu bersih sebelum digunakan. Sesering apapun Anda membersihkannya, tergantung kebutuhan, namun pastikan tidak ada sisa espresso yang tertinggal melekat pada tension spring. Lepaskan basket dari portafilter, bersihkanlah setelah Anda menyajikannya, untuk siaga pada sajian espresso
  2. Bilas dan Usap dengan Handuk, intensitas pesanan tidak mungkin harus menunggu, barista dituntut bergerak cepat memenuhi permintaan. Membersihkan portafiltersetelah sajian sebelumnya, lepaskan basket dari portafilter bilas dengan cepat kemudian usapkan dengan menggunakan handuk agar bilasan cepat kering dan juga membantu membersihkannya dengan cepat. Portafilter siap digunakan lagi, walau intensitas pesanan terlalu cepat.
  3. Shower Screen, merupakan tempat air di-shotdan bertemu dengan ground coffee di filter basket. Beberapa barista membersihkan shower screen dengan menggunakan kain lap atau handuk kecil dan selanjutnya dengan grouphead brush untuk memastikan tidak ada sisa ground coffee yang tertinggal pada shot
  4. Grouphead Brush, brushuntuk membersihkannya juga pasti harus dalam keadaan bersih, tiap hari harus dibersihkan dan sesekali direndam dengan liquid/powder pembersih mesin espresso.
  5. Chemical Cleaningdan Backflush, dengan memasukan liquid/powder chemical cleaning ke blind portafilter biasanya digunakan untuk membersihkan showerscreen dengan cara di-shot, karena blind portafilter yang tertutup akan mengembalikan aliran air.
  6. Untuk membersihkan dalam shower screenlebih lanjut, tergantung dengan intensitas sajian espresso. Tiap barista berbeda pendapat dalam hal ini, ada yang berkala semingu sekali ada juga yang membersihkannya ketika shower screen sudah digunakan untuk sajian 100 cup.

Bagian-Bagian Mesin Espresso

1.   Portafilter

Pada bagian protafilter berfungsi sebagai wadah bubuk kopi yang akan diekstraksi. Portafilter terdiri dari handle, basket, dan spouts.

2.   Water Boiler

Boiler adalah kontainer atau tabung yang ada di dalam mesin espresso. Bagian water boiler menyimpan air panas yang digunakan untuk membuat espresso maupun membuihkan susu.

3.   Group Head

Bagian inilah yang bertugas mengekstraksi kopi dengan tekanan yang tinggi. Group head merupakan sebuah pintu yang mempertemukan air panas dari water boiler dengan bubuk kopi pada portafilter. Pada mesin superotomatis, tidak terdapat group head dan portafilter karena tinggal memasukan kopi dan menekan tombol saja.

4.   Extraction Switch

Extraction Switch ialah tombol yang berfungsi untuk memulai dan memberhentikan proses ekstraksi. Tombol Extraction Switch tidak akan ditemui pada mesin espresso manual. Mesin otomatis yang berbeda tipe memiliki tombol yang berbeda pula, ada yang sekali tekan, ada yang perlu menekan kembali untuk menghentikan prosesnya.

5.   Steam Wand

Steam wand adalah pipa penyembur uap yang digunakan untuk memanaskan dan membuihkan susu. Proses membuihkan susu ini dikenal dengan frothing. Steam Wand biasa digunakan dalam pembuatan sajian minuman espresso dengan campuran susu, seperti latte, mochacino, dan cappucino,.

6.   Steam Knob

Steam knob berupa tombol untuk menghidupkan dan mematikan semburan uap steam wand. Masing-masing jenis mesin memiliki tombol berbeda, ada yang hanya bisa ditekan, ada juga yang bisa diputar. Tombol yang bisa diputar digunakan untuk mengatur jumlah uap yang ingin dikeluarkan.

7.   Tamper

Alat ini berfungsi untuk memadatkan bubuk kopi pada portafilter dengan cara menekan bubuk kopi tersebut. Bentuknya menyerupai alat cap atau stempel.

8.   Drip Tray

Ini adalah wadah tempat tetesan atau sisa-sisa air saat mengekstrak kopi. Tidak hanya digunakan untuk menampung air, tapi juga ampas atau sisa-sisa bubuk kopi yang tercecer.

9.   Knockbox

Sebenarnya alat ini bukan termasuk komponen yang menyatu dengan mesin. Alat ini merupakan wadah untuk membuang ampas kopi pada portafilter usai proses ekstrak.

