Alat Destilasi Minyak Atsiri atau Mesin Destilasi Minyak Atsiri adalah sebuah alat yang berfungsi untuk membuat Minyak Atsiri yang berasal dari ekstrak dari bagian tumbuhan melalui proses penylingan.
Minyak Atsiri atau minyak terbang merupakan kandungan minyak yang terdapat bahan-bahan alam. Minyak ini banyak dipergunakan sebagai bahan baku obat, kosmetik dan aromaterapy.
Ada beberapa jenis minyak atsiri yang banyak diproduksi di masyarakat, antara lain : minyak nilam, minyak jahe, minyak kayu putih, minyak cengkeh, minyak mint, minyak kapulaga, minyak bunga melati dan lain sebagainya.
Untuk mendapatkan minyak atsiri, caranya dengan destilasi atau penyulingan. Destilasi ini menggunakan alat destilasi, atau sering disebut dengan perangkat destilasi minyak atsiri. Alat Destilasi minyak Atsiri utama secara umum terdiri dari boiler sebagai penghasil uap, tangki bahan baku dan destilator atau pengembun uap.
Model dan Spesifikasi Alat Destilasi Minyak Atsiri

Rp. CALL
1. Spesifikasi Alat Penyulingan Minyak Atsiri Kapasitas 50-100 liter / Proses
| Pipa dari boiler | : | Stainless Steel Ø 1” |
| Bahan bodi | : | Stainless Steel SC 304 |
| Dimeter tabung | : | 50cm |
| Tinggi tabung | : | 60cm |
| Tebal bodi | : | 2 mm |
| Insulator | : | Double jacket glass wool |
| Bahan rangka | : | besi siku 50/50 |
| Fungsi | : | Destilasi minyak atsiri |
2. Spesifikasi Alat Penyulingan Minyak Atsiri Kapasitas 200-500 liter / Proses
| Pipa dari boiler | : | Stainless Steel Ø 1” |
| Dimeter tabung | : | 75 cm |
| Tinggi tabung | : | 1,2 m |
| Bahan bodi | : | Stainless Steel SC 304 |
| Tebal bodi | : | 2 mm |
| Insulator | : | Double jacket glass wool |
| Bahan rangka | : | besi siku 50/50 |
| Fungsi | : | Destilasi minyak atsiri |
3. Spesifikasi Alat Penyulingan Minyak Atsiri Kapasitas 2000 liter / Proses
| Pipa dari boiler | : | Stainless Steel Ø 1” |
| Bahan bodi | : | Stainless Steel SC 304 |
| Dimensi | : | 0,8 x 1,2 x 1,2 m |
| Tebal bodi | : | 2 mm |
| Diameter tabung | : | 1 m |
| Tinggi tabung | : | 3 m |
| Insulator | : | Double jacket glass wool |
| Bahan rangka | : | Besi siku 50/50 |
| Fungsi | : | Destilasi minyak atsiri |
Keunggulan Alat Destilasi Minyak Atsiri
- Tersedia spesifikasi dan kapasitas alat yang beragam.
- Menghasilkan miyak atsiri dengan efektif dan berkualitas.
- Dirancang dan dibuat dari bahan material yang kuat dan kokoh.
- Material untuk kontak produk terbuat dari Stainless Steel anti karat.
- Mempercepat proses destilasi minyak daripada dengan proses tradisional.
- Dibuat dengan desain minimalis agar mudah dalam pengoperasian dan perawatan.
Cara Kerja Alat Destilasi Minyak Atsiri
Cara Kerja alat destilasi minyak atsiri adalah bahan baku minyak berupa daun nilam, daun cengkeh atau bahan lainnya yang dirajang kemudian dimasukkan ke dalam tangki.
Kemudian uap air yang dihasilkan boiler dilewatkan ke dalam bahan atsiri, maka uap air tersebut akan membawa minyak dan kemudian uap air+minyak kemudian diembunkan dalam destilator.
Dan selanjutnya dipisahkan berdasarkan perbedaan berat jenis. Berat jenis air dan minyak berbeda, maka pemisahannya menggunakan separator minyak atisiri.
Portofolio Kami
Informasi Pemesanan Alat Destilasi Minyak Atsiri Rumah Mesin

Rumah Mesin – Pusat Distributor Alat Dan Mesin Kebutuhan Usaha Anda.
| Kantor & Workshop | : | Jl. Parangtritis Km 5,6 Sewon, Bantul, Yogyakarta. |
| Call Center | : | 0812 2222 9224 |
| Project Consultant Pemerintah | : | 0823 2690 6434 |
| Project Consultant Swasta | : | 0878 3336 8884 |
Jam Buka :
Senin – Jumat : Pukul 08.00 – 16.00 WIB
Sabtu : Pukul 08.00 – 14.00 WIB
*Pelayanan melewati jam kerja dilayani Via SMS / WA / BBM
CV. RUMAH MESIN menyediakan yang dapat menjadi pilihan tepat untuk anda yang ingin memproduksi minyak atsiri.
Kami siap membantu anda dalam mengembangkan usaha anda. Kenapa Harus Kami? Kami adalah perusahaan penyedia / pembuat alat – alat / mesin – mesin yang terpercaya.
