Home » Products » Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi)

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi)

Mesin Kopi| Mesin Pembuat Kopi Lengkap

Alat Pembuat Kopi-Mesin Pembuat Kopi

Mesin Kopi atau Mesin Pembuat Kopi adalah sekumpulan alat yang berfungsi untuk membuat kopi. Mulai dari awal proses pengupasan biji kopi hingga menjadi kopi bubuk.

Peralatan Mesin Kopi atau Mesin Pembuat Kopi yang umum dipakai antara lain sebagai berikut.

Alat pengupas biji kopi basah, Mesin sortasi biji kopi  basah, Mesin pencuci buah kopi, Oven pengering kopi.

Alat pengupas biji kopi kering, Mesin sortasi biji kopi kering, mesin sangrai kopi, mixer kopi mekanis, dan mesin pembubuk kopi.


Model Dan Spesifikasi Mesin Pembuat Kopi

1. Mesin Pengupas Kopi Basah

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 18

Gambar Mesin Pengupas Kopi Basah

 

Fungsi Mesin Pengupas Kopi Basah

  • Untuk mengupas kulit kopi yang masih basah
  • Untuk menghilangkan kulit kopi yang masih menempel sesaat setelah panen

Spesifikasi Mesin Pengupas Kopi Basah

  • Platezer
  • Kerangka besi siku
  • Penggerak Eletro Motor 1 Hp / Motor Bensin 5,5 HP
  • Pisau stenliss

Kapasitas

  • 200 kg /jam

2. Mesin Sortasi Kopi Basah

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 19

Gambar Mesin Sortasi Kopi

 

Fungsi Mesin Sortasi Kopi Basah

  • Untuk mensortasi biji kopi basah agar bisa seragam

 

Spesfikasi Mesin Sortasi Kopi Basah

  • Dimensi                : 2400 X 1250 X 840 mm
  • Penggerak          : Motor bensin 5.5 HP / EM 1 HP 220 V
  • Transmisi             : Sabuk V.belt dan pulley
  • Pemisah biji        : Ayakan
  • Rangka mesin    : Baja profil kotak

Kapasitas

  • 1200 kg / proses
  • atau sesuai permintaan

3. Mesin Pencuci Buah Kopi

 

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 20

Gambar Mesin Pencuci Kopi

 

Fungsi Mesin Pencuci Buah Kopi

  • Untuk Mencuci kopi setelah disortasi agar lebih bersih

 

Spesifikasi Mesin Pencuci Buah Kopi

  • Rangka besi siku
  • Dimensi: 700x800x1200mm
  • Penggerak: EM 1 HP 220 V 1 Ph

Kapasitas

  • 10 kg – 20 / proses
  • atau sesuai permintaan

4. Oven Pengering Biji Kopi

 

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 21

Gambar Oven / Pengering Kopi

 

Fungsi Oven Pengering Biji Kopi

  • Untuk mengurangi kadar air pada biji kopi
  • Untuk mengeringkan biji kopi setelah dilakukan pemanenan atau pengupasan biji kopi basah

 

Spesfikasi Oven Pengering Biji Kopi

  • Platezer  atau bisa Stenliss
  • Rangka besi siku
  • Kipas Aksial blower
  • Penggerak Blower Eletro Motor 1 Hp RRT

Kapasitas

  • 500 kg / proses
  • 1ooo kg /proses
  • 2000 kg / proses
  • atau sesuai permintaan

 5. Mesin Pengupas Biji Kopi Kering

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 22

Gambar Mesin Pengupas Kopi Kering

 

 

Fungsi Mesin Pengupas Biji Kopi Kering

  • Untuk mengupas kulit kopi dari biji kopi kering
  • Untuk menghilangkan kulit kopi kering yang masih menempel sesaat setelah panen

Spesifikasi Mesin Pengupas Biji Kopi Kering

  • Platezer
  • Kerangka besi siku
  • Penggerak Eletro Motor 1 Hp / Motor Bensin 5,5 HP

Kapasitas

  • 200 kg /jam

6. Mesin Sortasi Biji Kopi Kering

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 19

Gambar Mesin Sortasi Kopi

 

 

Fungsi Mesin Sortasi Biji Kopi Kering

  • Untuk mensortasi biji kopi agar bisa seragam
  • Untuk memisahkan biji kopi kering yang tidak masuk standar

Spesfikasi Mesin Sortasi Biji Kopi Kering

  • Dimensi                : 2400 X 1250 X 840 mm
  • Penggerak          : Motor bensin 5.5 HP HONDA
  • Transmisi             : Sabuk V.belt dan pulley
  • Pemisah biji        : Ayakan stenliss steel
  • Rangka mesin    : Baja profil kotak

Kapasitas

  • 1200 kg / proses
  • atau sesuai permintaan

7. Mesin Sangrai Kopi atau Roaster Kopi

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 23

Gambar Mesin Sangrai Kopi ( Coffe Roaster )

 

 

Spesifikasi Mesin Sangrai Kopi atau Roaster Kopi

  • Bahan plat stenliss 304
  • Rangkas siku besi
  • Dimensi ukuran  (PxLxT) 1700 x 780 x 1450 mm
  •  Berat 250 kg
  • Daya Listrik max 500 W
  • Kecepatan putar spindle cooling tank : 15 rpm
  • Pemanas : Gas
  • Tipe Sangrai  : Semi udara panas
  • Waktu penggorengan : + 15 menit / proses

Kapasitas Mesin Sangrai Kopi atau Roaster Kopi

  • 15 – 20 kg / proses

8. Mixer Kopi Mekanis

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 24

Gambar Mesin Mixer Kopi

 

Fungsi Mixer Kopi Mekanis

  • Untuk mengaduk kopi secara mekanis untuk mendapatkan bubuk yang merata

 