Macam-Macam Mesin Espresso

1.   Spesifikasi Mesin Espresso dan Capuccino Type: IB7-1G

Mesin Espresso IB7-1G

Mesin Espresso dan Capuccino Type: IB7-1G

Kapasitas (Liter) : 6
Tegangan : 220V/1P/50Hz
Daya Watt (W) : 1800
Berat (Kg) : 37
Penambahan : Steam Outlet : 1
Origin : Spain

Fitur Produk

Panjang(mm) : 445
Lebar(mm) : 508
Tinggi(mm) : 460

2.   Spesifikasi Mesin Espresso dan Capuccino Type: IB7-2G

Mesin Espresso IB7-2G

Mesin Espresso dan Capuccino Type: IB7-2G

Kapasitas (Liter) : 10,5
Tegangan : 220V/1P/50Hz
Daya Watt (W) : 3000
Berat (Kg) : 61
Penambahan : Steam Outlet : 2
Origin : Spain

Fitur Produk

Panjang(mm) : 695
Lebar(mm) : 508
Tinggi(mm) : 460

Harga Mesin Espresso

Informasi dan harga Mesin Espresso bisa Anda dapatkan melalui kontak kami dibawah ini. Mesin Espresso kami berkualitas dan telah melewati uji coba.

Cara Membuat Espresso Menggunakan Mesin Espresso

Bahan

  • Biji kopi pilihan yang segar
  • Air mineral

Alat

  • Coffe grinder
  • Coffe mug
  • Portafilter
  • Manual atau semi automatic coffe machine

Cara Membuat Kopi Espresso Menggunakan Mesin Espresso

  1. Jenis biji kopi pilihan seperti toraja, aceh gayo Wamena. Untuk pembuatan nya harus disarankan pakai biji kopi yang segar, tidak dalam bentuk bubuk. Supaya rasa seduhan kopinya nikmat dan segar. Untuk mengetahui biji kopi yang segar atau tidak, lihat dari roasted date biji kopi baru akan semakin segar, dan yang paling bagus nya adlah biji kopi yang berumuran sekitar 7-11 hari stelah roasted nya
  2. Di usahakan cari biji – bijian yang berkualitasuntuk membuat kopi yang rasa nya enak maka kita tahu ngeroasting biji kopi dgn metode seduh itu seperti apa. jika biji kopi itu diseduh dgn metode yang pas, maka akan semakin nikmat rasa nya yang keluar dari biji kopi tsb.
  3. Siapkan Air mineral untuk mengetahui hasil nya betul maksimal, yaitu dgn cara menggunakan filter air agar kita bisa mendapatkan kandungan air yang pas.
  4. Massukan biji kopi ke Grinder lau digiling sesuai dgn takaran dan kehalusan. jumlah biji yang akan digunakan untuk segelas espresso antara 7-13 grm.
  5. Siapkan portafilter sebelum nya kita harus ingat bahwa portafilter harus dalam keadaan hangat dan steril.
  6. Taruh biji kopi ke portafilter.lalu lakukan tamping untuk meratakan kopi di portafilter agar memastikan bubuk kopi padat dan rata. inilah hasil stlah tamping.
  7. Bilas Bagian yang mengeluarkan cairan espressosebelum di lakukan proses penyeduhan atau estraksi kopi lakukan bilas dari cairan espresso tsb.
  8. Pastikan suhu air dalam keadaan yang di inginkansuhu air yang digunkan berkisar 90-97c. untuk air yang digunkan segelas berkisar 25-36gram.
  9. Pastikan coffemug dipanaskan terlebi dahulu, lakukan ekstraksi selama yang kita mau, tidak harus sesuai 20-40dtk. kalau waktu nya terlalu cepat maka rasa nya asam dan tidak enak. karena itu untuk tingkat kehalusan dari kopi dibuat lebih halus  sesuai dgn selera masing – masing.
  10. Espresso yang akan keluar terdiri dari crema di lapisan atas dan kopi cair dibawahnya

Tips dan Cara Membuat Espresso dengan Mesin Espresso

Bahan-bahan

  • Biji kopi segar
  • Air mineral

Alat-alat

  • Coffee grinder
  • Portafilter
  • Manualatau semi-automatic coffee machine
  • Coffee mug

Cara Membuat Espresso

1.    Pilih jenis biji kopi yang Anda suka, baik itu house blend atau single origin (Toraja, Aceh Gayo, Wamena, etc)

Sangat disarankan untuk menggunakan biji kopi segar, bukan dalam bentuk bubuk, supaya rasa seduhan kopinya maksimal. Ada cara yang bisa dipakai untuk mengetahui biji kopi segar atau tidak, Anda dapat melihat roasted date-nya (semakin baru semakin segar, dan paling bagus adalah biji kopi yang berumur 7-10 hari setelah tanggal roasting)