Seperti mesin-mesin industri, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, konstruksi, UMKM, dan lain – lain. Mulai dari mesin sederhana hingga mesin – mesin industri besar, seperti Mesin Penyulingan Minyak Atsiri / Mesin Destilasi Minyak Atsiri.
Layanan kami untuk anda adalah memberikan training dalam mengoperasikan mesin-mesin dari kami.
Selain itu kami siap memberikan konsultasi kepada anda pada saat anda bingung mau usaha apa? Sedangkan anda punya modal untuk diinvestasikan.
Rumah Mesin hanya akan memberikan mesin – mesin yang berkualitas untuk anda. Karena mesin – mesin kami dibuat oleh tenaga ahli kami sendiri, dan sudah melewati Quality Control.
Serta bisa anda coba sebelum anda bawa pulang. Sehingga anda akan merasa puas dengan pelayanan kami, karena kepuasan pelanggan adalah prioritas kami.
Kami Melayani Mesin Destilasi Minyak Atsiri Dalam Transasksi E Katalog

Kami dengan bangga menawarkan layanan transaksi penjualan Mesin Destilasi Minyak Atsiri di E-katalog yang mudah, praktis, dan aman. Hubungi whatsapp kami sekarang. Temukan serta dapatkan mesin yang sesuai dengan kebutuhan Anda secara langsung melalui e-katalog kami.
Tips Memilih Mesin Destilasi Minyak Atsiri
Memilih mesin destilasi minyak atsiri yang tepat sangat penting untuk mendapatkan hasil minyak yang berkualitas tinggi. Setiap mesin memiliki spesifikasi berbeda, sehingga perlu dipertimbangkan dengan baik sebelum membeli.
Berikut beberapa tips dalam memilih mesin destilasi minyak atsiri yang tepat:
1. Pilih Kapasitas yang Sesuai Kebutuhan
Mesin destilasi tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari skala kecil hingga industri besar. Jika hanya untuk produksi kecil atau rumahan, kapasitas 5–50 liter sudah cukup, sementara untuk usaha besar sebaiknya memilih mesin 100 liter ke atas.
Menyesuaikan kapasitas dengan kebutuhan akan membantu dalam efisiensi produksi. Mesin yang terlalu besar untuk usaha kecil akan membuang energi dan biaya operasional, sedangkan mesin yang terlalu kecil bisa menghambat produksi dalam skala besar.
2. Perhatikan Material Mesin
Material mesin sangat berpengaruh terhadap kualitas minyak atsiri yang dihasilkan. Pilih mesin berbahan stainless steel food grade karena lebih tahan karat, tidak bereaksi dengan bahan baku, dan menjaga kemurnian minyak.
Hindari mesin berbahan besi biasa karena rentan berkarat dan dapat mencemari hasil minyak atsiri. Penggunaan material yang salah bisa menyebabkan minyak bercampur dengan zat yang tidak diinginkan dan menurunkan kualitasnya.
3. Cek Jenis Metode Destilasi
Ada beberapa metode destilasi yang umum digunakan, seperti destilasi uap, destilasi air, dan destilasi kombinasi. Destilasi uap lebih cepat dan menghasilkan minyak berkualitas tinggi, sementara destilasi air lebih cocok untuk bahan yang mudah gosong.
Destilasi kombinasi menggabungkan keunggulan keduanya, sehingga hasil minyak lebih optimal. Memahami metode yang digunakan akan membantu dalam memilih mesin yang sesuai dengan jenis bahan baku yang diproses
4. Pastikan Efisiensi Pemanasan
Pemanasan dalam destilasi bisa menggunakan listrik, gas, atau biomassa. Mesin dengan sistem pemanas yang hemat energi akan membantu menekan biaya produksi, terutama untuk usaha skala besar.
Selain itu, pilih sistem pemanas yang mudah dioperasikan dan sesuai dengan ketersediaan bahan bakar di lokasi usaha. Hal ini penting untuk menjaga efisiensi dan keberlanjutan produksi minyak atsiri.
5. Periksa Sistem Pendinginan
Sistem pendinginan berperan dalam mengembunkan uap menjadi minyak atsiri. Mesin dengan pendingin berbahan tembaga atau stainless steel lebih baik karena mampu menjaga kemurnian minyak dan mempercepat proses pendinginan.
Pendingin yang buruk bisa menyebabkan minyak bercampur dengan air dan menurunkan kualitasnya. Oleh karena itu, pastikan mesin memiliki sistem pendinginan yang baik agar hasil minyak lebih maksimal.
6. Pilih Mesin dengan Sistem Penyulingan yang Mudah Dibersihkan
Proses destilasi meninggalkan residu yang harus dibersihkan secara rutin agar mesin tetap berfungsi dengan baik. Pilih mesin dengan desain yang mudah dibongkar-pasang agar proses pembersihan lebih cepat dan efisien.
Jika mesin sulit dibersihkan, residu yang menumpuk bisa mempengaruhi kualitas minyak dan memperpendek usia pakai mesin. Oleh karena itu, kemudahan dalam perawatan menjadi faktor penting dalam memilih mesin destilasi.