Spesifikasi Mixer Kopi Mekanis

  • Bahan pelat stenliss
  • Penggerak EM 0,5 Hp
  • Rangka besi siku

Kapasitas

  • 50 kg / proses
  • 100 kg/proses

9. Mesin Pembubuk Kopi (Grinder Kopi)

 

Fungsi Mesin Pembubuk Kopi (Grinder Kopi)

  • Untuk membubukan kopi setelah dilakukan proses roasting

 

Spesifikasi Mesin Pembubuk Kopi (Grinder Kopi)

  • Penggerak Motor bensin 5,5 Hp
  • Type piringan dilengkapi dengan meja kerja dan ruang,
  • pengumpul hasil bubuk (box plastik),
  • transmisi dengan sabuk karet V,
  • rangkas mesin : baji prpfil kotak

Kapasitas

  • 15 kg/proses

 

Info Pemesanan Mesin Pembuat Kopi Rumah Mesin

Rumah Mesin – Pusat Distributor Alat Dan Mesin Kebutuhan Usaha Anda.

Kantor & Workshop : Jl. Parangtritis Km 5,6 Sewon, Bantul, Yogyakarta.
Call Center : 0274 287 1809.
SIMPATI : 0812 2222 9224 / 0812 2447 4411.
XL : 0878 3336 8884 / 0877 3424 1313.
MENTARI : 081 666 9383.

 


8 Langkah Cara Membuat Kopi Secara Mandiri Yang Bisa Anda Lakukan Di Rumah

Berikut kami sampaikan 8 langkah cara membuat kopi secara mandiri yang bisa anda lakukan sendiri atau berkelompok dirumah anda pribadi.

 

1.) Penyortiran (Seleksi / Sortasi ) Biji Kopi

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 12

Gambar Proses Sortasi Biji Kopi

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu sortasi yang sudah dilakukan sejak pemetikan, tetapi harus diulangi lagi pada waktu pengolahan.

Sortasi pada awal pengolahan bisa langsung dilakukan setelah kopi datang dari kebun.

Caranya, kopi yang berwarna hijau, hampa, dan terserang bubuk harus disatukan.

Sementara kopi berwarna merah dipisahkan karena ini yang akan menghasilkan kopi bermutu baik.

Agar prosesnya lebih mudah Anda bisa menggunakan Mesin Pembuat Kopi model mesin sortasi biji kopi kering.

 

2.) Pengeringan Biji Kopi

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 13

Gambar Proses Pengering Biji Kopi

 

 

Langkah selanjutnya yaitu pengeringan. Kopi yang sudah dipetik dan disortasi tadi harus segera dikeringkan agar tidak mengalami proses kimia yang dapat menurunkan mutu kopi.

Untuk pengeringannya sendiri bisa dilakukan secara alami dengan cara menjemurnya dibawah paparan sinar matahari. Atau bisa melakukan pengeringan secara buatan dengan menggunakan Mesin Pembuat Kopi model oven pengering biji kopi.

 

3.) Pengupasan kulit (Hulling)

Hulling atau pengupasan kulit kopi pada pengolahan kering agak berbeda dengan hulling pada pengolahan basah.

Hulling pada pengolahan kering ini bertujuan untuk memisahkan biji kopi dari kulit buah, kulit tanduk, dan kulit ari biji kopi.

Proses hulling ini bisa dilakukan dengan menggunakan Mesin Pembuat Kopi model mesin pengupas buah kopi.

Nah kalau kopinya sudah benar-benar kering. Kulit tanduk dan kulit ari dikupas dengan Mesin Pembuat Kopi model Mesin Pengupas Biji Kopi. Kemudian lakukan sortasi biji kopi dengan Mesin Pembuat Kopi model Mesin Sortasi Biji Kopi.

 

4.) Sortasi biji

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 15

Langkah selanjutnya yaitu sortasi biji. Proses ini bertujuan untuk membersihkan biji kopi dari kotoran.

Sehingga biji kopi bisa memenuhi syarat mutu dan mengklasifikasikan kopi itu menurut standar mutu yang ditetapkan.

Biasanya sortasi biji kopi dilakukan menggunakan Mesin Pembuat Kopi model Mesin Sortasi Biji Kopi.

Secara garis besar, sortasi kopi asal (kopi dari petani yang belum disortasi) dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu sebagai berikut:

  1. Proses Sortasi asal, jenis , dan cara pengolahan kopi secara basah tidak boleh campur dengan pengolahan kopi secara kering. Karena kelas mutunya berbeda. Biji Kopi yang berasal dari gelondong merah tidak boleh dicampur dengan kopi yang berasal dari gelondong hijau. Kopi yang berasal dari jenis robusta, arabika, dan liberika masing-masing tidak boleh dicampur. Kopi rabusta biasanya berwarna hijau muda kekuning-kuningan, kopi arabika berwarna kebiru-biruan. Biji Kopi liberika dan hibrida biasanya berwarna kuning kecokelatan.
  2. Penyortiran untuk membersihkan kotoran. Sortasi ini bertujuan untuk bertujuan untuk membersihkan kopi dari kopi gelondong, kopi berkulit tanduk, dan kotoran. Seperti pecahan ranting, kulit biji berjamur dan berbau busuk. Petani biasanya hanya melakukan sortasi sampai tahap ini.
  3. Sortasi hingga diperoleh syarat mutu Sortasi ini umumnya dilakukan oleh koperasi yang cukup besar, reprocessor, atau eksportir. Sortasi ini bertujuan untuk mendapatkan kopi yang sudah memenuhi syarat mutu.

 

5.) Penyangraian Biji Kopi

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 11

Gambar Proses Penyangraian Biji Kopi

 

Sebetulnya kunci dari proses pembuatan bubuk kopi ini terletak pada proses penyangraiannya. Penyangraian ini merupakan suatu proses yang penting dalam dunia industri perkopian yang sangat menentukan mutu minuman kopi yang akan diperoleh.

