Apakah anda sudahkah tahu mengenai cara membuat tanah kompos padat dari kotoran kambing dan kotoran ayam? Apabila anda hobi berkebun, pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu bahan pendukung yang sangat penting, yakni tanah kompos. Kali ini saya akan membagikan tiga variasi cara membuta tanah kompos yang tentunya mudah untuk di praktekkan di rumah.

Manfaat Tanah Kompos

Manfaat dari pemberian tanah kompos pada tanaman adalah :

  • Meningkatkan kandungan unsur hara yang sangat diperlukan bagi tanaman.
  • Meningkatkan kemampuan tanaman untuk berproduksi.
  • Merangsang pertumbuhan batang, daun, dan akar tanaman.
  • Meningkatkan kesuburan dan tingkat kegemburan tanah.

Pemaparan manfaat di atas tentu akan membuat anda menjadi tahu betapa pentingnya keberadaan tanah kompos bagi pertumbuhan tanaman.

Cara Membuat Tanah Kompos dari Kotoran Ternak

cara membuat tanah kompos

cara pertama yang akan saya bagikan adalah caramembuat tanah kompos padat yang berasal dari kotoran kambing dan ayam Sebenarnya, anda bisa saja membeli tanah kompos di toko perlengkapan berkebun. Akan tetapi, apabila anda ingin membawa hobi berkebun ke level lebih tinggi, tidak ada salahnya untuk mencoba belajar cara membuat tanah kompos. Sebelum masuk kita ke dalam pembahasan cara membuat tanah kompos dari kotoran kambing, anda harus tahu apa saja yang perlu di persiapkan.

Peralatan yang di Perlukan Adalah :

Ember plastik
Cangkul yang bisa digunakan berkebun
Terpal plastik

Bahan yang di Perlukan Adalah :

0.5 ton kotoran kambing
0.2 ton sekam/abu/bekas gergajian
0.2 ton dolomit (kapur pertanian)
4 botol cairan EM4

Setelah anda menyiapkan peralatan dan bahan di atas, langsung saja silahkan simak cara membuat tanah kompos padat dari kotoran kambing.

Proses Pembuatan Tanah Kompos

  1. Hancurkan kotoran kambing menjadi kecil-kecil
  2. Siapkan lahan yang akan digunakan untuk mengolah tanah kompos yang bebas dari genangan air dan terpaan air hujan.
  3. Selanjutnya anda bisa membuat apisan bahan pembuatan tanah kompos padat dengan mencampur kotoran kambing yang telah hancur bersama kapur pertanian, sekam, atau bekas gergajian hingga ketebalan campurannya mencapai 20-30 cm.
  4. Setelah itu siapkan ember yang sudah diisi dengan cairan EM4 sesuai dengan dosis dan tambahkan air secukupnya.
  5. Siram larutan EM4 tersebut pada campuran kotoran kambing yang sudah anda buat tadi dengan kadar mencapai 40%. Apabila ketika diremas segenggam campuran kotoran tersebut tidak ada air yang menetes, artinya komposisi air sudah pas.
  6. Lakukan pada arah sebaliknya juga, buatlah gunungan selebar terpal penutup yang telah anda siapkan.
  7. Tutup timbunan kompos dengan menggunakan terpal dan berikan beban di setiap sisinya agar terpal tidak terhempas oleh angin.
  8. Diamkan gunungan calon tanah kompos tersebut selama 1 minggu dan buka terpalnya agar bakap tanah kompos melalui proses airasi pada pengomposannya.
  9. Jika hawan panas keluar dari timbunan tersebut, hal ini menandakan bahwa proses pengomposan telah sukses.
  10. Untuk menghilangkan bau amoniak agar segera dapat anda gunakan, diamkan tanah kompos tersebut selama 3 minggu agar terkena angin.

Itulah cara membuat tanah kompos dari kotoran kambing yang dapat anda praktekan dirumah.

Manfaat Pupuk Kandang dari Kotoran Kambing

Selain itu, anda harus mengetahui apa saja manfaat penggunaan tanah kompos yang terbuat dari kotoran kambing. Berikut ini manfaatnya :

  • Ramah terhadap lingkungan sekitar karena terbuat dari bahan organik dan terbebas dari penggunaan bahan
  • bahan kimia yang berpotensi merusak alam
  • Lebih mudah diurai oleh tanah dan tidak merusak lingkungan sekitar
  • Menjaga kesuburan tanah anda hingga bertahun-tahun karena bahan organik yang digunakan sangat mudah diurai dan tidak meninggalkan komponen berbahaya pada tanah.
  • Mengurangi limbah peternakan yang dihasilkan oleh hewan ternak.
  • Melenyapkan potensi untuk munculnya patogen yang melekat dikotoran hewan ternak.

