Mesin Pembuat Kopi Terbaru 2021 Hanya Untuk Anda

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 18

Mesin Kopi atau Mesin Pembuat Kopi adalah sekumpulan alat yang berfungsi untuk membuat kopi. Mulai dari awal proses pengupasan biji kopi hingga menjadi kopi bubuk.

Peralatan Mesin Kopi atau Mesin Pembuat Kopi yang umum dipakai antara lain sebagai berikut. Alat pengupas biji kopi basah, Mesin sortasi biji kopi  basah, Mesin pencuci buah kopi, Oven pengering kopi.

Alat pengupas biji kopi kering, Mesin sortasi biji kopi kering, mesin sangrai kopi, mixer kopi mekanis, dan mesin pembubuk kopi.

 

Model Dan Spesifikasi Mesin Pembuat Kopi

1. Mesin Pengupas Kopi Basah

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 18

Kapasitas: 200 Kg / Jam.
Bahan Material: Platezzer.
Bahan Material Rangka: Besi Siku.
Penggerak: Elektro Motor ( Motor Listrik ) / Motor Bensin.
Daya ( Power ):  1 HP 1 Phase ( Motor Listrik ) / 5,5 HP ( Motor Bensin ).
Tegangan Listrik ( Motor Listrik ): 220 Volt.
Frekuensi Listrik ( Motor Listrik ): 50 Hz / 60 Hz..
Energi Yang Digunakan: Listrik ( Motor Listrik ) / Bensin ( Motor Bensin ).
Bahan Material Pisau: Stainless Steel Anti Karat.
Fungsi: Untuk Mengupas Kulit Kopi Yang Masih Basah ( Untuk Menghilangkan Kulit Kopi Yang Masih Menempel Sesaat Setelah Panen ).

 

2. Mesin Sortasi Kopi Basah

Dimensi Mesin:2400 mm X 900 mm X 1200 mm.
Penggerak: Motor Bensin / Motor Listrik ( Elektro Motor ).
Energi Yang Digunakan: Bensin ( Motor Bensin ) / Listrik ( Motor Listrik ).
Daya ( Power ): 5,5 HP ( Motor Bensin ) / 1 HP ( Motor Listrik ).
Transmisi: Sabuk V.Belt Dan Pulley.
Kapasitas Proses: 200 Kg / Jam.
Rangka Mesin: Baja Profil Kotak.
Pemisah Biji: Ayakan Stenliss Steel.
Fungsi: Menyortasi Biji Kopi Basah.

 

3. Mesin Pencuci Buah Kopi

Dimensi Mesin: 700 mm x 800 mm x 1200 mm.
Penggerak: Motor bensin merk Honda 5,5 PK
Tegangan Listrik: 220 Volt.
Frekuensi Listrik: 50 Hz / 60 Hz.
Kapasitas Proses: 200 Kg / Proses ( Atau Sesuai Permintaan ).
Bahan Material Rangka Mesin: Besi Siku.
Transmisi: Sabuk karet V dilengkapi dengan kopling dan pelindung,
Drum pencuci: Pelat alumunium
Rangka mesin: baja profil kotak
Fungsi:  Untuk Mencuci Kopi Setelah Disortasi Agar Lebih Bersih

 

4. Mesin Sortasi Kopi Model Rotary

Mesin sortasi

Sortasi Kopi Model:Rotary.
Penggerak:Motor Listrik (Elektro Motor ) / Diesel ( Optional ).
Daya ( Power ):3 HP 3 Phase ( Motor Listrik ) / 8 PK ( Diesel ).
Tegangan Listrik:220 Volt / 380V ( Untuk Motor Listrik ).
Frekuensi Listrik:50 Hz / 60 Hz ( Untuk Motor Listrik ).
Energi Yang Digunakan:Listrik ( Motor Listrik ) / Solar (Diesel ).
Daya Putaran Mesin:16 RPM.
Dimensi Mesin:3500 mm x 800 mm x 2000 mm
Kapasitas Kerja:± 1246 Kg / Jam Biji kakao
Bahan Material Rangka:Besi Siku 50/50.
Bahan Material Tabung:Platezer.
Jumlah Lubang Keluaran:3 Buah ( Dengan Beberapa Variasi Mesh ).

