Pada situasi keadaan saat ini Tumbuhan atau sayuran yang mengandung gizi atau Protein yang bagus untuk menjaga kesehatan tubuh sedang gencar gencarnya diminati oleh para konsumen.Maka dari itu Menjaga kualitas kandungan dari tanaman atau sayur sangat penting,salah satu upaya cara menjaga kualitas tumbuhan atau sayuran tersebut yakni dengan memberi pupuk kompos pada tumbuhan atau sayuran kita,Kompos yang diberikan harus dengan cara membuat kompos yang Baik dan benar.

 

Cara Membuat Kompos Jenis Vermikompos yang Mudah !!!

 

cara membuat kompos

 

Pada Artikel sebelumnya sudah dijelaskan bagaimana cara membuat pupuk kompos ,dan juga diartikel sebelumnya diketahui pupuk kompos mempunyai beberapa jenis termasuk salah satunya jenis Vermikompos,maka dari itu pada Artikel kali ini kita akan membahas cara membuat kompos  yang berjenis Vermikompos dan sebelum kita mengetahui cara membuat kompos jenis Vermikompos ini,mari kita ketahui dulu apa yang dimaksud vermikompos,kandunganya dan manfaatnya.

 

Apa Itu Pupuk Kompos Jenis Vermikompos?

 

cara membuat kompos

 

Pupuk adalah bahan yang dibutuhkan oleh tanaman baik diperkebunan atau pertanian untuk menyuburkan tanah. Bertujuan agar tanaman menjadi lebih subur dan tidak layu karena unsur hara yang tercukupi.

Kompos adalah pupuk yang dihasilkan atau dibuat dari sisa-sisa mahluk hidup yang sudah mati baik hewan atau tumbuhan yang dibusukkan oleh organisme pengurai. Organisme pengurai  berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme.

Vermikompos adalah jenis kompos yang diperoleh dari perombakan bahan organik yang dilakukan oleh cacing tanah.Cacing tanah memiliki kemampuan yang dapat mendekomposisi bermacam limbah organik, seperti feses hewan, lumpur saluran pembuangan air, sisa hasil panen dan limbah pertanian.

Maksud dari Dekomposisi adalah Perubahan kimia yang membuat objek akan mengalami perusakan pada strukturnya yang dilakukan oleh decomposer,yang termasuk decomposer seperti cacing, bakteri dan jamur,dll.

Maka Vermikompos merupakan campuran antara kotoran cacing tanah (casting) dengan Sisa sampah Organik atau pakan dalam budidaya cacing tanah. Hal tersebutlah yang membuat vermikompos menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan dan memiliki kelebihan atau keunggulan tersendiri dibandingkan dengan kompos yang lain.

 

Kandungan Vermikompos

 

Vermikompos mengandung unsur-unsur hara yang diperlukann oleh tanaman seperti N, P, K, Ca, Mg, S. Fe, Mn, AI. Na, Cu. Zn, Bo , Mo, dan vermikompos memiliki kemampuan untuk menahan air sebanyak 40-60%, menetralkan pH tanah ,memperbaiki struktur tanah, dan sumber nutrisi bagi mikroba tanah. Sehingga mikroba pengurai bahan organik akan dapat terus berkembang dan menguraikan bahan organik dengan lebih efisien atau cepat.

Badruzzaman, D. Z., dkk, pada tahun 2016,melakukan penelitian yang  menunjukkan bahwa campuran feses sapi dan jerami padi akan menghasilkan kualitas vermikompos yang optimum yaitu memiliki kandungan N 1,38 — 2,12 %, P2O50,72 — 1,61%, K2O 0,54 — 0,93%, Ca+ 0,80 — 1,24% dan Mg+ 0,98-1,21%.

Kompos jenis vermikompos juga banyak mengandung humus yang bermanfaat sebagai peningkat kesuburan tanah. Humus adalah campuran kompleks, yang tersusun atas bahan-bahan berwarna gelap yang tidak larut dengan air (seperti asam humik, asam fulfik dan humin) dan zat organik yang larut (seperti asam-asam dan gula). Kesuburan dari suatu tanah ditentukan dari kadar kandungan humus pada lapisan tanah.

Semakin tinggi kadar humus yang dimiliki oleh tanah maka akan makin subur tanah tersebut. Kesuburan tanah seperti ini dapat diwujudkan dengan penggunaan pupuk organik berupa vermikompos pada tanah, karena vermikompos memiliki kandungan humus sebesar 13,88%.

 

Kandungan Lain

Vermikompos juga mengandung hormon tumbuh tanaman. Hormon tersebut tidak hanya memacu perakaran pada cangkokan. namun juga memacu pertumbuhan akar tanaman di dalam tanah, memacu pertunasan ranting-ranting baru pada batang dan cabang pohon, serta memacu pertumbuhan daun. Vermikompos mengandung mikroba mikroba tanah yang bermanfaat untuk tanah, seperti aktinomisetes 2,8 x 106 sel/gr BK, fungi 2,6 x 105 sel/gr BK, dan bakteri 1,8 x 10 8 sel/gr BK.

Karena itu, vermikompos mengandung banyak senyawa yang diperlukan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tumbuhan atau sayuran antara lain bakteri Azotobacter sp, bakteri penambat N2 non simbiotik yang akan memperkaya Nitrogen di dalam vermikompos. Dan juga ada Azotobacter sp yang juga mengandung vitamin dan asam pantotenat.

Kandungan Nitrogen pada vermikompos berasal dari perombakan bahan organik yang kaya Nitrogen dan ekskresi mikroba yang bercampur dengan tanah dalam sistem pencernaan cacing tanah. Peningkatan kandungan Nitrogen dalam bentuk vermikompos selain disebabkan adanya proses mineralisasi bahan organik dari cacing tanah yang telah mati, juga oleh urin yang dihasilkan dan ekskresi mukus dari tubuhnya yang kaya Nitrogen.

Vermikompos berstruktur remah, sehingga dapat menjaga kestabilan dan aerasi tanah. Vermikompos mengandung enzim protease,amilase, lipase dan selulase yang memiliki berfungsi dalam perombakan bahan organik.

 

Manfaat Vermikompos

 

Berikut ini Manfaat Manfaat yang dimiliki vermikompos:

  • Vermikompos mempunyai kemampuan untuk menahan air sebesar 40-60% sehingga dapat mempertahankan kelembapan tanah.
  • Dapat memperbaiki struktur tanah dan juga dapat menetralkan pH tanah.
  • Vermikompos menyediakan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman seperti N, P, K, Ca, Mg, S, Fe, Mn, Al, Na, Cu, Zn, Bo, dan Mo.Macam kandungan tersebut tergantung pada bahan organik yang digunakan.
  • Vermikompos membantu menyediakan nutrisi bagi tanaman.
  • Vermikompos dapat meningkatkan kesuburan tanah.
  • Membantu proses penghancuran limbah organik.
  • Vermikompos dapat memperbaiki kemampuan menahan air.
  • Dapat menghasilkan tanaman tanaman dengan kualitas yang baik, tanpa residu bahan-bahan beracun atau bahan-bahan kimia.
  • Meningkatkan kapasitas air tanah
  • Produksi Vermikompos yang mudah dan dengan biaya produksi yang rendah
  • Dapat Menjaga keasaman tanah atau pH tanah.

 

Pengaplikasian 

 

Untuk pengaplikasian kompos vermikompos, kamu bisa mengaplikasikannya pada tanaman pertanian seperti sayur-sayuran, buah-buahan, padi, palawija, dan bunga,dll. Dapat juga digunakan untuk memupuk rumput pada lapangan golf. Menurut hasil dari penelitian, hasil penggunaan pupuk vermikompos ini telah berhasil dan menunjukkan perubahan yang baik dan nyata. Hal itu dibuktikan dari pertumbuhan tanaman yang menjadi jauh lebih baik dan tingkat produksi tanaman yang meningkat.

Untuk jumlah penggunaannya, khusus untuk tanaman yang ada dalam pot, 1 kg vermikompos dapat dicampur dengan 3 kg tanah. Dan untuk tanaman yang di lahan tanah, 6-10 kg vermikompos diterapkan untuk tanah seluas 10 meter persegi. Perlu diketahui jika takaran dalam penggunaan bergantung pada kondisi tanah dan juga jenis tanaman yang hendak kamu tanam.

 

Jenis cacing yang dapat pakai sebagai inokulum vermikompos antara lain adalah:

  • Lumbricuss rubellus sp./ red worm
  • Lumbricuss terristis
  • Eisena foetida / tiger worm
  • Pheretima definges

kebanyakan yang digunakan pada vermikompos adalah cacing jenis red worm yang dapat dimanfaatkan petani untuk diternakkan dalam skala industri dan bisa diternakkan dalam skala rumah tangga. Ciri dari cacing jenis ini adalah mempunyai bentuk tubuh pipih, jumlah segmen yang dipunyai antara 90 – 195. Dan kliteliumnya terletak antara segmen 27-32.

 

Sifat cacing Lumbricus rubellus adalah sebagai berikut :

  • Bagian atas merah kecoklatan atau merah ungu
  • Permukaan bawah berwarna pucat
  • Menempati tanah lapisan atas, kawin dan bertelur di dalam tanah dengan   membuat liang di dalam tanah bermineral
  • Berbiak dengan cara reproduksi seksual
  • Panjangnya 60-150 mm, dan diameter 4-6 mm
  • Menjadi Dewasa dalam 179 hari dengan masa hidup bisa mencapai selama 682-719 hari
  • Menghasilkan 79-106 kokoon vermikompos pertahun perekor cacing
  • Diapause dalam bentuk bola pada kedalaman 0.45 m di dalam tanah
  • Bersifat rakus dan mampu hidup dalam populasi yang padat.

