Home » Artikel » Artikel Proses » Jadwal Imsak Jogja Bulan Ramadhan 1439 H – Ramadhan 2018 Masehi

Jadwal Imsak Jogja Bulan Ramadhan 1439 H – Ramadhan 2018 Masehi

 – Jadwal Imsak Jogja –

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Waktu Imsak

Waktu Imsak merupakan waktu untuk mulai menahan semua hal yang dapat membatalkan puasa. Akan tetapi, dikala sudah masuk Waktu Imsak masih diperbolehkan untuk makan serta minum, asalkan belum memasuki waktu subuh (Adzan Subuh).

Sayangnya, kebanyakan masyarakat umum memahami Waktu Imsak dengan arti bahwa Waktu Imsak merupakan waktu seseorang harus mulai untuk berhenti sahur. Pengertian tersebut kuranglah tepat. Namun kita orang Jogja dapat menggunakan Jadwal Imsak Jogja dibawah ini sebagai waktu persiapan sebelum masuk waktu Subuh.

 

Jadwal Imsak Jogja Bulan Ramadhan 1439 H – Ramadhan 2018 M

Jadwal Imsak Jogja Bulan Ramadhan 1439 H - Ramadhan 2018 Masehi

 

Puasa

Puasa ( Shaum ) adalah kegiatan menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang dapat membatalkan puasa. Puasa dimulai dari terbit Fajar (Subuh) hingga terbenam matahari (Maghrib), dengan syarat tertentu, agar dapat meningkatkan ketakwaan seorang muslim.

Berpuasa ( Shaum ) merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Puasa ( Shaum ) secara bahasa mempunyai arti “ menahan “ atau “ mencegah “.

Hal diatas seperti yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183, yang artinya, ” Hai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkannya atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa. ”

Selain puasa wajib sebulan penuh pada bulan Ramadhan, umat muslim di seluruh dunia juga mengenal puasa lain yang sifatnya sunah. Contohnya seperti puasa sunah Senin-Kamis, yakni puasa setiap hari Senin dan hari Kamis saja. Karena sifatnya puasa sunah, maka tidak ada kewajiban dan paksaan dalam pelaksanaannya, akan tetapi sangat dianjurkan untuk mengamalkannya.

 

Syarat Wajib Puasa

  1. Beragama Islam
  2. Berakal sehat
  3. Baligh ( sudah cukup umur )
  4. Mampu melaksanakannya

 

Syarat Sah Puasa

  1. Islam ( tidak murtad )
  2. Mummayiz ( dapat membedakan mana yang Haq dan mana yang Bathil )
  3. Suci dari haid dan nifas ( khusus bagi wanita )
  4. Mengetahui waktu diterimanya puasa.

 

Rukun Puasa

  1. Islam
  2. Niat
  3. Meninggalkan segala hal yang dapat membatalkan puasa dari terbit Fajar (Subuh) hingga terbenam matahari (Maghrib).

 

Hikmah Puasa

1. Melatih Diri Untuk Menjadi Muslim Yang Lebih Sabar Dan Tawakal

Dengan menjalankan puasa seoarang muslim bukan sekedar menahan lapar dan haus saja. Akan tetapi seorang muslim juga melakukan latihan dengan terbiasa untuk dapat menahan emosi (amarah), serta tidak suudzon terhadap orang lain.

Orang yang mengamalkan ibadah puasa juga akan terbiasa untuk bersabar menghadapi sesuatu, serta selalu bersyukur dengan apa yang diberikan kepadanya.

Maka, dengan mengamalkan ibadah puasa, kita dapat menjadi pribadi yang Sabar dan Tawakal bukan dan selalu berhati – hati dalam bertindak.

 

2. Tercapainya Derajat Ketaqwaan Seseorang

Dengan mengamalkan ibadah puasa, maka kita akan terbiasa melakukan kebaikan seperti yang Allah S.W.T. perintahkan dan menjauhi larangan Allah S.W.T.

Dengan demikian, maka dengan kita mengamalkan ibadah puasa, kita insyaAllah dapat pribadi yang lebih bertaqwa lagi kepada Allah S.W.T..

 

3. Melatih Seseorang Menjadi Pribadi Yang Dapat Memanage Waktu Dengan Lebih Baik ( Lebih Disiplin )

Orang yang mengamalkan ibadah puasa, maka hidupnya insyaAllah akan lebih teratur. Contohnya, kita yang tidak terbiasa bangun pagi sebelum mengamalkan ibadah puasa.

Dengan mengamalkan ibadah puasa maka kita akan lebih teratur bangun pagi, dengan tujuan dapat makan sahur serta Sholat Subuh berjamaah. Kita bisa menggunakan Jadwal Imsak Jogja bagi orang Jogja untuk memperkirakan waktu persiapan sebelum masuk masuk waktu Subuh.