 

5. Oven Pengering Biji Kopi

pengering pala rumahmesin

Tipe: KRK-K1000
Kapasitas: 750 kg – 1 ton / proses
Dimensi:  4000 x 2000x 1000 mm
Pemanas: Gas / Biomasa
Bahan Platizer: 1 mm, siku 5/5
Lama Pengeringan: 50 Jam
Penggerak: EM 1 Hp 220 V 1 Ph/  MB 5,5Hp
Sistem: Siklon blower
Fungsi: mengeringkan kopi/ kakao

 

Kapasitas Proses Oven Pengering Biji Kopi :

  • 500 Kg / Proses.
  • 1ooo Kg /Proses.
  • 2000 Kg / Proses.
  • atau sesuai permintaan.

 

6. Mesin Pengupas Biji Kopi Kering

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 22

Tipe: KKK-K200
Kapasitas: 200 kg/jam
Dimensi:1000x600x1200 mm
Bahan:Platezer
Kerangka:besi siku
Penggerak:Eletro Motor 1 Hp / Motor Bensin 5,5 HP
Fungsi: untuk mengupas kulit kopi dari biji kopi kering

 

7. Mesin Sortasi Kopi

Dimensi Mesin:2400 mm X 900 mm X 1200 mm.
Penggerak: Motor Bensin / Motor Listrik ( Elektro Motor ).
Energi Yang Digunakan: Bensin ( Motor Bensin ) / Listrik ( Motor Listrik ).
Daya ( Power ): 5,5 HP ( Motor Bensin ) / 1 HP ( Motor Listrik ).
Transmisi: Sabuk V.Belt Dan Pulley.
Kapasitas Proses: 200 Kg / Jam.
Rangka Mesin: Baja Profil Kotak.
Pemisah Biji: Ayakan Stenliss Steel.
Fungsi: Menyortasi Biji Kopi Basah.

 

8. Mesin Sangrai Kopi atau Roaster Kopi

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 23

a. Spesifikasi Mesin Sangrai Kopi Tipe : SGK-K5 (Kapasitas 5kg/jam)

Kapasitas:5 kg/jam
Bahan:plat SS.
Rangkas:siku besi.
Pemanas:Gas.
Tipe Sangari:Semi udara panas.
Waktu penggorengan:+ 15 menit/proses.
Dimensi:600 x 400 x 800.
Penggerak:EM ¼ Hp 220 V.
Fungsi:Untuk mensangrai kopi.

 

b. Spesifikasi Mesin Sangrai Kopi Tipe : SGK-K10 (Kapasitas 10kg/jam)

Kapasitas:10 kg/jam
Bahan:plat SS.
Rangkas:siku besi.
Pemanas:Gas.
Tipe Sangari:Semi udara panas.
Waktu penggorengan:+ 15 menit/proses.
Dimensi:800 x 450 x 900 mm.
Penggerak:EM ¼ Hp 220 V.
Fungsi:Untuk mensangrai kopi.

 

c. Spesifikasi Mesin Sangrai Kopi Tipe : SGK-K15 (Kapasitas 15kg/jam)

Kapasitas:15 kg/jam.
Dimensi:900 x 500 x 1000 mm.
Penggerak:EM ¼ Hp 220 V.
Bahan:Plat SS.
Rangkas:Siku besi.
Pemanas:Gas.
Tipe Sangrai:Semi udara panas.
Waktu penggorengan:+ 15 menit.

 

d. Spesifikasi Mesin Sangrai Kopi Tipe : SGK-K20 (Kapasitas 20kg/jam)

Kapasitas:20 kg/jam.
Dimensi:1200 x 600 x 1200 mm.
Bahan:plat SS.
Rangkas:siku besi
Pemanas:Gas
Tipe Sangrai:Semi udara panas.
Waktu penggorengan:+ 15 menit.
Fungsi:Untuk mensangrai kopi.

