Cara Ternak Burung Puyuh di Masa Kini

Cara Ternak Burung Puyuh

Nah kali ini saya akan menjelaskan tentang cara ternak burung puyuh. Sama seperti burung lainnya, burung puyuh juga bisa di pelihara dalam kandang, meski aslinya burung puyuh merupakan burung liar yang hidup di hutan. Namun, meski begitu burung puyuh saat ini sudah banyak di pelihara untuk di ternakkan untuk di jual daging maupun telurnya.

Burung Puyuh

Ternak burung puyuh

Burung Puyuh ialah hewan unggas yang memiliki ukuran tubuh kecil dan gemuk. Berbeda dengan burung lainnya, Burung puyuh tidak membuat sarang di atas pohon namun bersarang di permukaan tanah. masyarakat sudah tidak asing lagi mendengar burung puyuh. Burung yang telurnya biasa di manfaatkan untuk bisnis terutama bisnis makanan.

telur burung buyuh sangat bermanfaat untuk kesehatan, juga memiliki rasa yang enak. Biasanya sebagai makanan pelengkap saat makan. Burung puyuh merupakan salah satu dari jenis unggas di Indonesia. Meski tergolong sebagai burung, namun burung puyuh tergolong burung yang sulit untuk terbang.

Memiliki ukuran tubuh kecil, gemuk dan kaki yang pendek. Pada dasarnya burung puyuh berukuran 19 cm, berbadan bulat, ekor yang pendek, memiliki paruh pendek dan kuat, serta berjari kaki sebanyak empat. Untuk warna, dominan berwarna cokelat kemerahan atau coklat kekuningan dihiasi corak yang khas sesuai jenisnya.

Baca juga : Cara Beternak Lovebird Burung Cantik Agar Cepat Bertelur

Soal jenis burung puyuh, terdapat beberapa jenis, setidaknya ada empat jenis yang ada di dunia. Keempat jenis burung puyuh itu di antaranya puyuh jepang, puyuh batu, puyuh gonggong jawa, dan bobwhite. Khususnya di Indonesia kebanyakan memiliki jenis gonggong jawa dengan corak variasi garis dan totol.

Namun banyak juga ternak burung puyuh di Indonesia yang menggunakan burung puyuh jepang. Karena berbeda dengan spesies puyuh lainnya, burung puyuh jepang mampu menghasilkan telur sekitar 310 per tahun dengan bobot telur sekitar 10 gram per butir telurnya.

Pada umunya, burung puyuh memakan biji-bijian, namun juga sering di jumpai burung puyuh yang makan serangga dan mangsa lain yang berukuran kecil. Burung puyuh lebih banyak hidup di permukaan tanah. Di alam liar, burung puyuh dapat bertahan hidup selama 3-5 tahun.keistimewan lain dari burung ini juga memiliki daya tahan yang tinggi terhadap penyakit.

Usaha ternak burung puyuh memang menjanjikan, karena burung puyuh dalam sekali bertelur mampu menghasilkan 10-20 butir telur. burung puyuh yang tidak produktif lagi dijual untuk di manfaatkan dagingnya.

Keunggulan Ternak Burung Puyuh

  • Modal yang cukup terjangkau
  • Bisa di pelihara di sekitar pekarangan rumah
  • Waktu pemeliharaan tergolong cepat
  • Burung puyuh memiliki daya tahan yang tinggi terhadap serangan penyakit
  • produksi daging dan telur cukup tinggi

Hal Yang Harus Dipersiapkan Dalam Ternak Burung Puyuh

1.  Kandang

Ternak burung puyuh

Cara budidaya ternak burung puyuh yang pertama adalah, kamu harus mempersiapkan kandang atau tempat untuk para burung puyuh nantinya. Untuk bentuk kandang dan material, kamu bisa buat menggunakan kayu atau kerangka baja ringan dengan desain seperti rak.

Pastikan, kandang burung puyuh memiliki kelembaban sekitar 30 hingga 80%, dengan suhu normal yakni sekitar 20-25 derajat Celcius. Penerangan juga di perlukan sekitar 25-40 watt pada waktu siang dan 40-60 watt pada waktu malam. Ada beberapa kandang yang harus di siapkan sebelum memulai usaha ternak burung puyuh.