Cara Membuat Tanah Kompos dari Sampah Organik Rumah

cara membuat tanah kompos

Apabila anda mempunyai halaman yang cukup luas dan waktu luang, tentu tidak ada salahnya untuk membantu melestarikan lingkungan dengan cara mengolah sampah organik hasil produksi rumah tangga sendiri di rumah menjadi tanah kompos.

Mengolah tanah kompos sendiri dirumah dengan bahan sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga sehari hari mempunyai manfaat yang sangat banyak bagi lingkungan dan juga bagi sang pengolah. Yang pertama, mengolah sampah hasil produksi sendiri akan membantu mengurangi jumlah polutan sampah yang semakin bertambah setiap hari serta mencemari lingkungan karena tidak dibuang pada tempat yang semestinya.

Karena seperti yang kita ketahui, saat ini sampah merupakan salah satu penyebab utama terjadinya bencana banjir di berbagai daerah karena keberadaannya di sungai yang menghambat aliran air.

Mengolah sampah organik dengan mengubahnya menjadi tanah kompos juga akan membantu mengurangi pencemaran udara jika dibandingkan dengan pengolahan sampah yang biasa dilakukan masyarakat yaitu dengan cara membakarnya, sehingga udara di lingkungan sekitar kita pun akan menjadi lebih segar, bebas asap pembakaran, bebas polusi, dan menyehatkan tentunya.

Selain kedua manfaat yang telah dijelaskan diatas, tanah kompos yang telah dihasilkan juga dapat digunakan untuk bercocok tanam sehingga tanaman akan tumbuh dengan lebih baik dan akan menghasilkan produk yang lebih berkualitas dibandingkan sebelumnya.

Kita juga akan menghemat anggaran untuk pembeli pupuk jika kita bisa membuatnya tanah kompos sendiri. Yang paling penting, dalam proses pengolahan sampah menjadi tanah kompos ini tidaklah sulit. Bahan yang diperlukan juga mudah didapatkan di lingkungan sekitar.

Tahap Persiapan

Sebelum memulai peroses pengolahan sampah organik menjadi tanah kompos, terdapat beberapa hal yang harus anda persiapkan. Yang pertama, persiapkanlah tempat penampungan untuk proses pembuatan tanah kompos. Apabila anda mempunyai halaman yang cukup luas, maka tempat penampungan bisa berupa lubang galian tanah dengan kedalaman kurang lebih 50 – 100 cm.

Tempat penampungan juga dapat berupa drum kosong yang ditanam kedalam tanah sehingga dapat dengan mudah ditutup. Atau jika anda tidak punya halaman yang cukup luas, tempat penampungannya bisa berupa pot, kaleng bekas, ember plastik dan sejenisnya yang bisa menampung sampah organik anda.

Setelah tempat penampungan telah anda siapkan, hal kedua yang harus dilakukan adalah memisahkan semua jenis sampah yang setiap harinya anda produksi di rumah. Gunakanlah dua jenis tong sampah yang dapat menampung sampah organik dan non organik anda secara terpisah sehingga bahan baku pembuatan tanah kompos yaitu sampah organik akan lebih mudah didapatkan.

Kumpulkan juga dedaun kering yang biasanya mengotori halaman rumah anda sebagai bahan tambahan pembuatan tanah kompos. Akan lebih baik jika anda juga mengumpulkan kotoran hewan ternak agar kualitas pupuk kompos yang dihasilkan juga menjadi lebih baik. Tetapi hal ini hanya bersifat optional saja.

Jika anda memang tidak mempunyai hewan ternak dirumah yang dapat menghasilkan kotoran, pengolahan tanah kompos tanpa bahan kotoran hewan ternak juga tetap dapat dilakukan.