 

e. Spesifikasi Mesin Sangrai Kopi Tipe : SGK-K30 (Kapasitas 30kg/jam)

Kapasitas:30 kg/jam.
Dimensi:1500 x 700 x 1500 mm.
Penggerak:EM 1 Hp 220 V.
Diameter tabung:600 x 700 mm
Tebal:1,5 mm
Kerangka besi kotak:40 x 40 x 2 mm
Pemanas:Gas
Tipe Sangrai:Semi udara panas.
Waktu penggorengan:+ 15 menit/proses.
Fungsi:Untuk mensangrai kopi.

 

9. Mixer Kopi Mekanis

mixer kopi

Penggerak Blower:Elektro Motor ( Motor Listrik ).
Daya ( Power ):1/2 HP 1 Phase.
Energi Yang Digunakan:Listrik.
Tegangan Listrik:220 Volt.
Frekuensi Listrik:50 Hz / 60 Hz.
Bahan Material Rangka:Besi Siku.
Bahan Material Bodi:Stainless Steel Anti Karat.
Kapaitas:50 Kg / Proses ( Atau Bisa Saesuai Permintaan Pelanggan ).
Fungsi:Untuk Mengaduk Kopi Secara Mekanis Untuk Mendapatkan Bubuk Yang Merata.

 

10. Mesin Pembubuk Kopi (Grinder Kopi)

mesin pembuat kopi

 

Tipe Piringan Dilengkapi Dengan:Meja Kerja Dan Ruang.
Penggerak:Motor Bensin.
Energi Yang Digunakan:Bensin.
Daya ( Power ):5,5 HP.
Transmisi:Sabuk V.Belt Dan Pulley.
Kapasitas Proses:15 Kg / Proses.
Rangka Mesin:Baja Profil Kotak.
Pengumpul Hasil Bubuk:Box Plastik.
Fungsi:Untuk Membubukan Kopi Setelah Dilakukan Proses Roasting.

 

Cara Kerja Mesin Grinder Kopi

Untuk memahami gimana sih cara kerja mesin grinder kopi, simaklah video berikut ini!

 

11. Cut Test Kopi (Alat Uji Belah Kopi)

Alat Uji Belah Kakao ( Cut Test Cocoa )

Persyaratan Biji Kopi Hasil Fermentasi:Kadar Air ( 12 % – 13% ).
Kapasitas:50 Biji Kopi / Batch.
Tipe ( Sistem ):Vertikal Tekan ( Manual).
Pisau:Stainless Steel Anti Karat.
Bahan Bingkai:Pelat.
Bahan Papan Pembelahan:Kayu Kamper / Yang Sejenis.
Dimensi Mesin:670 mm X 480 mm X 50 mm.

 

12. Alat Pengukur Kadar Air (MD7822 MERK SANFIX)

Alat Pengukur Kadar Air

Display:3½” Digital LCD.
Moisture Measurement:2% – 30%.
Maximum Error:±(1%RH+0,5).
Resolution:0,5%
Temperature Range:-10 – 60?C.
Maximum Error:±2 (±4?F).
Fungsi:Untuk Mengukur kadar air yang ada pada biji-bijian seperti kopi,jagung ,beras dll.

 

Info Pemesanan Mesin Pembuat Kopi Rumah Mesin

Rumah Mesin – Pusat Distributor Alat Dan Mesin Kebutuhan Usaha Anda.

Kantor & Workshop:Jl. Parangtritis Km 5,6 Sewon, Bantul, Yogyakarta.
Call Center:0274 287 1809.
SIMPATI:0812 2222 9224 / 0812 2447 4411.
XL:0878 3336 8884 / 0877 3424 1313.
MENTARI:081 666 9383.
  • Jam Buka :
    Senin – Jumat : Pukul 08.00 – 16.00 WIB
    Sabtu : Pukul 08.00 – 14.00 WIB

*Pelayanan melewati jam kerja dilayani Via SMS / WA / BBM

CV. RUMAH MESIN menyediakan Mesin Pembuat Kopi untuk anda yang membutuhkan alat yang dapat mengolah kopi.

Kami siap membantu anda dalam mengembangkan usaha anda.

Kenapa Harus Kami?

Kami adalah perusahaan penyedia/pembuat alat-alat/mesin-mesin yang terpercaya.