Singkatnya, proses ini mengubah biji-biji kopi mentah yang tidak enak menjadi minuman dengan aroma dan citarasa yang nikmat. Nah agar bisa didapat mutu kopi yang baik. Sebaiknya proses penyangraian dilakukan dengan menggunakan Mesin Pembuat Kopi model mesin sangrai kopi.

Tujuan penyangraian biji kopi ini adalah untuk mensintesakan senyawa-senyawa pembentuk citarasa dan aroma khas biji kopi.

Proses penyangraian diawali dengan penguapan air yang ada di dalam biji kopi dengan memanfaatkan panas yang tersedia. Kemudian diikuti dengan penguapan senyawa volatil serta proses pirolisis atau pencokelatan biji.

Waktu penyangraiannya ini bervariasi, dari 7 sampai 30 menit, tergantung pada jenis alat dan mutu kopi bubuk.

Proses penyangraian ini diakhiri saat aroma dan citarasa kopi yang diinginkan telah tercapai yang diindikasikan dari perubahan warna biji. Yang semula berwarna kehijauan menjadi cokelat tua, cokelat-kehitaman, dan hitam.

Tapi hati-hati jangan sampai gosong (over roasted), karena justru akan bikin kopi bubuknya jadi terasa pahit dan tidak enak.

Pengolahan biji kopi ini perlu disesuaikan dengan permintaan adan kegemaran konsumen atau sesuai dengan selera.

Ada beberapa tingkatan penyangraian yang harus kita ketahui. Yaitu light roast (sangrai cakupan), medium roast (sangrai sedang), dan dark roast (sangrai matang).

Cara penyangraian yang berbeda-beda ini selain berpengaruh terhadap citarasa, juga turut menentukan warna bubuk kopi yang dihasilkan.

Kita semua sudah tau, kopi memang merupakan sebagaian besar minuman yang dikonsumsi secara luas di dunia.

Daya terima terhadap kopi yang tinggi itu disebabkan oleh banyak faktor, salah satu faktor pentingnya itu adalah aroma dan flavornya.

 

6.) Penggilingan (Penumbukan) Biji Kopi

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 16

Gambar Hasil Penggilingan ( Pembubukan ) Biji Kopi

Langkah selanjutnya setelah penyangraian adalah proses penggilingan. Penggilingan itu adalah proses pemecahan biji-biji kopi yang telah disangrai untuk mendapatkan bubuk kopi.

Nah ukuran butir-butir bubuk kopi ini berpengaruh terhadap aroma kopi. Umumnya semakin kecil ukurannya, maka rasa dan aromanya semakin baik.

Ini karena sebagian besar bahan yang terdapat di dalam bahan kopi dapat larut dalam air ketika diseduh. Proses penggilingan ini bisa dilakukan dengan menggunakan Mesin Pembuat Kopi model Mesin Giling Kopi.

Mesin Pembuat Kopi model ini biasanya sudah dilengkapi dengan alat pengatur ukuran partikel kopi. Sehingga otomatis bubuk kopi yang keluar berukuran seperti yang diinginkan dan tidak perlu disaring lagi.

 

7.) Pengemasan Kopi Bubuk

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 17

Gambar Contoh Pengemasan Produk Kopi

 

Tujuan dari pengemasan adalah untuk mempertahankan aroma dan citarasa kopi bubuk selama transportasi, didistribusikan ke konsumen. Serta selama dijajakan di toko, di pasar tradisional maupun di pasar swalayan.

Demikian halnya selama disimpan oleh konsumen. Jika dikemas secara baik, kesegaran, aroma, dan citarasa kopi bubuk akan berkurang secara signifikan setelah satu atau dua minggu.

Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap keawetan kopi bubuk selama dikemas anatara lain :

  • Kondisi Penyimpanan ( Suhu Lingkungan).
  • Tingkat Penyangraian.
  • Kadar Air Pada Kopi Bubuk.
  • Kehalusan Kopi Bubuk.
  • Dan Kandungan Oksigen Di Dalam Kemasan.

Selain keawetan, kemasan juga harus menarik pembeli kopi bubuk.

Rancangan atau desain gambar, warna, dan tulisan dicetak dengan jelas di permukaan kemasan. Sehingga akan menarik minat pembeli dan tampil beda dengan produk-produk sejenis yang telah beredar di pasaran.

Industri UKM tidak seperti pada pabrik kopi bubuk skala besar. Pengemasan kopi bubuk untuk industri skala UKM pada tahap awal cukup dengan menggunakan pengemas hand sealer.

Jika dinginkan usia simpan kopi bubuk yang lebih lama, udara di dalam kemasan dikurangi ke tingkat yang paling rendah. Yakni <1%, menggunakan Mesin Vacuum Sealer ( hampa udara).

Proses pengemasan secara manual dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu memasukkan kopi bubuk ke dalam kemasan, menimbang kemasan, dan menutup kemasan.

Ketiganya dilakukan oleh tiga operator secara berurutan. Sedangkan, labeling tanggal kadaluwarsa dilakukan setelah seluruh tahapan proses pengemasan selesai.

 

8.) Penyimpanan

Langkah yang terakhir yaitu penyimpanan. Kopi yang sudah disangrai dan giling mudah sekali mengalami perubahan, misalnya perubahan aroma, kadar air, dan ketengikan.

Makanya kalau Anda taruh kopi di tempat terbuka pasti secara perlahan akan kehilangan aroma dan berbau setelah 2-3 minggu.

Nah kehilangan aroma ini disebabkan oleh menguapnya zat caffeol yang beraroma khas kopi. Sementara ketengikan ini disebabkan oleh reaksi antara lemak yang terdapat dalam kopi dengan oksigen di udara.

Maka dari itu, untuk menghindari penurunan mutu kopi yang telah disangrai selama penyimpanan, sebaiknya kopi disimpan sebelum digiling. Ini karena biji kopi sangrai yang belum digiling punya daya simpan2-3 kali kopi yang telah digiling.

Kopi yang sudah digiling juga sebaiknya disimpan dan dipak dengan lapisan kedap udara. Biasanya sih kopi bubuk disimpan dalam kemasan kaleng atau hampa udara sehingga kopi bisa tahan lama.

Untuk mendapat hasil pengolahan yang optimal. Proses pengolahan kopi bubuk sebaiknya dilakukan secara kelompok dan menggunakan Mesin Pembuat Kopi.

Unit produksinya diharapkan menjadi salah satu bagian integral dari kegiatan pengolahan produk primernya sehingga pasakon bahan baku terjamin.

Demikian informasi mengenai 8 tips memulai usaha warung kopi dan cara membuat kopi sendiri yang bisa Anda lakukan.

Semoga ini bisa menjadi referensi bagi Anda semua untuk bisa memproduksi kopi sendiri. Karena kopi memang memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Itu sebabnya banyak kafe / kedai yang menjual berbagai macam varian kopi yang bisa kita nikmati setiap saat.

Terlebih lagi ini bisa menciptakan peluang bisnis kopi bagi Anda yang ingin memulai usaha warung kopi. Selamat mencoba dan terima kasih.


 20 Jenis Kopi Yang Populer di Dunia dan Indonesia

Anda pastinya ingin berbisnis kopi yang laris bukan?

Sebelum terjun ke dunia bisnisnya langsung, ada baiknya mengenal dengan baik macam-macam kopi yang menjadi kesukaan banyak orang.

Sehingga anda menentukan kopi yang terbaik kepada pelanggan dapat terukur.

Nah, berikut Ini 20 Jenis Kopi yang Populer di Dunia dan di Indonesia. Yang Patut Anda perhitungkan dalam memulai bisnis kopi.

1.) Kopi Luwak

kopi luwak

Anda pasti sering mendengar jenis kopi yang satu ini. Jenis kopi yang pertama dan paling populer di Indonesia dan di dunia itu adalah Kopi Luwak.

Kopi luwak memang salah satu kopi yang cukup fenomenal. Karena kopi luwak dinobatkan sebagai salah satu jenis kopi termahal di dunia.

Selain mahal, kopi ini dihasilkan melalui proses yang cukup aneh. Karena kopi harus dimakan dulu oleh luwak.

Kemudian kotoran luwak yang mengandung biji kopi yang tidak tercerna dengan sempurna itu diambil dan diproses untuk jadi minuman.

Banyak orang percaya kalau proses fermentasi biji kopi oleh luwak menjadikan rasa kopi ini lembut dan eksotis.


2.) Kopi Arabika

kopi arabika

Kopi jenis ini menjadi salah satu kopi yang paling terkenal karena memang tersebar hampir di seluruh dunia. Biji Kopi Arabika dianggap sebagai biji kopi tradisional dengan cita rasa yang paling baik oleh para pecinta kopi.

Jadi tidak heran lagi kalau kopi yang biasa tumbuh di daerah sejuk dan dingin ini menguasai pasar kopi dunia. Yakni dengan persentase sebanyak 70-80% dari jumlah kopi yang beredar di pasaran.

Kopi arabika ini memiliki ciri-ciri ukuran biji yang lebih kecil dibandingkan dengan jenis kopi lainnya.

Selain itu, kopi arabika juga memiliki rasa dan aroma yang lebih nikmat. Serta kandungan kafeinnya lebih rendah sehingga baik untuk dikonsumsi.


3.) Kopi Robusta

kopi robusta

Jenis kopi ketiga yang paling populer di Indonesia dan di dunia adalah Kopi robusta. Jenis kopi ini memiliki ciri-ciri ukuran biji yang besar dan umumnya berbentuk oval.

Robusta bisa tumbuh dalam lingkungan sejuk maupun di lingkungan yang tergolong panas, dimana jenis kopi arabika tidak bisa tumbuh.

Kopi yang biasa tumbuh di negara-negara beriklim tropis dan subtropis ini memang tidak memiliki aroma dan rasa sebaik kopi arabika. Rasanya juga lebih pahit dan sedikit asam, serta kandungan kafeinnya pun lebih tinggi.

Jadi wajar saja kalau kopi jenis ini dihargai dengan harga yang lebih murah dari jenis kopi Arabika. Tapi meskipun begitu, masih ada banyak orang yang suka dengan jenis kopi yang satu ini.


4.) Kopi Liberika

kopi liberika

Jenis kopi yang satu ini memang belum terlalu banyak beredar di pasar kopi dunia. Karena memang masih sangat sedikit produsen kopi yang mengembangkannya.

Tapi jangan salah, kopi ini berasal dari biji kopi Arabika dan Robusta yang dipadukan. Sehingga menghasilkan kopi dengan cita rasa kelas dunia.

Anda cuma bisa mendapati jenis kopi ini di Liberia, Afrika. Harga kopi jenis ini juga tergolong cukup mahal karena rasanya yang sangat lezat.

Biasanya jenis kopi ini dibuat menjadi kopi espresso dan latte. Mungkin inilah yang menjadi keunggulan kopi liberika.


5.) Kopi Kolombia

kopi kolombia

Kopi Kolombia termasuk salah satu jenis biji kopi yang enak dan populer di dunia. Sesuai dengan negara namanya, jenis kopi ini berasal dari Kolombia dan tidak bisa ditemukan di daerah lainnya.

Biji kopi Kolombia awalnya berasal dari Afrika dan masih termasuk jenis kopi Arabika. Tapi ya tentu saja rasa dari kopi Kolombia ini lebih nikmat dibandingkan kopi Arabika biasa.


6.) Kopi Excelsa

kopi excelsa

Kopi excelsa (Coffea excelsa) merupakan salah satu jenis kopi yang paling toleran terhadap ketinggian lahan. Pohon Kopi ini bisa tumbuh dengan baik didataran rendah mulai 0-750 meter dpl.