7. Pilih Produsen atau Penjual Terpercaya
Pastikan membeli mesin dari produsen atau distributor terpercaya yang menyediakan garansi dan layanan purna jual. Hal ini penting untuk memastikan mesin yang dibeli memiliki kualitas yang baik dan mendapatkan dukungan jika terjadi kerusakan.
Selain itu, cek testimoni pelanggan dan cari informasi mengenai reputasi produsen sebelum membeli. Dengan membeli dari penjual terpercaya, Anda bisa mendapatkan mesin dengan spesifikasi yang sesuai dan tahan lama.
Cara Merawat Alat Penyulingan Minyak Atsiri Agar Tetap Optimal
Agar alat penyulingan minyak atsiri dapat bekerja secara maksimal dan memiliki umur pakai yang panjang, perawatan rutin menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Alat yang dirawat dengan baik akan menghasilkan proses destilasi yang lebih stabil, aman, dan efisien.
Dengan perawatan yang tepat, kualitas minyak atsiri yang dihasilkan juga bisa tetap terjaga. Berikut beberapa langkah perawatan alat penyulingan minyak atsiri yang dapat Anda lakukan secara rutin.
1. Bersihkan Tabung Penyulingan Setelah Digunakan
Setelah proses penyulingan selesai, tabung penyulingan sebaiknya segera dibersihkan dari sisa bahan baku dan residu minyak atsiri. Pembersihan ini penting untuk mencegah penumpukan kerak yang dapat memengaruhi hasil penyulingan berikutnya.
Gunakan air bersih dan lap lembut untuk membersihkan bagian dalam tabung. Pastikan tabung benar-benar kering sebelum digunakan kembali agar tidak menimbulkan bau atau kontaminasi pada proses selanjutnya.
2. Periksa dan Bersihkan Pipa serta Jalur Uap
Pipa dan jalur uap memiliki peran penting dalam proses destilasi minyak atsiri. Oleh karena itu, pastikan bagian ini selalu dalam kondisi bersih dan tidak tersumbat oleh kotoran atau sisa kondensat.
Pemeriksaan rutin akan membantu menjaga aliran uap tetap lancar. Jalur uap yang bersih juga berpengaruh besar terhadap efisiensi pemanasan dan kualitas minyak atsiri yang dihasilkan.
3. Gunakan Alat Sesuai Kapasitas yang Dianjurkan
Setiap alat penyulingan minyak atsiri memiliki kapasitas maksimal yang telah ditentukan. Mengisi bahan melebihi kapasitas dapat membuat proses penyulingan menjadi tidak optimal dan berisiko merusak tabung atau sambungan.
Dengan menggunakan alat sesuai kapasitas, proses penyulingan akan berjalan lebih stabil. Selain itu, alat juga akan lebih awet karena tidak dipaksa bekerja di luar batas kemampuannya.
4. Periksa Kondisi Bodi dan Sambungan Secara Berkala
Bodi alat yang terbuat dari stainless steel perlu dicek secara rutin untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada sambungan. Sambungan yang longgar dapat menyebabkan kebocoran uap dan menurunkan efisiensi penyulingan.
Pastikan semua baut dan pengunci dalam kondisi kencang sebelum alat digunakan. Pemeriksaan sederhana ini dapat membantu mencegah masalah yang lebih besar saat proses penyulingan berlangsung.
5. Jaga Insulator Tetap Kering dan Berfungsi Baik
Insulator berfungsi untuk menjaga panas tetap stabil selama proses penyulingan. Oleh karena itu, pastikan lapisan insulator seperti glass wool selalu dalam kondisi kering dan tidak rusak.
Insulator yang lembap atau rusak dapat mengurangi efisiensi panas dan membuat proses penyulingan menjadi kurang optimal. Pemeriksaan rutin akan membantu menjaga performa alat tetap maksimal.
6. Simpan Alat di Tempat yang Aman dan Kering
Setelah digunakan, simpan alat penyulingan minyak atsiri di tempat yang kering dan tidak lembap. Lingkungan penyimpanan yang baik akan membantu mencegah karat, terutama pada bagian rangka dan sambungan.
Gunakan penutup alat untuk melindunginya dari debu dan kotoran. Penyimpanan yang tepat akan membuat alat tetap bersih dan siap digunakan kapan saja.
7. Lakukan Pemeriksaan dan Perawatan Berkala
Meskipun alat terlihat masih berfungsi normal, pemeriksaan berkala tetap perlu dilakukan. Perawatan rutin membantu memastikan semua komponen bekerja dengan baik dan tidak ada kerusakan tersembunyi.
Dengan perawatan berkala, potensi masalah dapat terdeteksi lebih awal sehingga dapat dicegah sebelum menimbulkan kerusakan besar dan biaya perbaikan yang lebih tinggi.
Dengan perawatan yang rutin dan benar, alat penyulingan minyak atsiri akan tetap awet, bekerja optimal, dan mendukung kelancaran proses produksi minyak atsiri dalam jangka panjang.



