Seperti mesin-mesin industri, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, konstruksi, UMKM, dan lain-lain. Mulai dari mesin sederhana hingga mesin-mesin industri besar, seperti Mesin Pembuat Kopi.

Layanan kami untuk anda adalah memberikan training dalam mengoperasikan mesin-mesin dari kami. Selain itu, kami siap untuk memberikan konsultasi tentang usaha maupun tentang mesin kepada anda.

Sehingga pada saat anda bingung mau usaha apa? Sedangkan anda punya modal untuk diinvestasikan, kami selalu ada untuk anda.

Rumah Mesin hanya akan memberikan mesin-mesin yang berkualitas untuk anda. Karena mesin-mesin kami dirancang dan dibuat oleh tenaga ahli kami sendiri, dan sudah melewati Quality Control.

Mesin yang anda pesan juga bisa anda coba terlebih dahulu sebelum anda bawa pulang ( sebelum kami kirimkan ).

Sehingga anda akan merasa puas dengan pelayanan kami, karena Kepuasan Pelanggan Adalah Prioritas Kami.


 

8 Langkah Cara Membuat Kopi Secara Mandiri Yang Bisa Anda Lakukan Di Rumah

Berikut kami sampaikan 8 langkah cara membuat kopi secara mandiri yang bisa anda lakukan sendiri atau berkelompok dirumah anda pribadi.

 

1.) Penyortiran (Seleksi / Sortasi ) Biji Kopi

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu sortasi yang sudah dilakukan sejak pemetikan, tetapi harus diulangi lagi pada waktu pengolahan.

Sortasi pada awal pengolahan bisa langsung dilakukan setelah kopi datang dari kebun.

Caranya, kopi yang berwarna hijau, hampa, dan terserang bubuk harus disatukan.

Sementara kopi berwarna merah dipisahkan karena ini yang akan menghasilkan kopi bermutu baik.

Agar prosesnya lebih mudah Anda bisa menggunakan Mesin Pembuat Kopi model mesin sortasi biji kopi kering.

 

2.) Pengeringan Biji Kopi

mesin pembuat kopi

Langkah selanjutnya yaitu pengeringan. Kopi yang sudah dipetik dan disortasi tadi harus segera dikeringkan agar tidak mengalami proses kimia yang dapat menurunkan mutu kopi.

Untuk pengeringannya sendiri bisa dilakukan secara alami dengan cara menjemurnya dibawah paparan sinar matahari. Atau bisa melakukan pengeringan secara buatan dengan menggunakan Mesin Pembuat Kopi model oven pengering biji kopi.

 

3.) Pengupasan Kulit (Hulling)

Hulling atau pengupasan kulit kopi pada pengolahan kering agak berbeda dengan hulling pada pengolahan basah.

Hulling pada pengolahan kering ini bertujuan untuk memisahkan biji kopi dari kulit buah, kulit tanduk, dan kulit ari biji kopi.

Proses hulling ini bisa dilakukan dengan menggunakan Mesin Pembuat Kopi model mesin pengupas buah kopi.

Nah kalau kopinya sudah benar-benar kering. Kulit tanduk dan kulit ari dikupas dengan Mesin Pembuat Kopi model Mesin Pengupas Biji Kopi. Kemudian lakukan sortasi biji kopi dengan Mesin Pembuat Kopi model Mesin Sortasi Biji Kopi.

 

4.) Sortasi biji

Mesin Kopi (Mesin Pembuat Kopi) 12

Langkah selanjutnya yaitu sortasi biji. Proses ini bertujuan untuk membersihkan biji kopi dari kotoran.

Sehingga biji kopi bisa memenuhi syarat mutu dan mengklasifikasikan kopi itu menurut standar mutu yang ditetapkan.

Biasanya sortasi biji kopi dilakukan menggunakan Mesin Pembuat Kopi model Mesin Sortasi Biji Kopi.

