Awal bulan Februari 2019 lalu Rumah Mesin meresmikan Smoking Area di ruangan Departemen Produksi. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bapak Mansur Mashuri selaku Direktur Rumah Mesin.

Pembangunan Smoking Area ini diperuntukkan bagi karyawan yang merokok agar ke depannya tidak lagi merokok sambil bekerja. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya bahaya seperti kebakaran saat terjadi percikan api dari puntung rokok akibat kelalaian mereka.

“Untuk karyawan yang merokok sudah disediakan tempat yang bagus dan nyaman. Semoga tempat ini dapat berguna. Harapannya ketik karyawan bekerja, tidak lagi membawa rokok dan bisa fokus pada pekerjaan”, tutur Direktur Rumah Mesin.

Selain untuk mencegah kebakaran, tujuan dari pembangunan Smoking Area ini adalah karena alasan kesehatan. Area produksi merupakan area yang selalu berhubungan dan mesin las sehingga menghasilkan debu.

Manajemen tidak ingin karyawannya jatuh sakit akibat debu tersebut ditambah dengan debu sisa rokok.
Adanya Smoking Area ini telah membawa perubahan karyawan ke arah yang lebih positif.

“Dulu karyawan khususnya dari departemen produksi mayoritas perokok berat.Tapi dengan dibangunkan ruangan ini alhamdulillah sudah mulai berkurang. Sebelum dibangunkan ruangan ini, dulu ada salah satu karyawan yang satu hari itu habis 3 bungkus rokok, tapi sekarang sudah berhasil mengurangi menjadi 1 bungkus rokok sehari”, jelas Hujaemi selaku Manajer Produksi.