Mesin Pengaduk Pakan Ternak / Konsentrat Terbaru 2021

Mesin Pengaduk Pakan Ternak

Mesin Pengaduk Pakan Ternak

Mesin pengaduk pakan ternak atau mixer pakan ternak adalah alat pencampur konsentrat pakan ternak bahan kering berbentuk butiran dan aneka adonan kering dalam jumlah banyak yang biasanya digunakan untuk pengaduk pakan ternak. Meskipun mesin pengaduk pakan ternak ini dirancang khusus untuk mencampur aneka jenis bahan berbentuk butiran atau tepung sekaligus.

 

A. Mesin Pengaduk Konsentrat Pakan Mixer Pakan Ternak Ternak Model Vertical

Mesin Pengaduk Pakan Ternak

Harga Mesin Pengaduk Pakan Ternak Vertikal

Rp. Call

Spesifikasi :

Model:Vertical Mixer.
Dimensi Mesin:700 mm x 500 mm x 1500 mm.
Penggerak:Motor Listrik
Daya Power: 5 HP 1 Phase.
Tegangan Listrik:220 V.
Frekuensi Listrik:50 Hz / 60 Hz.
Kapasitas Proses:100 Kg / Proses.
Bahan Material:Plateser ( Atau Sesuai Kebutuhan Dan Permintaan ).
  • Fungsi : Sebagai Pencampur Pakan Bahan Kering Berbentuk Butiran Dan Aneka Adonan Kering Dalam Jumlah Banyak Yang Biasanya Digunakan Untuk Pakan Ternak.

 

B. Mesin Pengaduk Konsentrat Pakan ternak model Horizontal

Mesin pengaduk pakan ternak horizontal

Harga Mesin Pengaduk Pakan Ternak Horizontal

Rp. Call

Spesifikasi :

Dimensi Mesin:1030 x 1020 x 1220 mm.
Kapasitas Proses:100 Kg / Proses.
Daya ( Power ):12 PK.
Energi Yang Digunakan:Solar.
Penggerak:Diesel.
Fungsi:Mencampur Dan Mengaduk Bahan Pakan ternak

 

Video Mesin Pengaduk Pakan Ternak Mixer Pakan Ternak Vertikal

 

Info Pemesanan Mesin Pengaduk Pakan Ternak / Konsentrat

Rumah Mesin – Pusat Distributor Alat Dan Mesin Kebutuhan Usaha Anda.

Kantor & Workshop:Jl. Parangtritis Km 5,6 Sewon, Bantul, Yogyakarta.
Call Center:0274 287 1809.
SIMPATI:0812 2222 9224 / 0812 2447 4411.
XL:0878 3336 8884 / 0877 3424 1313.
MENTARI:081 666 9383.

 

RUMAH MESIN menyediakan Mesin Pengaduk Pakan Ternak Kosentrat atau Mixer Pakan ternak yang akan membantu mempermudah anda dalam mengaduk / mencampur pakan ternak anda.

Kami siap membantu anda dalam mengembangkan usaha anda dengan menyediakan Mesin Pengaduk Pakan Ternak mixer yang dapat menunjang kegiatan usaha anda. Kenapa Harus Kami ? Kami adalah perusahaan penyedia / pembuat alat – alat / mesin – mesin yang terpercaya.

Selain pakan ternak mixer, ada juga mesin lain seperti mesin – mesin industri, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, konstruksi, UMKM, dan lain – lain. Mulai dari mesin sederhana hingga mesin – mesin industri besar, seperti Mesin Pengaduk Pakan Ternak.

Layanan kami untuk anda adalah memberikan training dalam mengoperasikan mesin – mesin dari kami secara langsung di Workshop kami.

Rumah Mesin hanya akan memberikan mesin – mesin yang berkualitas untuk anda. Karena mesin – mesin kami dibuat oleh tenaga ahli kami sendiri, dan sudah melewati Quality Control.

Serta bisa anda coba sebelum anda bawa pulang. Sehingga anda akan merasa puas dengan pelayanan kami, karena kepuasan pelanggan adalah prioritas kami.


Definisi konsentrat

Konsentrat termasuk pakan ternak mixer yang sangat bergizi yang terdiri dari beberapa campuran bahan pakan dengan perbandingan jumlah dan kandungan nutrisi yang seimbang. Konsentrat juga dibuat dari berbagai bahan pakan lokal dengan harga murah, mudah didapat, dan berkualitas baik.