Secara garis besar, sortasi kopi asal (kopi dari petani yang belum disortasi) dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu sebagai berikut:

  1. Proses Sortasi asal, jenis , dan cara pengolahan kopi secara basah tidak boleh campur dengan pengolahan kopi secara kering. Karena kelas mutunya berbeda. Biji Kopi yang berasal dari gelondong merah tidak boleh dicampur dengan kopi yang berasal dari gelondong hijau. Kopi yang berasal dari jenis robusta, arabika, dan liberika masing-masing tidak boleh dicampur. Kopi rabusta biasanya berwarna hijau muda kekuning-kuningan, kopi arabika berwarna kebiru-biruan. Biji Kopi liberika dan hibrida biasanya berwarna kuning kecokelatan.
  2. Penyortiran untuk membersihkan kotoran. Sortasi ini bertujuan untuk bertujuan untuk membersihkan kopi dari kopi gelondong, kopi berkulit tanduk, dan kotoran. Seperti pecahan ranting, kulit biji berjamur dan berbau busuk. Petani biasanya hanya melakukan sortasi sampai tahap ini.
  3. Sortasi hingga diperoleh syarat mutu Sortasi ini umumnya dilakukan oleh koperasi yang cukup besar, reprocessor, atau eksportir. Sortasi ini bertujuan untuk mendapatkan kopi yang sudah memenuhi syarat mutu.

 

5.) Penyangraian Biji Kopi

mesin pembuat kopi

Sebetulnya kunci dari proses pembuatan bubuk kopi ini terletak pada proses penyangraiannya. Penyangraian ini merupakan suatu proses yang penting dalam dunia industri perkopian yang sangat menentukan mutu minuman kopi yang akan diperoleh.

Singkatnya, proses ini mengubah biji-biji kopi mentah yang tidak enak menjadi minuman dengan aroma dan citarasa yang nikmat. Nah agar bisa didapat mutu kopi yang baik. Sebaiknya proses penyangraian dilakukan dengan menggunakan Mesin Pembuat Kopi model mesin sangrai kopi.

Tujuan penyangraian biji kopi ini adalah untuk mensintesakan senyawa-senyawa pembentuk citarasa dan aroma khas biji kopi.

Proses penyangraian diawali dengan penguapan air yang ada di dalam biji kopi dengan memanfaatkan panas yang tersedia. Kemudian diikuti dengan penguapan senyawa volatil serta proses pirolisis atau pencokelatan biji.

Waktu penyangraiannya ini bervariasi, dari 7 sampai 30 menit, tergantung pada jenis alat dan mutu kopi bubuk.

Proses penyangraian ini diakhiri saat aroma dan citarasa kopi yang diinginkan telah tercapai yang diindikasikan dari perubahan warna biji. Yang semula berwarna kehijauan menjadi cokelat tua, cokelat-kehitaman, dan hitam.

Tapi hati-hati jangan sampai gosong (over roasted), karena justru akan bikin kopi bubuknya jadi terasa pahit dan tidak enak.

Pengolahan biji kopi ini perlu disesuaikan dengan permintaan adan kegemaran konsumen atau sesuai dengan selera.

Ada beberapa tingkatan penyangraian yang harus kita ketahui. Yaitu light roast (sangrai cakupan), medium roast (sangrai sedang), dan dark roast (sangrai matang).

Cara penyangraian yang berbeda-beda ini selain berpengaruh terhadap citarasa, juga turut menentukan warna bubuk kopi yang dihasilkan.

Kita semua sudah tau, kopi memang merupakan sebagaian besar minuman yang dikonsumsi secara luas di dunia.

Daya terima terhadap kopi yang tinggi itu disebabkan oleh banyak faktor, salah satu faktor pentingnya itu adalah aroma dan flavornya.

 

6.) Penggilingan (Penumbukan) Biji Kopi

mesin pembuat kopi

Langkah selanjutnya setelah penyangraian adalah proses penggilingan. Penggilingan itu adalah proses pemecahan biji-biji kopi yang telah disangrai untuk mendapatkan bubuk kopi.

Nah ukuran butir-butir bubuk kopi ini berpengaruh terhadap aroma kopi. Umumnya semakin kecil ukurannya, maka rasa dan aromanya semakin baik.

Ini karena sebagian besar bahan yang terdapat di dalam bahan kopi dapat larut dalam air ketika diseduh. Proses penggilingan ini bisa dilakukan dengan menggunakan Mesin Pembuat Kopi model Mesin Giling Kopi.