Yang pertama adalah kandang untuk anak puyuh yang bisa menampung sekitar 100 ekor anak dalam satu kandang. Kemudian, untuk puyuh pertumbuhan puyuh yang di peruntukkan bagi puyuh berusia 3-6 minggu. Kandang indukan dan kemudian kandang pembibitan.

Agar burung puyuh petelur mendapat sirkulasi udara yang baik, usahakan cahaya matahari dapat langsung masuk ke kandang, maka dari itu kamu dapat menggunakan kawat strimin untuk dinding kandangnya. Kawat strimin ini bisa di jadikan dinding kandang adalah belahan bambu sekaligus dapat menghemat biaya.

Jika dinding kandang burung puyuh menggunakan bambu, jarak antara bambu harus benar-benar di perhatikan. Jangan terlalu renggang agar puyuh tidak dapat lari dari kandang serta tidak boleh terlalu rapat supaya sirkulasi udara tetap terjaga dengan baik.

Tempat pakan puyuh dapat ditempel di dinding luar dan dibuat memanjang sesuai ukuran kandang. Sementara untuk tempat minumnya bisa diletakkan di samping atau di belakang kandang.

Macam-Macam Kandang

a. Kandang untuk induk burung puyuh

Kandang ini sangat berpengaruh terhadap produktivitas dan kemampuan burung puyuh untuk menghasilkan telur yang berkualitas. Ukuran kandang yang di gunakan harus sesuai dengan jumlah burung puyuh yang akan di ternakkan.

b. Kandang untuk induk pembibit burung puyuh

Kandang ini di gunakan sebagai kandang untuk induk burung puyuh pembibit. Dengan begitu ini mempunyai ukuran dan bentuk yang sama seperti kandang induk puyuh.

c. Kandang untuk anak burung puyuh

Kandang bagi anak burung puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur 1 hari sampai dengan 1 bulan. Berfungsi untuk menjaga agar anak puyuh tetap terlindung dan mendapatkan kehangatan sesuai dengan kebutuhan.

D. Kandang untuk burung puyuh grower

Kanding ini adalah kandang untuk puyuh yang berumur 3-6 minggu.Ukuran kandang ini sama seperti kandang untuk induk pembibit.

Lokasi Kandang Yang Baik

Ciri-ciri lokasi kandang burung puyuh yang tepat:
  • Lokasi dekat dengan sumber air bersih
  • Jauh dari keramaian seperti, pasar, pabrik, jalan besar dan lainnya
  • Lokasi harus khususnya untuk jalur bisa di lalui transportasi
  • Lokasi yang di pilih harus bersih
  • Tidak banjir
  • Memiliki sirkulasi udara yang baik

2. Mempersiapkan Pembibitan

Setelah mempersiapkan kandang, cara budidaya ternak burung puyuh selanjutnya adalah dengan mempersiapkan bibit unggul untuk melakukan pembibitan. Pasalnya, jika kamu memilih indukan yang memiliki kualitas bagus, maka akan menghasilkan telur dan anakan yang berkualitas bagus pula.

Ternak burung puyuh

Untuk pemilihan bibit sendiri, kamu juga harus mengetahui bibit yang bisa di sesuaikan dengan tujuan budidaya, yang dibedakan menjadi 3 tujuan, yakni:

  • Pemilihan bibit unggul untuk tujuan budidaya burung puyuh, yang akan diambil telurnya saja untuk di konsumsi. Di sini kamu bisa pilih indukan burung puyuh betina yang bebas dari berbagai penyakit bawaan dan sehat.
  • Pemilihan bibit unggul untuk tujuan budidaya burung puyuh yang akan di produksi dagingnya saja. Kamu bisa memilih jenis indukan betina dan jantan yang sudah tidak produktif lagi menghasilkan telur.
  • Pemilihan bibit unggul untuk tujuan budidaya burung puyuh lebih mengoptimalkan produksi telur yang akan di tetaskan. Kamu bisa memilih indukan burung puyuh betina yang aktif dan bagus dalam kualitas produksi telurnya dan pejantan yang sekiranya matang atau siap untuk membuahi para burung puyuh betina.