Pohon kopi excelsa bisa menjulang hingga 20 meter. Bentuk daunnya besar dan lebar dengan warna hijau keabu-abuan.

Kulit buahnya lembut, bisa dikupas dengan mudah oleh tangan. Selain itu, kopi excelsa juga tahan terhadap suhu tinggi dan kekeringan.

Kelebihan lain jenis kopi excelsa bisa tumbuh baik di lahan gambut. Kalau di Indonesia sendiri, excelsa ditemukan secara terbatas di daerah Tanjung Jabung Barat, Jambi.


7.) Kopi Jamaika

kopi jamaika

Salah satu kopi yang mendunia lainnya adalah Kopi Jamaika atau yang biasa dikenal dengan Jamaican Blue Mountain.

Jenis kopi ini dibudidayakan di Jamaica’s Blue Mountains. Meskipun berasal dari tanaman kopi biasa, justru kopi ini jauh dari kata biasa, dan harganya pun sangat mahal. Bahkan termasuk salah satu kopi premium dengan harga tertinggi di dunia.

Kopi ini memiliki beberapa keunggulan spesial, yaitu rasanya tidak pahit dan teksturnya yang ringan, sangat kompleks. Serta rasanya hampir seperti krim. Kopi ini sepertinya layak untuk Anda coba.


8.) Kopi Jawa

kopi jawa

Kopi Jawa atau ‘Java Coffee’ ini merupakan salah satu jenis kopi asal Indonesia yang mendunia. Serta termasuk ke dalam jenis kopi Arabika.

Jenis kopi yang satu ini mulai diproduksi pada abad ke-17 oleh pemerintah kolonial Belanda. Serta menjadi salah satu produsen kopi yang terbesar di dunia.

Rasa dan aromanya juga tak kalah nikmat dengan kopi kualitas premium lainnya. Bahkan saking terkenalnya, kata ‘Java’ d dalam bahasa slang Inggris diartikan merujuk ke kopi.


9.) Kopi Gayo

kopi gayo

Ya seperti namanya, kopi ini berasal dari dataran tinggi Gayo di Aceh yang telah berkembang sejak tahun 1908.

Biji Kopi Gayo termasuk biji kopi dengan kelas premium yang berkualitas. Karena ditanam di daerah dataran tinggi dengan pengolahan yang sangat teliti.

Kopi Gayo ini cukup terkenal di dunia karena memiliki aroma dan kenikmatan yang khas.

Kalau ditest rasa dan aroma di daerah gayo hampir memiliki cita rasa kopi yang ada di seluruh dunia. Tapi secara umum kopi Gayo ini punya tekstur dan rasa yang agak asam.

Kopi Gayo ini sudah di ekspor dan populer di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Eropa dan lainnya.


10.) Kopi Toraja

kopi toraja

Kopi Indonesia lainnya yang juga sudah mendunia adalah kopi Toraja. Tanaman Kopi ini berasal dari daerah timur Indonesia, yaitu Toraja.

Biji kopi yang ditanam di Toraja memang sudah terkenal sejak dulu karena mempunyai rasa yang khas dan enak. Apalagi sejak dulu kopi Toraja ini memang sudah menjadi pusat penghasil kopi terbesar di Indonesia.

Bahkan Kopi Toraja ini juga sangat digemari masyarakat Jepang dan Amerika Serikat. Banyak di kalangan masyarakat yang bilang kalau kita menyeruput kopi ini, rasa pahit pada kopi akan mendadak hilang.


11.) Kopi Sumatra

kopi sumatra

Kalau bicara soal kopi yang punya citarasa yang khas dan nikmat. Kopi yang berasal dari Sumatera memiliki banyak jenis kopi dengan kualitas terbaik. Yang sebagian besar berasal dari daerah Mandaling, termasuk salah satuny Gayo (Kopi Gayo).

Kopi yang ditanam di daerah Sumatera biasanya memiliki tekstur yang halus, terasa sedikit asam dan memiliki aroma tembakau dan tanah.

Kalau bicara soal sejarahnya, Kopi Sumatera yang berasal dari Mandaling ini dikatakan berawal mula dari kopi yang dibawa dari Mekkah. Yang selanjutnya ditanam di Minangkabau pada masa pemerintahan Hindia Belanda.


12.) Kopi Sidikalang

kopi sidikalang

Mungkin banyak diantara Anda yang belum tau jenis kopi Sidikalang yang berasal dari Kabupaten Dairi, Sumatera Utara ini.

Tapi ternyata kopi ini sangat berkualitas dan bermutu tinggi. Karena pengaruh dari tanah pegunungan yang kaya mineral di kawasan Bukit Barisan tempat kopi ini ditanam.

Kopi yang disebut-sebut sebagai icon-nya kopi Sumatera ini sangat populer dan bahkan mampu bersaing dengan kopi di negara Brazil.


13.) Kopi Arang

kopi arang

Kopi yang satu ini merupakan jenis kopi asli Indonesia yang berasal dari Jember dan merupakan yang terbesar setelah kota Malang.

Cara atau proses pembuatan Kopi Arang juga cukup unik yaitu dengan cara digosongkan, tapi rasanya tidak terlalu pahit.

Kopi yang menjadi salah satu kopi terbaik di Jawa yang juga disebut ‘Java Jampit’ ini memiliki keunikan tersendiri. Yakni setelah diseduh akan memiliki aroma mirip cabai.


14.) Kopi Kintamani

kopi kintamani

Jenis kopi yang terkenal di Indonesia lainnya adalah Kopi Kintamani.

Sesuai dengan namanya, kopi yang berasal dari Bali ini merupakan kopi organik yang masih menggunakan sistem pengairan tradisional.

Kopi Kintamani memiliki kualitas kopi yang sangat baik karena ditanam di daerah yang sejuk dan dingin. Kopi Kintamani memiliki tekstur yang halus dan menciptakan rasa yang lembut di lidah.