Mesin Pembuat Kopi model ini biasanya sudah dilengkapi dengan alat pengatur ukuran partikel kopi. Sehingga otomatis bubuk kopi yang keluar berukuran seperti yang diinginkan dan tidak perlu disaring lagi.

 

7.) Pengemasan Kopi Bubuk

Tujuan dari pengemasan adalah untuk mempertahankan aroma dan citarasa kopi bubuk selama transportasi, didistribusikan ke konsumen. Serta selama dijajakan di toko, di pasar tradisional maupun di pasar swalayan.

Demikian halnya selama disimpan oleh konsumen. Jika dikemas secara baik, kesegaran, aroma, dan citarasa kopi bubuk akan berkurang secara signifikan setelah satu atau dua minggu.

Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap keawetan kopi bubuk selama dikemas anatara lain :

  • Kondisi Penyimpanan ( Suhu Lingkungan).
  • Tingkat Penyangraian.
  • Kadar Air Pada Kopi Bubuk.
  • Kehalusan Kopi Bubuk.
  • Dan Kandungan Oksigen Di Dalam Kemasan.

Selain keawetan, kemasan juga harus menarik pembeli kopi bubuk.

Rancangan atau desain gambar, warna, dan tulisan dicetak dengan jelas di permukaan kemasan. Sehingga akan menarik minat pembeli dan tampil beda dengan produk-produk sejenis yang telah beredar di pasaran.

Industri UKM tidak seperti pada pabrik kopi bubuk skala besar. Pengemasan kopi bubuk untuk industri skala UKM pada tahap awal cukup dengan menggunakan pengemas hand sealer.

Jika dinginkan usia simpan kopi bubuk yang lebih lama, udara di dalam kemasan dikurangi ke tingkat yang paling rendah. Yakni <1%, menggunakan Mesin Vacuum Sealer ( hampa udara).

Proses pengemasan secara manual dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu memasukkan kopi bubuk ke dalam kemasan, menimbang kemasan, dan menutup kemasan.

Ketiganya dilakukan oleh tiga operator secara berurutan. Sedangkan, labeling tanggal kadaluwarsa dilakukan setelah seluruh tahapan proses pengemasan selesai.

 

8.) Penyimpanan

Langkah yang terakhir yaitu penyimpanan. Kopi yang sudah disangrai dan giling mudah sekali mengalami perubahan, misalnya perubahan aroma, kadar air, dan ketengikan.

Makanya kalau Anda taruh kopi di tempat terbuka pasti secara perlahan akan kehilangan aroma dan berbau setelah 2-3 minggu.

Nah kehilangan aroma ini disebabkan oleh menguapnya zat caffeol yang beraroma khas kopi. Sementara ketengikan ini disebabkan oleh reaksi antara lemak yang terdapat dalam kopi dengan oksigen di udara.

Maka dari itu, untuk menghindari penurunan mutu kopi yang telah disangrai selama penyimpanan, sebaiknya kopi disimpan sebelum digiling. Ini karena biji kopi sangrai yang belum digiling punya daya simpan2-3 kali kopi yang telah digiling.

Kopi yang sudah digiling juga sebaiknya disimpan dan dipak dengan lapisan kedap udara. Biasanya sih kopi bubuk disimpan dalam kemasan kaleng atau hampa udara sehingga kopi bisa tahan lama.

Untuk mendapat hasil pengolahan yang optimal. Proses pengolahan kopi bubuk sebaiknya dilakukan secara kelompok dan menggunakan Mesin Pembuat Kopi.

Unit produksinya diharapkan menjadi salah satu bagian integral dari kegiatan pengolahan produk primernya sehingga pasakon bahan baku terjamin.

Demikian informasi mengenai 8 tips memulai usaha warung kopi dan cara membuat kopi sendiri yang bisa Anda lakukan.

Semoga ini bisa menjadi referensi bagi Anda semua untuk bisa memproduksi kopi sendiri. Karena kopi memang memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Itu sebabnya banyak kafe / kedai yang menjual berbagai macam varian kopi yang bisa kita nikmati setiap saat.

Terlebih lagi ini bisa menciptakan peluang bisnis kopi bagi Anda yang ingin memulai usaha warung kopi. Selamat mencoba dan terima kasih.