Fungsi konsentrat

Konsentrat berfungsi sebagai pakan tambahan untuk melengkapi pakan dasar (pakan fiber/rumput spring feed)
  • Sebagai sumber protein
  • Untuk sumber energi
  • Dan untuk pakan tambahan
Agar berfungsi optimal, pakan pekat harus terdiri dari: pakan dengan kandungan protein tinggi, pakan dengan kandungan energi tinggi dan pakan dengan sumber vitamin dan mineral.
Fokus Pada Langkah :

1) Penentuan Nilai Gizi / Nutrisi

Kandungan Nutrisi Yang Ideal Untuk Konsentrat Adalah:
  • Kadar air maksimum: 12%
  • Protein kasar minimal 12%
  • lemak mentah maks. 6%
  • SK maks 12-17%
  • Abu maks. 10%
  • TDN min. 64%

2) Penentuan Formula Bahan Awal

Formulasi konsentrat dapat sangat bervariasi tanpa benar-benar mempengaruhi produktivitas ternak. Yang perlu diperhatikan adalah keseimbangan unsur hara, ketersediaan, kandungan unsur hara, harga, adanya faktor pembatas/zat toksik/anti hara.
Pakan yang imbang tak hanya musti memenuhi kebutuhan nutrisi ternak kita, tapi juga harganya musti murah, sehingga kita sebaiknya menggunakan bahan pakan lokal yang tersedia. Hindari atau minimalkan bahan pakan yang berasal dari luar daerah yang biasanya mahal karena tambahan biaya transportasi, namun bisa digunakan saat harga sebenarnya murah. Optimalisasi penggunaan bahan pakan dari limbah pertanian, perkebunan dan agroindustri seharusnya tidak hanya menekan biaya ransum, tetapi juga mencapai produktivitas yang optimal.

Proses Pencampuran Bahan

Bahan-bahan tersebut dicampur secara homogen sehingga ternak mendapatkan kandungan nutrisi yang merata. Untuk itu, semua bahan dicari dalam bentuk tepung agar lebih mudah untuk dicampur.

Cara Sederhana Mengaduk Dengan Sekop  Adalah Sebagai Berikut:

  • Timbang semua bahan yang diperlukan sesuai dengan formula untuk membuat bahan pakan
  • Lakukan pencampuran awal untuk bahan-bahan yang datang dalam jumlah kecil
  • Buat tumpukan material berbentuk piramida, dengan jumlah material terbesar didistribusikan di lantai terlebih dahulu dan kemudian dilapisi dengan jumlah material yang lebih sedikit.
  • Lakukan ini satu per satu hingga semua bahan membentuk lapisan, dari yang terbesar hingga yang terkecil.
  • Tumpukan bahan diaduk rata dengan sendok.
  • Perhatikan apakah bahan-bahannya tercampur dengan baik.
  • Konsentrat siap digunakan atau dikemas.
Prinsip pengemasan adalah dengan mudah menangani, menyimpan dan menghindari produk sehingga setelah pencampuran konsentrat dikemas dalam kantong dan disimpan di gudang. Usahakan ruangan di gudang tidak lembab dan ada sirkulasi udara yang baik.

Bagaimana Cara Memberikan Konsentrat?

Penggunaan konsentrat untuk ternak sapi adalah 25% dari bahan kering ransum sesuai dengan kondisi fisiologis ternak, dan untuk kambing konsentrat diberikan 0,5-1,5% dari bobot badan dan diutamakan pada fase kebuntingan, laktasi, dan untuk Tiang.

Bahan Pakan Ternak

Ada banyak jenis bahan makanan yang dapat digunakan dalam pakan ternak. Namun secara umum bahan pakan terbagi menjadi 5 jenis yaitu pakan mentah, pakan yang diperkaya/konsentrat, mineral, vitamin dan feed additive.

1. Hijauan Kasar

Pakan kasar adalah pakan yang memiliki volume besar, tetapi berat satuan volume individunya kecil. Makanan yang mengandung pakan kasar dapat berasal dari pakan, antara lain:
Rumput, bisa berupa rumput lapangan, rumput tanaman, rumput nyengir, rumput bengal, jonograss koloni, rumput tuton.
Daun legum.
Tanaman yang tersisa seperti jerami, jerami padi, jerami kedelai, batang jagung dan jerami kacang tanah.
Hijauan yang diperoleh dari pakan hijauan memiliki kandungan serat kasar sekitar. 18%, tetapi kandungan energinya rendah. Sumber pakan yang baik adalah pakan yang mengandung protein kasar hingga 20% dari berat kering total, seperti kacang-kacangan/kacang-kacangan.
Sebaliknya, pakan yang terbuat dari sisa panen seperti jerami hanya memiliki kandungan protein kasar sekitar 3 – 4% bahan kering. Hewan ternak seperti sapi hanya dapat menghasilkan 70% dari kapasitasnya dari hijauan hijauan yang diperoleh dari daun dan rumput berkualitas tinggi.
Namun pakan mentah sangat diperlukan bagi ternak ruminansia karena memiliki kandungan serat mentah yang tinggi, yang diperlukan untuk merangsang rumen dan menentukan kadar lemak susu.

Spesies Rumput Terkemuka Untuk HIidangan Hijau

1) Rumput Gajah

Rumput gajah toleran terhadap berbagai jenis tanah. Selain itu, rumput gajah dapat tumbuh dari dataran rendah sampai dataran tinggi, tahan terhadap lingkungan yang beriklim sedang dan curah hujan yang cukup, menyukai tanah lempung yang subur, namun tidak tahan terhadap banjir.

2) Rumput Bengal

Untuk jenis rumput bengal ini yang memiliki ciri-ciri abadi, batangnya kuat dan tegak, membentuk rumpun dengan akar yang membentuk serabut dalam. Ini memiliki bunga hijau atau ungu. Selain itu, rumput bengal yang tumbuh pada permukaan dataran rendah hingga dataran tinggi 0 – 1200 meter di atas permukaan laut.

3) Rumput Raja

Untuk rumput raja biasanya dikembangkan dengan stek atau tiang dan dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan tanah ringan sampai berat. Namun rumput raja yang bisa hidup dan tumbuh di dataran 0-3000 meter di atas permukaan laut dengan curah hujan tahunan 1000 meter atau lebih.
Dengan menggunakan fitur rumput kerajaan termasuk batang berdaun tunggal, persegi dan silinder, akar berserat, dan tumbuh di daerah kering. Yang memiliki struktur daun yang kasar, batang yang keras dan tebal. Dari bentuk daunnya panjang, dengan permukaan daun yang lebar.

4) Rumput Meksiko

Yang seperti namanya, gulma ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah. Namun yang bisa hidup di daerah tropis lembab dan juga di daerah subtropis dengan tanah yang berair dan memiliki ciri daun yang lebih lebar dari jenis rumput lainnya, dengan daun panjang sekitar 1,5 meter dan lebar daun sekitar 10 sentimeter.
Untuk rumput Meksiko dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki tanah dengan struktur sedang atau berat, hingga 1200 meter di atas permukaan laut dan curah hujan 2000 meter per tahun.

5) Rumput Setaria

Rumput setaria, atau sering juga dikenal sebagai rumput timothy emas, berasal dari Afrika dan memiliki siklus hidup parenial. Ciri-cirinya tumbuh menjadi jumbai yang kuat dan lebat dengan daun yang lebar dan sedikit berbulu di atasnya.
Rumput setaria, bila sudah cukup umur, bisa mencapai ketinggian 180 sentimeter. Memiliki karakter yang tahan terhadap lingkungan kering dan berdiri. Dapat hidup di dataran setinggi 1000 kaki, dengan curah hujan 25 inci/tahun.
Oh ya, untuk mempermudah memberi makan rumput sapi, pertimbangkan untuk menggunakan pencacah rumput untuk mengecilkan rumput. Keuntungannya adalah sapi mudah mencerna rumput yang dikonsumsi.

2. Pakan penguat (konsentrat)

Pakan penguat atau pakan konsentrat adalah pakan ternak dengan kandungan serat kasar yang rendah, di bawah 18%. Nutrisi utama dari pakan konsentrat adalah energi dan protein. Ada dua konsentrat yang berbeda, yaitu konsentrat sebagai sumber energi dan sebagai sumber protein.
Konsentrat sumber energi adalah konsentrat dengan kandungan protein kurang dari 20%. Sebaliknya, konsentrat sumber protein adalah konsentrat dengan kandungan protein lebih dari 20%.
Konsentrat adalah bahan pakan yang diberikan bersama-sama dengan bahan pakan lainnya untuk meningkatkan kandungan gizi pakan yang dicampur sebagai pakan pelengkap.
Untuk mempertahankan produksi susu sapi, peternak sapi perah terutama harus menggunakan pakan konsentrat sebagai pakan. Hal ini dikarenakan sapi yang diberi pakan hanya menghasilkan susu 30% lebih sedikit dibandingkan sapi yang diberi pakan yang juga ditambah dengan konsentrat.
Karena sapi tidak mampu mengkonsumsi hijauan kasar sesuai dengan kebutuhan energinya. Untuk menyediakan energi, maka perlu ditambahkan pakan konsentrat. Konsentrat kaleng dari

Dari Hewan:

  • Tepung daging
  • Tulang
  • Tepung darah
  • Juga Tepung bulu
  • dan Tepung cacing
  • Hasil samping dari pengolahan ikan, yaitu tepung ikan
  • Produk sampingan susu seperti lemak susu dan susu bubuk skim.
Pakan konsentrat untuk pakan ternak dicirikan oleh jumlah protein berkualitas tinggi yang relatif besar dan kandungan mineral yang relatif tinggi. Mengandung lebih dari 47% protein, lebih dari 1% mineral Ca, lebih dari 1,5% P dan kurang dari 2,5% serat kasar.

Dari Tanaman:

  • Tanaman pertanian seperti kedelai, kacang hijau, jagung dan lain-lain.
  • Sisa agribisnis seperti bungkil kelapa / kelapa sawit, tepung wijen, tepung kedelai, inti sawit, biji gom, tumit tahu, dedak sekam dan lain-lain.
Pakan konsentrat tinggi energi dan protein. Kelompok dengan kadar tertinggi adalah jagung, serealia, sorgum dengan SE dan TDN tinggi, kadar serat kasar rendah, kadar protein kasar sedang dan kadar mineral bervariasi.
Pakan konsentrat yang berasal dari tumbuhan mengandung protein 47%, mineral Ca kurang dari 1%, P kurang dari 1,5% dan serat kasar lebih dari 2,5%.
Untuk mencapai tujuan yang diinginkan, 2 hal berikut harus diperhatikan saat menggunakan pakan konsentrat:
  • Dalam pemberian pakan konsentrat harus memperhatikan kebutuhan nutrisi ternak dan tidak memberikan pakan konsentrat terlalu banyak, karena pakan konsentrat hanya sebagai penyegar atau pakan tambahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.
  • Pemberian pakan konsentrat harus sesuai dengan keseimbangan kuantitas produksi, susu atau daging.

3. Pakan yang Difermentasi

Pakan fermentasi merupakan hasil proses amoniak atau sering disebut dengan istilah fermentasi. Tujuan pembuatan pakan fermentasi adalah untuk memaksimalkan kandungan nutrisi pakan atau bahan pakan lainnya sehingga dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa mengurangi jumlah nutrisi.
Kebutuhan nutrisi dan gizi terpenuhi, maka banyak efek positif yang dicapai. Kualitas ternak akan semakin baik, yang tentunya akan mempengaruhi nilai jual ternak tersebut.
Penggunaan proses fermentasi membuat penyediaan pakan ternak lebih efisien. Adapun sifat-sifat pakan fermentasi, seperti kenaikan suhu, perubahan warna dan pelapukan/menjadi lebih empuk.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang pakan ternak fermentasi, cara membuat pakan ternak fermentasi sendiri dan cara memberikan pakan yang benar untuk ternak Anda, Anda dapat mengunjungi artikel Fermentasi Pakan Ternak.

4. Mineral

Mineral atau zat garam diperlukan untuk sapi perah. Zat-zat anorganik seperti: kalsium, kalium, besi, fosfat, natrium, magnesium dan lain-lain adalah semua jenis zat yang dibutuhkan tubuh hewan ternak.
Selain beberapa pakan ternak, diperlukan tambahan mineral, namun tidak semua, karena sebagian besar mineral tersebut dapat diperoleh dari bahan pakan yang disediakan. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui kandungan pakan ternak yang diberikan, apakah cukup untuk kebutuhan mineral hewan ternak atau tidak.

5. Vitamin

Vitamin penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan menjaga fungsi alami sistem tubuh hewan.
Ada dua kelompok vitamin yang dibutuhkan tubuh hewan ternak, yaitu vitamin yang larut dalam air, antara lain vitamin B kompleks, B6, B12, C, biotin, kholin, inondol, niasin. Dan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E dan K.
Meskipun hanya sedikit vitamin yang dibutuhkan, hal ini tidak boleh diabaikan karena tidak semua bahan pakan mengandung vitamin lengkap. dan bahkan mati. .

6. Pakan pelengkap

Adalah pakan yang hanya digunakan sebagai suplemen dan bukan sebagai makanan pokok hewan ternak. Pakan pendamping ASI yang dimaksud adalah produk yang tidak bergizi tetapi bermanfaat untuk menjaga kesehatan, mencegah penyakit, atau menyembuhkan hewan ternak. Diantaranya antibiotik, antitoksin, obat cacing, hormon dan lain-lain.
Pemberian antibiotik sendiri bertujuan untuk mengubah keseimbangan bakteri dalam saluran pencernaan hewan ternak. Keseimbangan antara bakteri menguntungkan dan bakteri berbahaya mencegah produksi ternak turun.
Semoga setelah mempelajari 5 jenis bahan pakan di atas dapat bermanfaat dan menjadi tambahan informasi bagi anda para breeder yang belum terlalu paham dengan jenis-jenis pakan.
Nah, jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang jenis pakan ternak apa yang benar dapat meningkatkan pertumbuhan, perkembangan dan penggemukan sapi, Anda bisa mempelajarinya di artikel Pakan Sapi.