Tepat di akhir bulan Maret lalu Rumah Mesin menyelenggarakan Clean Up Day. Kegiatan tersebut diselenggarakan rutin setiap 3 bulan sekali di akhir bulan, dan sudah berjalan lebih dari 2 kali. Seluruh karyawan dan manajemen terlibat dalam kegiatan tersebut.

Clean Up Day yang merupakan kegiatan dari rencana tahunan manajemen ini diselenggarakan setiap 3 bulan sekali dikarenakan setiap minggunya Rumah Mesin sudah ada kegiatan Jum’at bersih. Kegiatan ini sebenarnya hampir sama, yaitu membersihkan ruangan kerja dan lingkungan sekitar. Yang membedakan adalah intensitasnya.

“Setiap minggu kan kita ada Jum’at bersih, yang kita bersih-bersih sekitar ruangan kerja. Kalau Clean Up Day ini lebih dari Jum’at Bersih. Jadi kita membersihkan dinding-dinding kita, lingkungan kerja, biasanya hanya sekenanya, tapi ini lebih intens lagi”, tutur HR Manager Rumah Mesin.

Clean Up Day yang diterapkan untuk menanamkan budaya 5 R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin) di lingkungan kerja Rumah Mesin ini sebenarnya mengadopsi budaya 5 S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke) di Jepang. Harapannya adalah agar karyawan di Rumah Mesin ini bisa meniru hal positif dari Jepang dari segi kebersihan dan kerapian yang nantinya bisa diterapkan bukan hanya di lingkungan kerja saja, tetapi juga di lingkungan keluarga atau rumah.

“Harapannya Clean Up Day ini menjadi bagian dari pembentukan kebiasaan di perusahaan. Dengan begitu diharapkan kegiatan ini nantinya memberikan pengaruh positif untuk kehidupan kita”, jelas HR Manager Rumah Mesin