 

20 Jenis Kopi Yang Populer di Dunia dan Indonesia

Anda pastinya ingin berbisnis kopi yang laris bukan?

Sebelum terjun ke dunia bisnisnya langsung, ada baiknya mengenal dengan baik macam-macam kopi yang menjadi kesukaan banyak orang.

Sehingga anda menentukan kopi yang terbaik kepada pelanggan dapat terukur.

Nah, berikut Ini 20 Jenis Kopi yang Populer di Dunia dan di Indonesia. Yang Patut Anda perhitungkan dalam memulai bisnis kopi.

1.) Kopi Luwak

kopi luwak

Anda pasti sering mendengar jenis kopi yang satu ini. Jenis kopi yang pertama dan paling populer di Indonesia dan di dunia itu adalah Kopi Luwak.

Kopi luwak memang salah satu kopi yang cukup fenomenal. Karena kopi luwak dinobatkan sebagai salah satu jenis kopi termahal di dunia.

Selain mahal, kopi ini dihasilkan melalui proses yang cukup aneh. Karena kopi harus dimakan dulu oleh luwak.

Kemudian kotoran luwak yang mengandung biji kopi yang tidak tercerna dengan sempurna itu diambil dan diproses untuk jadi minuman.

Banyak orang percaya kalau proses fermentasi biji kopi oleh luwak menjadikan rasa kopi ini lembut dan eksotis.

 

2.) Kopi Arabika

kopi arabika

Kopi jenis ini menjadi salah satu kopi yang paling terkenal karena memang tersebar hampir di seluruh dunia. Biji Kopi Arabika dianggap sebagai biji kopi tradisional dengan cita rasa yang paling baik oleh para pecinta kopi.

Jadi tidak heran lagi kalau kopi yang biasa tumbuh di daerah sejuk dan dingin ini menguasai pasar kopi dunia. Yakni dengan persentase sebanyak 70-80% dari jumlah kopi yang beredar di pasaran.

Kopi arabika ini memiliki ciri-ciri ukuran biji yang lebih kecil dibandingkan dengan jenis kopi lainnya.

Selain itu, kopi arabika juga memiliki rasa dan aroma yang lebih nikmat. Serta kandungan kafeinnya lebih rendah sehingga baik untuk dikonsumsi.

 

3.) Kopi Robusta

kopi robusta

Jenis kopi ketiga yang paling populer di Indonesia dan di dunia adalah Kopi robusta. Jenis kopi ini memiliki ciri-ciri ukuran biji yang besar dan umumnya berbentuk oval.

Robusta bisa tumbuh dalam lingkungan sejuk maupun di lingkungan yang tergolong panas, dimana jenis kopi arabika tidak bisa tumbuh.

Kopi yang biasa tumbuh di negara-negara beriklim tropis dan subtropis ini memang tidak memiliki aroma dan rasa sebaik kopi arabika. Rasanya juga lebih pahit dan sedikit asam, serta kandungan kafeinnya pun lebih tinggi.

Jadi wajar saja kalau kopi jenis ini dihargai dengan harga yang lebih murah dari jenis kopi Arabika. Tapi meskipun begitu, masih ada banyak orang yang suka dengan jenis kopi yang satu ini.

 

4.) Kopi Liberika

kopi liberika

Jenis kopi yang satu ini memang belum terlalu banyak beredar di pasar kopi dunia. Karena memang masih sangat sedikit produsen kopi yang mengembangkannya.

Tapi jangan salah, kopi ini berasal dari biji kopi Arabika dan Robusta yang dipadukan. Sehingga menghasilkan kopi dengan cita rasa kelas dunia.

Anda cuma bisa mendapati jenis kopi ini di Liberia, Afrika. Harga kopi jenis ini juga tergolong cukup mahal karena rasanya yang sangat lezat.

Biasanya jenis kopi ini dibuat menjadi kopi espresso dan latte. Mungkin inilah yang menjadi keunggulan kopi liberika.

 

5.) Kopi Kolombia

kopi kolombia

Kopi Kolombia termasuk salah satu jenis biji kopi yang enak dan populer di dunia. Sesuai dengan negara namanya, jenis kopi ini berasal dari Kolombia dan tidak bisa ditemukan di daerah lainnya.

Biji kopi Kolombia awalnya berasal dari Afrika dan masih termasuk jenis kopi Arabika. Tapi ya tentu saja rasa dari kopi Kolombia ini lebih nikmat dibandingkan kopi Arabika biasa.

 

6.) Kopi Excelsa

kopi excelsa

Kopi excelsa (Coffea excelsa) merupakan salah satu jenis kopi yang paling toleran terhadap ketinggian lahan. Pohon Kopi ini bisa tumbuh dengan baik didataran rendah mulai 0-750 meter dpl.

Pohon kopi excelsa bisa menjulang hingga 20 meter. Bentuk daunnya besar dan lebar dengan warna hijau keabu-abuan.

Kulit buahnya lembut, bisa dikupas dengan mudah oleh tangan. Selain itu, kopi excelsa juga tahan terhadap suhu tinggi dan kekeringan.

Kelebihan lain jenis kopi excelsa bisa tumbuh baik di lahan gambut. Kalau di Indonesia sendiri, excelsa ditemukan secara terbatas di daerah Tanjung Jabung Barat, Jambi.

 

7.) Kopi Jamaika

kopi jamaika

Salah satu kopi yang mendunia lainnya adalah Kopi Jamaika atau yang biasa dikenal dengan Jamaican Blue Mountain.

Jenis kopi ini dibudidayakan di Jamaica’s Blue Mountains. Meskipun berasal dari tanaman kopi biasa, justru kopi ini jauh dari kata biasa, dan harganya pun sangat mahal. Bahkan termasuk salah satu kopi premium dengan harga tertinggi di dunia.

Kopi ini memiliki beberapa keunggulan spesial, yaitu rasanya tidak pahit dan teksturnya yang ringan, sangat kompleks. Serta rasanya hampir seperti krim. Kopi ini sepertinya layak untuk Anda coba.

 

8.) Kopi Jawa

kopi jawa

Kopi Jawa atau ‘Java Coffee’ ini merupakan salah satu jenis kopi asal Indonesia yang mendunia. Serta termasuk ke dalam jenis kopi Arabika.

Jenis kopi yang satu ini mulai diproduksi pada abad ke-17 oleh pemerintah kolonial Belanda. Serta menjadi salah satu produsen kopi yang terbesar di dunia.

Rasa dan aromanya juga tak kalah nikmat dengan kopi kualitas premium lainnya. Bahkan saking terkenalnya, kata ‘Java’ d dalam bahasa slang Inggris diartikan merujuk ke kopi.

 

9.) Kopi Gayo

kopi gayo

Ya seperti namanya, kopi ini berasal dari dataran tinggi Gayo di Aceh yang telah berkembang sejak tahun 1908.

Biji Kopi Gayo termasuk biji kopi dengan kelas premium yang berkualitas. Karena ditanam di daerah dataran tinggi dengan pengolahan yang sangat teliti.

Kopi Gayo ini cukup terkenal di dunia karena memiliki aroma dan kenikmatan yang khas.

Kalau ditest rasa dan aroma di daerah gayo hampir memiliki cita rasa kopi yang ada di seluruh dunia. Tapi secara umum kopi Gayo ini punya tekstur dan rasa yang agak asam.

Kopi Gayo ini sudah di ekspor dan populer di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Eropa dan lainnya.

 

10.) Kopi Toraja

kopi toraja

Kopi Indonesia lainnya yang juga sudah mendunia adalah kopi Toraja. Tanaman Kopi ini berasal dari daerah timur Indonesia, yaitu Toraja.

Biji kopi yang ditanam di Toraja memang sudah terkenal sejak dulu karena mempunyai rasa yang khas dan enak. Apalagi sejak dulu kopi Toraja ini memang sudah menjadi pusat penghasil kopi terbesar di Indonesia.

Bahkan Kopi Toraja ini juga sangat digemari masyarakat Jepang dan Amerika Serikat. Banyak di kalangan masyarakat yang bilang kalau kita menyeruput kopi ini, rasa pahit pada kopi akan mendadak hilang.