Cara Pengolahan

  1. Cacah semua sampah organik yeng telah anda kumpulkan menjadi potongan kecil-kecil. Jika ingin lebih simpel anda dapat menggunakan mesin pencacah kompos.
  2. Selanjutnya masukanlah sampah organik kedalam tempat penampungan yang sudah disiapkan sebelumnya.
  3. Secara berkala, taburkan juga sedikit tanah dan kotoran hewan atau bisa juga dengan menggunakan serbuk gergaji, atau kapur.
  4. Lakukan cara ini sampai tempat penampungan sampah terisi penuh, lalu tutup tempat penampungan tersebut dengan menggunakan tanah dan Jagan lupa untuk menandai permukaannya.
  5. Diamkan sampah selama kurang lebih tiga bulan agar proses pembusukannya bisa berlangsung dengan baik.
  6. Setelah tiga bulan berlalu serta kompos sudah cukup matang, bukalah kembali tempat penampungan sampah yang ditutup dengan menggunakan tanah.
  7. Jemurlah calon tanah kompos ini di bawah terik matahari hingga kandungan air yang ada didalamnya tersisa hanya sekitar 50 – 60% saja.
  8. Setelah itu, tanah kompos organik buatan sendiri pun sudah siap digunakan untuk berbagai keperluan bercocok tanam.

Cara Membuat Tanah Kompos dari Limbah Sampah Organik

cara membuat tanah kompos

Salah satu cara pengolahan sampah yang paling efektif adalah mengolah sampah menjadi tanah kompos. Pupuk organik ini merupakan hasil dari penguraian atau dekomposisi bahan organik yang dihasilkan oleh tanaman, hewan ternak, dan sampah organik yang dilakukan oleh mikroorganisme aktif seperti bakteri dan jamur.

Tidak semua sampah rumah tangga dapat di jadikan tanah kompos. Hanya sampah yang berasal dari dapur seperti sisa buah, sisa sayur, kulit buah, sisa makanan dan sampah kebun seperti dedaunan, dan rumput, yang bisa untuk dijadikan tanah kompos.

Sediakanlah wadah untuk pengomposan. Tempat pengomposan dapat berupa macam-macam, seperti lubang dalam tanah, bak, kotak kayu, drum, baskom, ember plastik, dan sebagainya. Dengan syarat, wadah yang anda gunakan tidak terkena hujan secara langsung. Jika wadah yang anda gunakan berupa drum atau baskom plastik, lubangilah pada bagian dasarnya sebanyak lima lubang lalu letakkan di atas susunan batu bata.

Langkah Membut Tanah Kompos dari Limbah Sampah

Berikut ini langkah-langkah pembuatan tanah kompos dari limbah sampah rumah tangga yaitu :

Pemisahan Sampah

Pisahkan seluruh sampah organik dari sampah anorganik. Sampah anorganik ini berupa plastik, kaleng, karet dan sejenisnya. Sedangkan sampah organik berupa kulit buah, sisa makanan, sisa sayuran dan sejenisnya. Sampah organik yang berukuran besar sebaiknya dicacah terlebih dahulu.

Pencampuran

Isilah wadah pengomposan dengan tanah kompos lama setinggi 1/3. Selanjutnya masukkanlah sampah dapur. Aduk semua bahan secara merata. Bahan bisa ditambah dengan serbuk gergaji atau pupuk kandang dan Tricholant (organisme perombak) limbah/ragi kompos. Tutup wadah tersebut dengan menggunakan karung/plastik.

Pematangan

Aduk sampah yang ada di wadah pengomposan setiap 7 hari, selama proses ini berlangsung suhu bahan berkisar 30-70 derajat celcius. Memasuki minggu yang ke-5 atau ke-6, tanah kompos sudah jadi dan siap digunakan. Ciri-cirinya adalah tidak beraroma busuk, berbau tanah, warnanya coklat kehitaman dan suhu tanah kompos bekisar 30-32 derajat celcius.

Pengayakan dan Pengemasan

Tanah kompos yang sudah jadi harus diayak untuk memperoleh hasil yang seragam. Setelah itu anda dapat mengemasnya dalam plastik.

Agar menghasilkan tanah kompos yang berkualitas baik, beberapa ciri fisik bahan yang dapat dilihat secara visual dan dapat kita rasakan, antara lain tanah kompos berwarna coklat agak kehitaman, tidak berbau busuk apa lagi menyengat, tetapi berbau tanah biasa, berbutir halus, lunak ketika dihancurkan dengan jari jemari tangan, selama dalam proses pengomposan, suhu bahan organik biasanya berkisar 30-70 derajat celcius, kelembaban bahan organik berkisar 40-60 derajat celcius, dan derajat kemasaman pH kompos berkisar antara 6,5-7,5.

Sekian Pembahasan saya mengenai cara membuat tanah kompos semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda.

Selamat Mencoba!!!