 

Vermikompos    dari    cacing jenis Lumbricus rubellus ini memiliki kandungan unsur hara sebagai berikut :

S  153,70  mg/kg,  Fe  13,50  mg/kg,  Mn661,50  mg/kg, N1,58%,C/N 13,P70,30 mg/100g, AI  5,00  mg/kg,  Na15,40  mg/kg,Cu  1,7  mg/kg,  Zn  33,55  mg/kg, C 20,20%.,  Mg  21,43mg/100g ,Bo  34,37  mg/kg  ,K 21,80  mg/100g,  Ca  34,99  mg/100g dan pH 6,6-7,5.27.

 

Prosedur Pembuatan Kompos Jenis Vermikompos

 

cara membuat kompos

 

  1. Pengumpulan Bahan

Bahan-bahan yang dikumpulkan yakni sampah organik, seperti rumput-rumputan, jerami, sampah daun, sisa sayuran atau sisa makanan Sampah organik ini biasanya mengandung unsur Carbon(karbon). Kotoran ternak juga bisa digunakan, Kotoran ternak difungsikan sebagai sumber dari Nitrogen. Jika tidak tersedia kotoran hewan ternak, bisa diganti dengan menggunakan tanaman jenis polong-polongan.

 

  1. Fermentasi Substrat

Tahap ini terdiri dari:

  1. Mencacah rerumputan, jerami, sampah daun, atau sisa sayuran, kemudian campurkan.Supaya lebih mudah dalam mencacah sampah organik bisa menggunakan Mesin Pencacah Kompos.Pencacahan dan pencampuran ini bertujuan supaya bahan menjadi lebih homogen dan pengomposan akan relatif lebih cepat.
  2. Menyusun atau menumpuk secara bergantian antara sampah daun dengan kotoran ternak dengan volume 1mx1mx1m.
  3. Menutup dengan terpal/karung beras/trashbag/bahan yang mampu menahan air.
  4. Mengaduk 3 hari sekali hingga 2 minggu
  5. Kompos dasar telah jadi setelah kira-kira 2 minggu dan siap digunakan sebagai media cacing.

 

  1. Tahap Komposting oleh Cacing Tanah

    1. Kompos yang sudah jadi dimasukkan kedalam ember atau wadah yang
    2. Masukkan cacing tanah kedalam wadah tersebut. Cacing yang digunakan harus sehat dengan ciri panjang 7-15 cm, diameter 4-6 mm dan warna kemerah-merahan hingga ungu tua. Selanjutnya ditebar secara merata. Cacing memakan makanan seberat badannya sendiri tiap hari. Jadi pemberian makanan tiap hari harus sebanyak berat cacing yg ditebar(Asy-syakur, 2007).
    3. Membiarkan selama kira-kira 2
    4. Vermikompos siap digunakan bila sudah memiliki ciri-ciri warna kehitam-hitaman dan serpihan-serpihan yang lembut. Untuk memisahkan cacing dan vermikompos, gunakan lampu untuk menjebak cacing, dengan cara menumpuk media seperti piramida dan lampu disinarkan di puncak piramida. Nanti cacingnya akan menuju tempat yang gelap, dan dipisahkan antara cacing dan vermikomposnya.

Vermikompos  yang memiliki kualitas   baik   bisa ditandai dengan hasil komposnya yang berwarna hitam kecoklatan hingga sampai hitam,dan tidak memiliki bau,serta bertekstur remah dan matang (C/N < 20).

Nilai Ekonomis

Berikut nilai nilai ekonomis yang didapat dari pembuatan vermikompos :

  • Untuk produksi vermikompos biaya yang dibutuhkan tidaklah banyak . Peralatan dan bahan yang digunakannya juga sederhana.
  • Tempat/lahan usaha pembuatan vermikompos relatif kecil.
  • Dapat dikerjakan oleh anak-anak hingga dewasa (lansia), pria maupun wanita.
  • Dapat mencegah pemcemaran lingkungan akibat limbah organik yang belum dimanfaatkan.
  • Bahan pakan cacing tanah merupakan limbah organik bekas yang tidak perlu membeli.
  • Penjualan Vermikompos Bisa dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

 

Demikian dari Artikel Kali ini,diatas sudah diperlihatkan mulai dari arti, kandungan, manfaat ,dan sampai cara membuat kompos jenis Vermikompos.Semoga ilmu tersebut dapat diterapkan pada Tumbuhan atau sayuran Anda dengan harapan sayuran atau tumbuhan yang ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, subur dan juga senantiasa terjaga kualitas manfaat dari kandungan atau proteinnya dan kelak bisa memberikan  manfaat kembali ke kita.

Terimakasih telah menyempatkan waktunya untuk membaca artikel kali ini.