2.    Usahakan cari biji kopi yang berkualitas

Rasa kopi yang Anda buat akan jauh lebih enak jika Anda tahu biji kopi itu di-roasting untuk metode seduh yang seperti apa. Kalau biji kopi diseduh dengan metode yang pas, maka rasa yang keluar juga akan lebih enak

3.    Siapkan air mineral yang akan digunakan

Kalau pengen hasilnya betul-betul maksimal, gunakan filter air agar kamu bisa mendapatkan air dengan kandungan mineral yang pas

4.    Tentukanlah tingkat kehalusan bubuk kopi sebelum menggiling biji kopi yang akan diseduh ke coffee grinder

Untuk espresso, giling biji kopi dengan kehalusan yang mirip gula bubuk yang sangat halus

5.    Masukkan biji kopi ke coffee grinder

Kemudian giling sesuai dengan takaran dan kehalusan yang udah  ditentukan sebelumnya.  Jumlah yang digunakan untuk segelas espresso sekitar antara 7-12 gr

6.    Siapkan portafilter

Portafilter harus dalam keadaan hangat dan bersih sebelum Anda gunakan

7.    Taruh biji kopi yang sudah digiling ke portafilter

8.    Lakukan tamping (meratakan kopi di portafilter)

Ini untuk memastikan permukaan bubuk kopi padat dan rata

9.    Bilas grouphead (bagian yang mengeluarkan cairan espresso)

Sebelum proses penyeduhan atau ekstraksi kopi dilakukan

10.    Pastikan suhu air sudah sesuai dengan keinginan

Suhu air yang digunakan untuk espresso pada umumnya sekitar 90-96 oC. Sedangkan air yang digunakan untuk segelas espresso sekitar antara 25-35 gr

11.    Pastikanlah coffee mug sudah dipanaskan dahulu

Lalu lakukanlah ekstraksi selama dan sebanyak yang Anda inginkan, nggak harus selalu 20-30 detik untuk 30 ml espresso. Kalau waktu ekstraksi terlalu cepat (<20 detik) maka rasa yang muncul biasanya asam nggak enak.

Jika hal ini terjadi, cobalah untuk menghaluskan bubuk kopi. Kalau ekstraksi lebih dari 30 detik, bisanya rasa yang muncul adalah rasa pahit. Karena itu, coba tingkat kehalusan bubuk kopi dibuat lebih kasar. Yang terpenting adalah rasa yang keluar sesuai dengan selera kamu.

Jadi, tingkat kehalusan bubuk kopi, waktu penyeduhan, dan volume yang digunakan semuanya sebenarnya tergantung dari selera masing-masing

12.    Espresso yang keluar hasilnya akan seperti ini, terdiri dari crema di lapisan atasnya dan kopi cair di bagian bawahnya

Tips

Kalau kamu ingin rasa kopi yang kamu buat tetap stabil, sebaiknya jangan menyeduh biji kopi yang kemasannya udah dibuka lebih dari 2 minggu. Cara penyimpanan juga sangat mempengaruhi rasa seduhan kopi. Biji kopi paling baik disimpan di tempat kedap pada suhu ruang dan nggak terkena sinar matahari langsung.

 

Informasi dan Pemesanan Mesin Espresso

Rumah Mesin – Pusat distributor alat dan mesin kebutuhan usaha Anda.

Kantor & Workshop : Jl. Parangtritis Km 5,6 Sewon, Bantul, Yogyakarta
Call Center : 0274 287 1809
SIMPATI : +62 812 2222 9224 / +62 812 2447 4411
XL : +62 878 3336 8884 / +62 877 3424 1313
MENTARI : 081 666 9383

RUMAH MESIN menyediakan Kompor Listrik untuk membantu anda dalam menghancurkan es balok untuk kebutuhan sehari-hari ataupun kebutuhan usaha anda.

Kami siap membantu anda dalam mengembangkan usaha anda dengan menyediakan kompor listrik yang dapat menunjang kegiatan usaha Anda.

Kami adalah perusahaan penyedia/pembuat alat-alat/mesin-mesin yang terpercaya. Seperti mesin-mesin perikanan, industri, pertanian, perkebunan, peternakan, konstruksi, UMKM, dan lain-lain. Mulai dari mesin sederhana hingga mesin-mesin industri besar.

Layanan kami untuk anda adalah memberikan training dalam pengoperasian mesin-mesin dari kami secara langsung di Workshop kami.

Rumah Mesin pasti memberikan mesin-mesin yang sangat berkualitas bagi kebutuhan anda, karena mesin-mesin kami selalu dibuat oleh tenaga ahli kami sendiri, dan telah melewati berbagai tahapan Quality Control, serta dapat anda coba sebelum anda membawanya pulang. Sehingga anda dapat merasa puas dengan pelayanan kami, karena kepuasan pelanggan adalah prioritas kami.