Ciri-Ciri Bibit Puyuh Yang Berkualitas Bagus :

  1. Lincah dan aktif bergerak, jika bibit yang akan kita beli diam saja, kemungkinan sedang terserang penyakit.
  2. Bentuk tubuh si burung sempurna, simetris dan anggota tubuhnya lengkap.
  3. Warna bulunya cerah dan tidak terlihat kusam.
  4. Warna mata terlihat cerah
  5. memiliki nafsu makan yang baik

Cara Membedakan Puyuh Jantan Dan Betina:

  1. Bibit burung puyuh jantan memiliki benjolan di bagian pantat seperti kelereng,
  2. Sementara burung puyuh betina pantatnya tidak ada benjolannya,
  3. Bulu dada burung puyuh betina berwarna sawo matang dan terdapat garis atau bercak hitam,
  4. Sementara burung puyuh jantan tidak memiliki garis atau bercak hitam ditubuhnya,
  5. Burung puyuh jantan berkokok, sementara betinanya tidak berkokok, dan
  6. Bobot/postur tubuh yang betina lebih besar daripada tubuh jantan.

3. Pemeliharaan Burung Puyuh

Untuk melakukan cara budidaya ternak burung puyuh, kamu tidak hanya membiarkannya tumbuh sendiri tanpa di urus. Pasalnya, setelah kamu melakukan pembibitan dan burung puyuh telah melakukan perkembangbiakan, itu artinya kamu harus melakukan pemeliharaan terhadap burung puyuh dengan cara yang sederhana, yakni sebagai berikut :

a. Memperhatikan Kebersihan Kandang Dan Sanitasi

Kesehatan burung puyuh akan di pengaruhi dari tempat tinggalnya atau kandang yang akan di tempatinya. Dimana kamu harus memperhatikan kebersihan kandang dan selalu membersihkan kandangnya. Tidak hanya itu, bila perlu kamu juga melakukan proses vaksinasi, sehingga burung puyuh bebas dari berbagai macam penyakit.

b. Melakukan Kontrol Penyakit Terhadap Burung Puyuh

Nah, untuk hal ini kamu juga tidak boleh lengah. Jika perlu terus kontrol perkembangan mereka dan melihat adanya berbagai tanda-tanda mencurigakan yang menandakan para burung puyuh.

c. Asupan Pakan Dan Minum

Burung puyuh dapat di beri makan berupa jagung dan tepung. Untuk jenis puyuh anakan di beri makan 2 kali sehari, pagi dan sore hari. Sedangkan untuk jenis puyuh dewasa di berikan pakan sebanyak satu kali yakni pada pagi hari.

4. Jenis-jenis Pakan Burung Puyuh

Berikut ini adalah beberapa jenis pakan burung puyuh yang bernutrisi tinggi serta memiliki kualitas yang baik yang bisa anda berikan.

a. Jagung

Jagung termasuk salah satu jenis pakan yang sudah sering di berikan kepada burung puyuh. Biji jagung di dalamnya terdapat kandungan gizi yang baik dan pastinya juga terdapat kandungan karbohidrat sebagai salah satu sumber energi untuk tubuh burung puyuh.

Jagung kuning biasanya juga banyak di gunakan untuk pakan burung puyuh ini sebab memiliki nutrisi yang tinggi. Walaupun mengandung banyak nutrisi baik, penggunaan biji jagung pada umumnya akan di campur dengan jenis pakan lain untuk bisa mengefisiensikan biaya pengeluaran. Sebab, memang harganya cukup tinggi.

b. Dedak Padi

Jenis pakan burung puyuh petelur yang bisa anda berikan selanjutnya yaitu berupa dedak padi. Dedak padi atau yang pada umumnya disebut sebagai bekatul ini termasuk salah limbah hasil pengolahan padi untuk menghasilkan beras. Dedak padi di dalamnya juga terdapat kandungan protein serta sumber energi untuk burung puyuh. Akan tetapi,

sebaiknya di perhatikan apabila di berikan kepada burung puyuh yang masih muda. Hal ini sebab terdapatnya kandungan serat kasar yang ada pada dedak padi yang sulit dicerna oleh tubuh burung puyuh. Sebaiknya jenis pakan ini tidak di simpan terlalu lama, sebab mempunyai kandungan lemak tinggi yang dapat menagkibatkan bau yang tidak enak dan juga mengumpal.

c. Pollard

Tak hanya di berikan dedak padi, pollard atau dedak gandum ini juga dapat di jadikan sebagai salah satu dari beberapa jenis pakan burung puyuh petelur. Pollard juga mempnyai kandungan nutrisi seperti protein, lemak, serta serat yang kasar.