Dan bagi orang yang pola makannya kurang teratur atau bahkan tidak teratur. Maka dengan mengamalkan ibadah puasa, pola makannya akan lebih teratur, yakni ketika makan sahur dan saat berbuka puasa.

Dengan terbiasanya bangun pagi, maka kualitas waktu pagi hari kita akan lebih baik, kita juga dapat melaksanakan Sholat Subuh berjamaah.

 

5. Menjadikan Seseorang Lebih Pedulli Terhadap Sesama

Sesama muslim adalah saudara, dan ikatan persaudaraan itu di bulan puasa ( Ramadhan ) terjalin dengan sangat erat. Hal diatas dapat kita lihat dari beberapa contoh dibawah ini :

  • Memberi makan ta’jil untuk berbuka bersama, berbuka puasa gratis ( dengan Iklhas ).
  • Dapat lebih tertib dalam Shalat Fardhu berjama’ah.
  • Dapat Saling berbagi ilmu agama.
  • Dan kebiasaan baik ini, akan dapat terjalin dan terbiasa juga di bulan – bulan di luar bulan Puasa (Ramadhan).

 

6. Mempererat Silaturahmi Antar Umat Muslim

Dengan kita mengamalkan ibadah puasa Ramadhan, pada setiap malamnya kita dapat menjalankan Ibadah Sholat Tarawih secara berjama’ah serta Tadarus Al-Qur’an.

Maka dengan adanya amalan seperti itu setiap hari serta menjadikan setiap hari kita bertemu dengan muslim yang lain.

Maka yang sebelumnya jarang bertemu atau bahkan tidak pernah bertemu menjadi bertemu, dan yang biasanya tidak akrab menjadi akrab.

 

7. Semua Hal Yang Dilakukan Adalah Ibadah

Semua amalan baik kita akan bernilai ibadah, apalagi di bulan Puasa ( Ramadhan ), bulan yang mana pahala kita akan dilipatgandakan.

Dengan membiasakan diri kita pada bulan Ramadhan untuk berbuat baik, maka insyaAllah kita akan terbiasa berbuat baik diluar bulan Ramadhan.

 

8. Membiasakan Diri Untuk Berhati – Hati Dalam Bertindak

Dengan mengamalkan ibadah puasa, maka kita insyaAllah akan terhidar dari hal – hal yang dapat mengurangi pahala puasa kita. Yakni dengan menjaga lisan kita, perbuatan kita serta menjaga hati kita.

Dengan demikian setelah kita membiasakan diri untuk berbuat baik di bulan Ramadhan, serta akan berhati – hati dalam melakukan sesuatu. Karena insyaAllah kita akan selalu ingat bahwa Allah S.W.T. mengetahui semua hal yang kita kerjakan.

 

9. Menunjukkan Keseimbangan Hidup

Melakukan amalan puasa merupakan bentuk ibadah seorang hamba kepada Allah S.W.T..Dan sesungguhnya Ibadah Puasa adalah kewajiban kita sebagai manusia sebagi seorang hamba Allah S.W.T.

Dengan menjalankan ibadah puasa di bulan Suci Ramadhan, maka kita telah menjalankan salah satu rukun dalam Islam.

Serta menjaga keseimbangan hidup kita, yakni kebutuhan dunia serta kebutuhan akhirat. Dengan kata lain, dengan kita melakasanakan ibadah puasa maka kita telah menjalankan kebutuhan akhirat dan sejenak berusaha meninggalkan nafsu dunia.

Karena dengan mengikuti nafsu dunia, kita tidak akan ada selesainya (puasnya), karena kepuasan nafsu dari diri manusia tidak ada ujungnya.

 

10. Menjadi Muslim Yang Lebih Baik

Saat kita mengamalkan ibadah puasa, kita harus menghindari tindakan – tindakan yang bisa mengurangi pahala dalam puasa kita.

Siapa sih yang ingin pahala puasanya berkurang, sehingga hanya mendapat rasa lapar dan haus dalam seharian berpuasa. Tentu tidak kan? Maka kita harus dapat mengontrol emosi, serta tindakan – tindakan yang buruk dan banyak Mudharatnya.

Dan sebaiknya, meskipun kita telah berada di luar bulan Suci Ramadhan. Hendaknya perbuatan atau amalan baik yang kita lakukan di bulan Suci Ramadhan tetap bisa berlanjut di bulan selanjutnya. Dan kita dapat berubah menjadi pribadi muslim yang lebih baik lagi.

Sekian tadi informasi Jadwal Imsak Jogja yang dapat Rumah Mesin sampaikan, ada kurangnya itu merupakan kurangnya wawasan serta ilmu kami. Mohon Dimaafkan.

Wallahu A’lam Bishawab.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

By | 2018-04-28T12:04:07+00:00 April 28th, 2018|Artikel Proses|Komentar Dinonaktifkan pada Jadwal Imsak Jogja Bulan Ramadhan 1439 H – Ramadhan 2018 Masehi

About the Author: