Pengajian Rutin Rumah Mesin

Rumah Mesin menggelar ” Pengajian Rutin Rumah Mesin “ di area Limasan Rumah Mesin, Jalan Parangtritis Km. 5,6 Bangunharjo Sewon, Bantul, DIY, Kamis (14/02/2019) pagi. Pengajian tersebut rutin diselenggarakan setiap hari Kamis dalam rangka meningkatkan spiritualitas manajemen, para karyawan, dan peserta magang CV. Rumah Mesin.

Pengajian kali ini diisi oleh Ustadz Dudi M. Rosyadi S.Ag. dengan materi kajian tafsir Al-Qur’an khususnya ayat-ayat Al-Ma’surat yang kita baca sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut Ustadz Dudi menyampaikan beberapa pesan untuk para karyawan. Yang pertama adalah adanya korelasi nilai religiusitas terhadap etos kerja. Beliau mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas kita maka etos kerja kita juga akan lebih baik.

“Meskipun sibuk bekerja kita tidak boleh melupakan sholat. Kalau bisa selesai sholat dhuhur kita sempatkan untuk membaca Al-Qur’an meskipun hanya sebentar,” tuturnya.

Beliau tak henti-hentinya mengingatkan kita akan kematian. Tiket kematian itu sudah kita pegang. Hanya menunggu antrian saja. Karena kematian itu bisa mendatangi siapa saja, kapan saja, di mana saja, serta tidak memandang tua maupun muda. Oleh karena itu kita harus selalu mempersiapkan diri.

Ustadz Dudi juga menyampaikan tentang pentingnya menjaga kesehatan, terlebih tentang gaya hidup terhadap makanan yang saat ini sudah mulai tidak sehat, dimulai dari junk food dan penggunaan bahan-bahan kimia. Karena makanan-makanan tersebut tidak baik untuk kesehatan kita. Beliau menghimbau untuk memakan real food atau makanan yang tidak diolah dengan campuran-campuran bahan kimia.

“Yakinlah bahwa Allah menciptakan tumbuh-tumbuhan tidak untuk membuat kita sakit. Tapi kalau kita sakit itu karena ulah tangan kita sendiri. Karena sehat itu mahal harganya,” tutur Ustadz Dudi.

Di penghujung kajian, Ustadz Dudi menyampaikan 3 hal yang harus dilakukan untuk hidup yang lebih baik. Pertama, kita harus mengubah pola pikir kita. Ubah pola pikir untuk selalu berfikir positif baik terhadap orang, pekerjaan dan terlebih kepada Allah S.W.T.

Kemudian kita harus meniatkan kerja karena Allah. Dan yang ketiga kita harus mensyukuri semua nikmat yang diberikan Allah SW.T. kepada kita. Dengan 3 hal tersebut akan terjadi balance dalam kehidapan sehari-hari baik terhadap pekerjaan maupun ketenangan hati.

Tepat pukul 08.00 WIB “Pengajian Rutin Rumah Mesin” ditutup dengan doa kaffaratul majlis oleh Ustadz Dudi. Pengajian berjalan dengan lancar dan para karyawan kembali ke divisinya masing-masing untuk kembali bekerja.