Penggemar kopi asal Bali ini sudah meluas bahkan sampai ke daratan Jepang.


15.) Kopi Lanang

kopi lanang

Salah satu kopi yang populer asal Indonesia lainnya adalah Kopi Lanang. Dalam bahasa Jawa, ‘lanang’ itu artinya laki-laki.

Kenapa dinamakan seperti itu? Karena dipercaya kopi ini bisa menambah vitalitas para pria.

Kopi yang banyak diproduksi di daerah Jawa Timur ini punya kadar kafein yang tinggi. Sehingga membuat penikmatnya tak akan merasa ngantuk.

Kopi ini bahkan dikenal sampai ke daratan Amerika karena bentuk biji yang bulat dan juga kadar kafeinnya yang tinggi itu.


16.) Kopi Wamena

kopi wamena

Kopi yang berasal dari Wamena ini bisa dibilang sebagai kopi organik yang memiliki kualitas terbaik. Karena memang daratan Papua yang masih sangat subur jadi bisa menghasilkan kopi yang sangat baik.

Biji Kopi Wamena mempunyai aroma kopi harum, tekstur halus, serta ‘after taste’ yang cukup manis. Berbeda dari kebanyakan kopi pada umumnya.

Sejak dulu, produksi kopi Wamena ini sudah diekspor ke negara lainnya seperti Amerika, Singapura, Jepang, dan Australia.


17.) Kopi Preanger

kopi preanger

Kopi Preanger ini merupakan salah satu jenis Kopi Jawa yang sangat terkenal di dunia.

Eksistensi kopi Preanger ini sudah ada sejak zaman pendudukan Belanda di Indonesia. Rasanya yang sangat khas dan nikmat, membuat kopi Java Preanger terkenal di Eropa.

Bahkan saking terkenalnya mereka sering menyebutnya ‘secangkir Jawa’ (a cup of Java) cuma sekedar untuk mengartikan secangkir kopi.


18.) Kopi Kona

kopi kona

Mungkin banyak diantara Anda yang belum mengenal dengan jenis kopi yang satu ini. Tapi faktanya, kopi ini termasuk kopi yang paling mahal di dunia.

Biji kopi Kona hanya bisa ditanam di daerah Hawai saja dan tumbuhnya pun bergantung pada musim.

Jadi hal ini yang membuat Kopi Kona mempunyai harga jual tinggi dan citarasanya yang khas serta beda dari yang lain.


19.) Kopi Flores

kopi flores

Salah satu kopi asli Indonesia yang memiliki kualitas tinggi adalah Kopi Flores.

Kopi Flores ini bisa keluar sebagai jenis kopi yang terbaik, baik jenis Arabika maupun Robusta. Karena Kopi Flores mampu menempatkan diri sebagai salah satu jenis kopi premium yang banyak dicari oleh para penikmat kopi dunia.

Kopi ini memiliki rasa yang begitu spesifik. Citarasa khas yang keluar dari Kopi Flores ini dipengaruhi dari tempat dimana kopi ini tumbuh.

Selain itu, yang membuat kopi ini beda adalah citarasa asam yang murni dan bernuansa lemon serta harum saat dihirup.


20.) Kopi Lampung

kopi lampung

Kopi Lampung cukup pantas dikategorikan sebagai salah satu kopi terbaik Indonesia karena keistimewaan aroma dan rasanya yang khas.

Jenis kopi yang dibudidayakan oleh kebanyakan petani kopi di daerah lampung adalah jenis Kopi Robusta.

Sebagian besar perkebunan kopi Lampung di dataran tinggi Lampung merupakan perkebunan rakyat. Perkebunan tersebut berpusat di daerah Lampung Tengah, Lampung Barat, dan daerah Tanggamus.

Demikian informasi mengenai 20 Jenis Kopi Yang Populer di Dunia dan di Indonesia yang patut Anda coba.

Karena sebetulnya ada berbagai macam jenis kopi yang tersebar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Bagi Anda para penikmat kopi tentunya pasti akan selalu mencari jenis varian kopi dengan aroma dan citarasa yang baru. Jadi tidak ada salahnya untuk mencoba salah satu jenis kopi diatas.

Selain itu, jenis-jenis kopi diatas memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Jadi siapa tau Anda bisa menjadikannya sebagai peluang bisnis kopi.

Semoga ini bisa menjadi referensi bagi Anda untuk bisa menemukan dan mencoba kopi yang berkualitas. Terima kasih.

 


14 Cara Membuat Kopi ala Cafe dan Analisa Peluang Usaha Warung Kopi berikut ini

Untuk memperkuat ide anda dalam rencana membuat warung kopi, selanjutnya, kami sajikan bagaimana cara penyajian kopi dan cara pembuatannya.

1.) Drip Method

kopi drip

Metode ini menjadi salah satu cara membuat kopi yang selalu ada di setiap kedai atau cafe yang menjual minuman kopi.

Metode ini juga bisa disebut dengan Filter Method, karena cara pembuatannya yang melalui proses penyaringan (filter).

Sampai saat ini, Drip Method merupakan cara yang paling populer karena kesederhanaan dan efisiensinya.

Cara Pembuatan:

Air dituangkan ke dalam kopi bubuk yang diletakkan diatas kertas saring menuju ke bejana kopi.

Untuk bisa menyeduhnya, cukup Anda panaskan bejana kopinya itu dan kopi siap untuk disajikan.

Metode ini sangat menarik karena hasilnya terasa sangat lembut tapi kaya akan rasa kopi yang khas.


 2.) French Press

french press

Nah kalau untuk metode yang satu ini pasti banyak diantara Anda yang sudah tahu dan sering menemukannya di kedai-kedai kopi.

French Press ini mempunyai nama lain Plunger atau Cafetiere.