Walaupun didalam pakan ini terdapat kandungan nutrisinya cukup banyak, untuk penggunaan pollard perlu di batasi. Hal ini di sebabkan adanya kandungan serat kasar yang bisa mengakibatkan gangguan pencernaan yang ada pada burung puyuh.

d. Tepung tulang

Tepung tulang ternyata bisa di olah sendiri dengan bahan dasar sisa sisa dari pemotongan hewan. Untuk cara membuat tepung tulang yaitu dengan cara merebus tulang sampai sedikit lunak dan matang. Dan kemudian dikeringkan lalu digiling sampai benar-benar halus. Kamu bisa menggiling menggunakan mesin pembuat pakan ayam.

Tepung ini mempunyai kandungan nutrisi yang baik untuk di jadikan sebagai pakan burung puyuh petelur. Di antaranya yaitu seperti kalsium dan juga phospor. Tepung tulang ini hanya dijadikan sebagai pakan tambahan campuran pakan burung puyuh petelur saja.

e. Sorgum

Sorgum merupakan jenis pakan burung puyuh yang hanya ada di beberapa daerah tertentu. Pakan ini mempunyai kandungan protein yang lebih tinggi dari pada dengan biji jagung dan ada kandungan xantofilnya.

Walaupun kandungan nutrisinya tinggi, sorgum ini mempunyai kandungan antinutrisi di antaranya yaitu tanin yang menyebabkan protein menjadi sulit tercerna dengan baik. Untuk pemberiannya, sebaiknya anda semua pilih sorgum yang keadaannya tidak berwarna. Sebab, jika sorgum tersebut semakin berwarna maka semakin tinggi kandungan taninnya.

5. Proses Panen burung puyuh

Hasil panen ternak burung puyuh di bagi menjadi 2 bagian yaitu , hasil utama & hasil sampingan. Hasil panen utama dari beternak puyuh adalah telur dan daging burung puyuh. sedangkan hasil panen sampingan yaitu kotoran burung puyuh.

a. Panen Telur Burung Puyuh

Telur merupakan hasil utama dalam beternak burung puyuh. pada umur 36 hari biasanya puyuh sudah mulai memproduksi telur. namun baru pada umur 40 – 41 hari seluruh burung puyuh yang di ternakkan akan bertelur lebih setabil. Puyuh akan dipanen setiap hari dan panen telur biasanya dilakukan pada pagi hari dan sore hari.

Masa produktif burung puyuh dalam menghasilkan telur adalah selama 8 bulan. Pencapaian produksi telur dikatakan baik jika menyentuh kisaran 70 – 80% dari jumlah puyuh betina. Puncak produktivitas telur yaitu pada umur 2,5 – 6 bulan. dalam setahun seekor burung puyuh akan menghasilkan 150-280 butir telur.

b. Panen Daging Burung Puyuh

Daging puyuh merupakan hasil tambahan bagi para peternak yaitu dengan menjual burung puyuh yang sudah tidak produktif bertelur lagi atau dengan menjual burung puyuh jantan.

c. Panen Kotoran Burung Puyuh

Peternak dapat menjual kotoran burung puyuh ke petani / ke peternak ikan karena kotoran burung puyuh mempunyai kandungan protein yang sangat baik untuk pakan ternak / pupuk tanaman.

6. Tingkat Mortalitas

Persentase kematian burung puyuh secara kumulatif meningkat terus secara linier sampai umur 100 minggu, kemudian bergerak horizontal. Namun burung puyuh betina lebih banyak mati pada umur muda daripada jantan khususnya pada peternakan pembibitan.Burung puyuh jantan hidup lebih lama daripada betina.
Kematian  puyuh dipengaruhi oleh cara memelihara, makanan, pemberian makanan, sanitasi, temperatur, kelembaban, dan bibitnya. dengan ini mortalitas kelompok antar puyuh petelur akan berhubungan dengan produksi telur. Penurunan produksi telur karena rendahnya vitalitas. Mortalitas banyak terjadi setelah melewati puncak produksi.

Sekian dulu artikel saya tentang cara ternak burung puyuh dengan baik dan benar, semoga ini dapat membatu anda dalam beternak burung puyuh. Bila ada kata yang kurang berkenan di hati saya ucapkan mohon maaf sebesar besarnya,Mungkin hanya itu saja yang dapat saya sampaikan.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •