Pelatihan Pembuatan Gula Semut Gula Semut di Rumah Mesin

Beberapa waktu lalu Rumah Mesin kedatangan tamu sejumlah 3 orang dari Penyuluh UPTD Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah untuk melakukan training pembuatan gula semut. Pelatihan tersebut dipimpin oleh Bapak Hujaemi Selaku Manajer produksi yang kemudian dilanjutkan dengan dipandu oleh Pungki Agus Kurniawan.

Pembuatan gula semut sendiri bisa melalui 2 proses yang berbeda, yaitu dengan menggunakan bahan nira murni atau dengan menggunakan gula jawa utuh. Proses pembuatan gula semut dengan menggunakan bahan nira dan gula jawa sendiri tidak terlalu berbeda jauh.

Adapun proses pembuatan gula semut dengan menggunakan bahan nira (air kelapa dari batang pohon) yang pertama adalah memasukkannya ke dalam mesin kristalisator gula semut. Waktu yang dibutuhkan untuk mengkristalkan nira gula semut adalah 4 hingga 6 jam. Kemudian nira yang sudah berbentuk kristal atau padat tersebut dimasukkan ke dalam mesin oven (pengering) gula semut selama 8 hingga 12 jam dengan suhu 60 °C sampai dengan 85 °C.

Langkah ketiga adalah memasukkan nira yang telah dikeringkan ke dalam mesin penepung stainlees. Adapun tujuan penggunaan mesin penepung dengan jenis stainless adalah untuk menjaga kualitas gula semut. Setelah ditepung, gula tersebut dimasukkan mesin sortasi gula semut agar terpisah antara gula semut yang halus dengan gula semut yang kurang halus agar kemudian dapat segera dikemas dan dipasarkan.

Sedangkan jika menggunakan bahan gula cetak atau gula jawa tidak perlu menggunakan mesin kristalisator gula semut. Proses pertama yang dilakukan adalah merajang gula cetak atau gula jawa tersebut agar lebih halus dengan menggunakan mesin perajang gula semut. Untuk proses selanjutnya tidak berbeda dengan proses pembuatan gula semut dengan menggunakan bahan nira, yaitu dimasukkan ke dalam mesin oven gula semut kemudian ditepung menggunakan mesin penepung gula semut dan yang terakhir diayak menbggunakan mesin sortasi gula semut.

Electrik Yoga sebagai salah satu perwakilan dari Penyuluh UPTD Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah mengungkapkan bahwa program pelatihan ini sangat bermanfaat untuk mereka. “Kami merasa berterima kasih  sekali atas kesediaan Rumah Mesin untuk menjelaskan proses dari awal sampai akhir”, tutur Electric Yoga.