Salah satu keunggulan metode French Press ini adalah bisa mengekstrak paling banyak citarasa yang terdapat pada kopi bubuk.

Bahkan metode ini merupakan cara kedua yang paling populer.

Mesin Pembuat Kopi yang digunakan untuk membuat kopi dengan metode French Press bisa kita temukan dengan mudah dan terjangkau.


3.) Turkish Coffee

turkish coffee

Metode Turkish Coffee ini juga biasa disebut dengan Arab Method. Mungkin cara ini merupakan cara pembuatan kopi pertama kali.

Kopi yang dihasilkan dengan metode ini juga mempunyai rasa yang sangat kuat dan pekat.

Meskipun tidak semua orang suka dengan kopi jenis ini. Tapi bagi para penikmat kopi, kopi jenis ini merupakan salah satu jenis kopi yang nikmat.

Cara pembuatan:

  1. Kopi digiling secara manual dengan menggunakan lesung dan alu. Atau kalau bisa juga dengan menggunakan Mesin Pembuat Kopi yang bisa kita temukan dipasaran.
  2. Kemudian ditaruuh di sebuah bejana yang disebut ‘ibrik’ bersama gula dan air.
  3. Setelah itu itu dididihkan tigak kali dna dituang ke dalam cangkir.

 4.) Percolator

percolator

Metode ini sudah lama dan umum ditemukan sebelum metode Drip ditemukan. Tapi setelah muncul metode Drip, metode percolator atau penyaringan ini perlahan ditinggalkan.

Karena metode ini dianggap oleh banyak orang bisa menghilangkan cita rasa kopi. Berbeda dengan metode drip yang bisa tetap menjaga aroma kopi.

Cara pembuatan:

  1. Anda hanya perlu memasukkan gula, kopi, dan air dalam Mesin Pembuat Kopi Percolator atau penyaring yang berbentuk teko.
  2. Kemudian dididihkan, tapi saat ini ada beberapa alat terbaru yang menggunakan tenaga listrik untuk bisa mendidihkan airnya menjadi lebih cepat.
  3. Selama proses pendidihan, aduka rata kopi, gula, dan air tersebut.

 5.) Espresso

mesin espresso

Bagi Anda yang sudah pernah mampir ke kedai kopi pasti sudah tau dengan mesin espresso yang satu ini.

Mesin Pembuat Kopi ini adalah salah satu Mesin Pembuat Kopi yang paling umum yang selalu ada di kedai kopi. Mesin espresso ini terdapat dua jenis, ada yang manual dan otomatis.

Kalau di kedai-kedai kopi umumnya menggunakan Mesin Pembuat Kopi Espresso Manual. Tapi kalau di rumah kebanyakan orang lebih memilih Mesin Pembuat Kopi Espresso Otomatis karena memang lebih praktis.

Bisa dibilang, Mesin Pembuat Kopi Espresso ini adalah salah satu mesin yang paling canggih karena hampir semuanya serba otomatis. Seperti pengaturan suhu. Meskipun tidak bisa dipungkiri kalau keahlian barista tetap masih menjadi penentu citarasa dari secangkir kopi yang dihasilkan.


 6.) Vacuum

percolator

Metode ini juga bisa disebut dengan Syphon Method.

Metode ini bisa dibilang cukup unik karena membutuhkan kesabaran untuk bisa menghasilkan secangkir kopi nikmat tanpa ampas.

Alat yang digunakan untuk metode syphon ini pun juga tidak terlalu mahal dan bisa banyak kita temukan dipasaran.

Cara pembuatan:

Tempatkan bubuk kopi pada tabung bagian atas dan air pada bagian bawah.

Air yang ada di bagian bawah yang sudah dididihkan akan menguap dan masuk ke dalam tabung atas. Yang berisi kopi melalui selang penghubung antara tabung atas dan tabung bawah.

Selanjutnya setelah semua air sudah berada di tabung atas, Anda hentikan proses pendidihan airnya dan tunggu airnya sampai menjadi dingin.

Setelah itu Anda hanya menunggu air yang berada di tabung atas kembali ke tabung bagian bawah.


 7.) Cold Water Method

cold water method coffee

Pembuatan kopi dengan metode cold water ini juga biasa disebut dengan cold brew coffee (kopi dingin). Kopi dingin ini juga sudah mulai banyak diracik di beberapa kedai kopi di Indonesia.

Racikan yang dihasilkan di setiap kedai kopi juga punya rasa yang berbeda-beda, tergantung dari kreativitas baristanya.

Cara ini hanya cocok bagi mereka yang bisa sangat sabar menunggu kopinya siap. Karena kopi ini harus didiamkan kurang lebih selama 12 jam terlebih dahulu sebelum siap disajikan.

Tapi ada orang yang menganggap kalau kopi dingin ini ramah bagi Anda yang memiliki perut sensitif dengan asam kopi.

Kopi ini juga bisa disajikan panas, dengan es batu, atau dicampur dengan es krim atau bahan-bahan lain seperti cokelat.


 8.) Neapolitan Flip

neapolitan flip

Pada dasarnya cara yang digunakan dalam Neapolitan Flip ini tidak jauh berbeda dengan metode Drip. Karena sama-sama menggunakan alat penyaring untuk memisahkan ampas kopi.

Alat yang digunakan berbentuk dua buah tabung yang saling berhimpitan. Serta pada bagian tengahnya terdapat saringan yang nantinya akan menjadi pemisah antara ampas kopi dengan sari kopinya.

Cara pembuatan:

  1. Pertama, Anda isi saringan yang berada di antara tabung atas dan tabung bawah dengan bubuk kopi.
  2. Setelah itu isi dan didihkan air pada tabung bagian bawah.
  3. Kalau airnya sudah mulai mendidih, balikkan posisi alat tersebut. Balikkan sampai air pada tabung bagian bawah masuk ke tabung bagian atas melalui saringan yang sudah diisi dengan bubuk kopi.

 


 9.) Single Serve Coffee Machine

mesin pembuat kopi

Ya sesuai dengan namanya, Single Serve Coffee Machine ini dibuat bagi mereka yang menyukai hal-hal praktis.

Kita tidak perlu bersusah payah menghitung takaran kopi bubuk yang pas. Karena kopinya sendiri sudah dikemas dalam sebuah kemasan yang sesuai takaran untuk membuat secangkir kopi yang disebut dengan coffee pod.

Caranya itu cukup simpel, dengan memasukkan kopi bubuk kemasan itu ke dalam mesin kopi. Kemudian didihkan seperti cara memakai Mesin Pembuat Kopi Espresso.


 10.) Vietnam Drip

vietnam drip

Kita mungkin sudah sering melihat kopi Vietnam Drip hampir di seluruh kedai kopi yang kita singgahi. Seperti Indonesia, Vietnam juga menjadi salah satu negara penghasil kopi di kawasan Asia Tenggara.

Minuman kopi asal Vietnam yang populer di Indonesia ini adalah salah satu jenis penyajian yang bisa dibilang paling mudah.

Karena menggunakan susu kental manis yang bisa menyamarkan rasa pahit kopi, tapi tidak menghilangkan citarasa asli kopi itu sendiri.

Cara Pembuatan:

  1. Pertama, siapkan 17-20 gram kopi bubuk yang sudah digiling dengan skala medium.
  2. Kemudian panaskan air kurang lebih 88 derajat celcius.
  3. Siapkan susu kental manis sebanyak dua sendok makan atau lebih (sesuai dengan selera).
  4. Masukkan susus kental manis pada cangkir transparan.
  5. Setelah itu letakkan metal cup diatas cangkir.
  6. Lalu masukkan kopi ke wadah dasar metal cup Vietnamese Dripper.
  7. Langkah terakhir itu tuangkan air panas sampai batas atas cangkir (kira-kira 45-50ml).

 


11.) Moka pot

moka pot

Salah satu metode pembuatan kopi selanjutnya itu adalah Moka Pot. Moka Pot ini lebih rumit daripada Vietnam Drip. Karena melibatkan tekanan dan panas untuk bisa mengeluarkan sari pati kopi sehingga alat ini menghasilkan espresso.

Kopi yang dihasilkan oleh Mesin Pembuat Kopi Moka Pot ini lebih kuat rasa pahitnya. Sedangkan rasa asamnya pun tidak sekuat saat menggunakan Vietnam Drip.

Jadi kalau Anda ingin membuat kopi espresso, tidak perlu membeli Mesin Pembuat Kopi espresso. Dengan menggunakan Mesin Pembuat Kopi Moka Pot saja sudah cukup.

Selain itu, Mesin Pembuat Kopi Moka Pot Sendiri memiliki takaran dalam bentuk beberapa cangkir. Mesin Pembuat Kopi Moka Pot untuk 2 cup espresso. Artinya kalau saringan dipenuhi dengan bubuk kopi 2 Sendok makan. Maka Moka Pot bisa menghasilkan 2 cangkir espresso.

Cara Pembuatan:

  1. Air dimasukkan ke dalam bejana penampung air di bagian bawah.
  2. Bubuk kopi diletakkan ke dalam saringan
  3. Kemudian dikaitkan ke teko di atasnya.
  4. Moka Pot kemudian diletakkan di atas kompor, sehingga kopi akan naik ke dalam teko karena tekanan.

 


 12.) Aeropress

aeropress coffee

Bukan hanya dari tampilannya saja yang terlihat futuristik dan ramah. Aeropress ini adalah salah satu cara termudah untuk membuat kopi yang nikmat dan berkualitas tinggi.

Tidak heran kalau Aeropress merupakan salah satu manual brewer terpopuler di dunia, termasuk di Indonesia.

Tren teknik Aeropress yang biasa digunakan oleh para barista adalah dengan diputar-balik (upside-down). Dosis kopi yang banyak, ekstraksi singkat, dan juga beberapa kali stirring (pengadukan).

Kopi yang dibuat dengan menggunakan Aeropress ini juga bisa blooming untuk membuat citarasa kopi yang khas dan nikmat.


13.) Clever Dripper

clever dripper coffee
Salah satu metode sederhana dalam proses pembuatan kopi adalah Clever Dripper. Metode ini juga dikenal dengan sebutan Cone Pour Over karena bentuknya yang kerucut dan menggunakan tambahan filter kertas.

Alat ini merupakan sebuah gabungan ekstraksi kopi antara ‘pour over’ dengan ‘french press’.

Jadi pada intinya, ‘Clever’ itu metode gabungan antara ‘french press’ dengan ‘drip’. Salah satu cara brewing yang cukup populer, khususnya di Amerika.

Mungkin disebut dengan ‘Clever’ karena dianggap “pandai”. Karena alat sederhana ini akan secara otomatis mengalirkan hasil brewing saat dudukannya diletakkan diatas cangkir.

Merendam kopi seperti pada cara ‘french press’ sekaligus memberikan kontrol terhadap si pengguna kapan waktunya menghentikan proses brewing.


14.) Presso

presso coffee
Para produsen peralatan kopi dari waktu ke waktu selalu menciptakan berbagai macam alternatif Mesin Pembuat Kopi dengan berbagai inovasi kreatif.

Serta memberikan kebebasan kepada konsumen alat yang paling cocok untuk digunakan, salah satunya yaitu Presso.

Pada dasarnya, Presso ini adalah Mesin Pembuat Kopi Espresso. Presso ini memiliki beberapa kelebihan, seperti penggunaannya yang tidak memerlukan listrik, ramah lingkungan, dan juga harganya yang relatif terjangkau.

 

By | 2017-06-21T13:13:14+00:00 November 14th, 2012|Comments Off on Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi)

About the Author: