Pembuatan briket sekam padi sekarang banyak diminati mengingat banyaknya limbah hasil penggilingan padi yang merusak lingkungan.

 

Sekilas Tentang Sekam Padi

briket sekam padi

Sekam padi sering diartikan sebagai bahan sisa atau bahan sisa dari proses penggilingan padi. Proses perusakan secara alami berlangsung lambat, sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar tetapi juga mengganggu kesehatan manusia.

Di setiap penggilingan padi akan selalu ada tumpukan, bahkan gundukan sekam semakin tinggi. Saat ini penggunaan sekam padi masih sangat sedikit, sehingga sekam tetap menjadi bahan limbah yang mengganggu lingkungan.

Sekam padi terdiri dari lapisan keras yang meliputi kariopsis yang terdiri dari dua bagian yang disebut lemma dan palea yang saling bertautan satu sama lain. Dalam proses penggilingan padi sekam akan dipisahkan dari bulir padi dan menjadi bahan sisa atau limbah penggilingan.

Struktur sekam padi memiliki empat lapisan, yaitu epidermis terluar yang melayani epidermis, skelerenkim, parenkim spongi, epidermis paling dalam.

Dari empat lapisan di atas sekam padi, terdapat silikon yang dominan pada kedua lapisan epidermis yang berfungsi sebagai pengeras dan pelindung gabah terhadap jamur.

Sifat kimia beras pada umumnya terdiri dari komponen organik dan anorganik. Komponen organik meliputi karbohidrat yang didominasi oleh selulosa dan hemiselulosa.

 

Pemanfaatan Limbah Sekam Padi

Limbah padi berupa sekam banyak terdapat di areal lumbung padi. Selain banyak digunakan untuk media tanam, sekam padi dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif dengan teknologi sederhana yang dapat digunakan sebagai bahan bakar briket.

Selain bahan bakar, briket arang sekam juga mudah dibuat dan memiliki peluang ekonomi yang bagus.

Sekam padi merupakan lapisan yang keras, termasuk kariopsis, terdiri dari bagian lemma dan palea yang saling bertautan, biasa ditemukan di daerah penggilingan padi. Dari proses penggilingan padi, biasanya 20-30% sekam, 8-12% dedak, dan 50-63,5% beras giling dari berat gabah awal.

Sekam padi sering diartikan sebagai bahan limbah atau limbah dari penggilingan padi, keberadaannya cenderung meningkat yang mengalami proses perusakan secara alami dan lambat, sehingga dapat mengganggu lingkungan serta kesehatan manusia.

Sekam memiliki berat jenis 125 kg / m3, dengan nilai kalor 1 kg sekam padi 3300 k. Kalori dan dari segi komposisi kimianya, sekam mengandung karbon (arang) 1,33%, hidrogen 1,54%, oksigen 33,645, dan Silika (SiO2) 16,98%, artinya sekamnya dapat digunakan sebagai bahan baku industri kimia dan sebagai sumber energi panas untuk kebutuhan manusia.

Baca Juga : Membuat Briket Arang Tempurung Kelapa, Manfaatnya Luar Biasa

 

Pembuatan Briket Sekam Padi

briket sekam padi

Pembuatan briket ada bermacam macam. Mulai dari membuat briket arang, tempurung kelapa, serbuk kayu, hingga sekam padi.

Pembuatan briket arang sekam membutuhkan proses tiga tahap. Proses pertama adalah membuat alat untuk memulai sekam padi (cerobong asap). Kedua adalah pembuatan arang sekam padi. Proses terakhir adalah pengolahan arang sekam menjadi briket sebagai bahan bakar arang sekam padi.

1. Pembuatan Alat (Cerobong)

Bahan dan Alat Cerobong Asap:

  • Seng berukuran 70 × 150 cm
  • Kawat untuk mengikat
  • Paku besar (paku paku)
  • Palu
  • Meteran

Cara Membuat Cerobong Asap:

  1. Buat lubang pada seng yang sudah disiapkan dengan jarak antar lubang kurang lebih 10 cm, yang hanya dilubangi setengahnya atau seluas 70 × 100 cm. Lubang ini berfungsi untuk mengeluarkan panas dari bahan bakar yang masuk ke dalam tumpukan sekam padi, tanpa harus sekam secara langsung.
  2. Setelah selesai membuat lubang pada seng tersebut, gulung seng tersebut sehingga menjadi seperti cerobong asap, ikat erat dengan kawat. Kemudian cerobong asap yang dihasilkan akan setinggi 150 cm.
  3. Sisi bawah dilubangi 100 cm, lubang ini dimaksudkan sebagai perantara api.

2. Pembuatan Arang Sekam Padi

Bahan:

  • Sekam padi kering, sebagai bahan dasar.
  • Cerobong asap, sebagai media pembakaran sekam.
  • Kayu bakar, sebagai bahan bakar dalam proses pengarangan sekam.

Cara Membuat Arang Sekam Padi:

  1. Siapkan sekam padi, serabut kelapa atau koran, sapu lidi, korek api dan sedikit minyak tanah. Pilih lokasi pembakaran yang jauh dari perumahan atau jalan raya, karena sistem pembakaran sekam akan menimbulkan asap tebal. Sebaiknya alas pembakaran dibuat dari lantai keras yang tahan panas, atau tutupi bagian bawahnya dengan plat seng sebelum sistem pembakaran. Ini untuk memudahkan ekstraksi arang sekam.
  2. Berdirilah cerobong asap pada permukaan tanah yang rata dan berikan penyangga di sekitar cerobong agar berdiri tegak dan kuat.
  3. Letakkan serabut kelapa atau koran di lubang cerobong asap.
  4. Tuang sekam yang telah disediakan di sekitar cerobong asap, sehingga bentuknya seperti gunung berapi.
  5. Bakar serabut kelapa atau koran jika sulit, anda bisa menambahkan sedikit minyak agar mudah gosong.
  6. Api di cerobong asap akan menyebar melalui lubang yang dibuat sebelumnya dan menyebar melalui sekam.
  7. Jika bagian atasnya berwarna hitam / gosong, aduk dari atas ke bawah agar bisa merata.
  8. Proses pembakaran ini bertujuan agar sekam padi berubah hitam menjadi arang bukan abu, sehingga sistem pembakaran harus selalu diawasi.
  9. Jika sudah menghitam rata / berubah menjadi air, matikan arang dengan cara menuangkan air. Ingatlah selalu apinya benar-benar padam

3. Membuat Briket Sekam Padi

Karena kandungan selulosa yang tinggi pada sekam, sekam dapat memberikan sistem yang merata. Agar diversifikasi penggunaannya mudah, sekamnya harus diubah menjadi briket arang terlebih dahulu.

Bahan:

  • Arang sekam padi
  • Perekat (tanah liat / pati)
  • Pipa bambu / paralon (diameter 10 cm, tinggi 7 cm)
  • Media pengeringan: papan / kayu / kawat strimin

Cara Membuat Briket Sekam Padi:

  1. Encerkan 1 bagian tanah liat / pati dengan 9 bagian air
  2. Ambil 1 bagian larutan yang terbentuk kemudian tambahkan 7 bagian arang sekam padi
  3. Aduk hingga merata menjadi adonan yang siap dicetak
  4. Masukkan adonan kultur penduduk ke dalam bambu / pipa lalu dipadatkan
  5. Keluarkan briket yang sudah padat dari pipa bambu / paralon slow-slow
  6. Keringkan hasil cetak
  7. Papan briket dengan rapi di atas permukaan pengering / kayu
  8. Jemur secara merata hingga benar-benar kering dan kandungan airnya hilang
  9. Pengeringan yang lama tergantung kondisi cuaca

Selain dengan cara diatas, anda juga bisa menggunakan mesin briket agar pekerjaan anda lebih efisien. Dibawah ini video cara pengoperasiannya. Check it out!!

4. Penggunaan Briket Sekam Padi

Bahan:

  • Kompor briket
  • Briket arang
  • Minyak tanah / kayu / kertas sebagai pemicu kebakaran

Cara Penggunaan Briket Sekam Padi:

  1. Siapkan kompor briket
  2. Atur briket di tengah kompor
  3. Nyalakan api dengan kayu atau kertas yang dibasahi minyak tanah
  4. Tunggu kondisi nyala api stabil
  5. Kompor siap digunakan

 

Keuntungan Menggunakan Briket Sekam Padi

Penggunaan sekam sebagai bahan bakar akan menguntungkan:

  • Mengurangi biaya pengeluaran untuk membeli bahan bakar rumah tangga petani
  • Memanfaatkan limbah pertanian yang selama ini terbuang percuma sebagai bahan bakar
  • Sebagai media tanaman hortikultura khususnya tanaman hias
  • Memperoleh nilai tambah dari hasil sampingan beras
  • Menjaga kebersihan lingkungan dari timbunan sampah
  • Tahapannya, agar petani tidak mengharapkan hasil dari beras saja tetapi bisa mengolah sekamnya menjadi produk yang bernilai ekonomis
  • Tidak menghasilkan asap dan bau. Agar kita bisa memasak dengan aman dan nyaman

 

Penggunaan Sekam Padi

Sekam Padi adalah kulit beras setelah diambil bijinya. Sekam merupakan hasil samping penggilingan selain dedak padi. Di negara kita, sekam padi banyak yang terbuang karena gerbang limbah, terutama di sentra pertanian. Kalaupun dijual, harganya murah. Biasanya sekam diambil oleh industri batu bata untuk bahan bakar.

Kini sekam padi banyak dicari oleh para petani sebagai media tanam. Sekam padi memiliki kelebihan sebagai media tanam antara lain karena bentuknya seperti perahu dan memiliki sekam, sehingga tahan hara lebih lama. Disamping itu sekam padi memiliki manfaat, diantaranya:

1. Memperbaiki Struktur Tanah dan Meningkatkan Porositas

Campur sekam padi dengan media tanam (khusus untuk pot / polybag). Kemudian tanah akan memiliki sifat gembur dan keropos.Tanaman menyuakai tanah yang gembur. Hal ini dikarenakan tanah memiliki banyak rongga untuk perkembangan akar.

2. Sebagai Penawar Siput dan Bekicot

Siput adalah musuh muda. Begitu juga siput. Siput juga masih termasuk jenis siput, tetapi tidak memiliki rumah. Orang yang memakai jarum suntik mengira itu lintah, padahal sebenarnya bukan. Siput dan siput menyerang pada malam hari dengan memakan tanaman muda.

Untuk melawan serangan mereka, taburkan sekam di sekitar tanaman. Dijamin mereka tidak berani menjarah hasil panen Anda. Perut empuk mereka tidak bisa melewati sekam padi yang tajam. Tapi jangan lupa, siput dan siput juga bisa memanjat. mereka bisa menyerang dari atas jika ada jalan.

3. Sebagai Mulsa, dan Mempercantik Taman

Mulsa, merupakan lapisan pelindung tanah yang ditempatkan disekitar tanaman. Pemberian mulsa berguna untuk menjaga kelembaban tanah, menghambat gulma dan masukan oleh makhluk kecil di dalam tanah. Mulsa bisa berasal dari kertas koran, kompos, jerami, atau bahkan plastik.

Penggunaan sekam padi sebagai mulsa, akan memberikan satu manfaat tambahan untuk Anda. Artinya, taman Anda, atau tanaman dalam pot Anda, akan terlihat lebih bersih, lebih rapi, dan lebih indah untuk dilihat.

4. Dibakar Untuk Dijadikan Media Tanam

Pemakaian sekam padi juga bisa dibakar terlebih dahulu sampai setengah gosong (50%) atau gosong sama sekali (100%), kemudian dijadikan campuran media tanam.

Campur dengan tanah, dan kompos. kelebihan menggunakan media tanaman sekam bakar adalah steril, keropos, banyak unsur hara, dan ringan sehingga pot tanaman mudah digerakkan,

Beberapa fungsi dari sekam bakar adalah:

  • Untuk mengikat unsur hara di dalam tanah agar selalu tersedia bagi tanaman.
  • Untuk meningkatkan keasaman tanah.
  • Kandungan silika dapat menghilangkan daun. Dalam uji coba, tanaman yang diberi sekam bakar memiliki daun yang lebih tegak.
  • Kandungan fosfatnya dapat meningkatkan tumbuhan dan mendorong perkembangan sel tumbuhan.
  • Tempat tinggal yang baik bagi mikroorganisme (mikroba menguntungkan)

Adapun cara membuat sekam bakar yaitu dengan membubuhkan sengatan api, kemudian membubuhkan sekamnya pada seng. Aduk sebentar hingga tampak kehitaman. lalu angkat seng (jauhkan dari panas) sambil tetap diaduk aduk. Lama-kelamaan kulitnya akan menghitam secara merata.

Kami juga dapat membuat alat pemanggang portabel dari kaleng biskuit. Kaleng biskuit diberi pegangan. Kemudian kulitnya ditempatkan di dalamnya dan disangrai sebentar, sampai warnanya cukup hitam. Sekam bakar siap digunakan sebagai media tanam.

5. Dijadikan Pupuk Tanaman

briket sekam padi

Sekam padi merupakan bagian dari dedak yang dibuang. Bahkan sebagian besar hanya akan dibakar dan dibiarkan begitu saja. Jika dilihat semuanya, sekam padi bisa menjadi pupuk yang bermanfaat.

Oleh karena itu diperlukan penguasaan yang baik tentang cara membuat pupuk dari sekam padi, tidak membutuhkan biaya yang banyak dan mudah seperti cara membuat pupuk penguat lengkeng. Tidak membutuhkan banyak bahan dan mahal, Anda bisa mengolahnya dengan mudah hanya dengan mengikuti cara ini.

Bahan:

  • Kumpulkan sekam padi untuk kebutuhan Anda
  • Gunakan karton atau koran bekas
  • Siapkan pipa pembakaran
  • Gunakan minyak bekar dan siapkan korek api
  • Siapkan air sesuai kebutuhan beserta alat untuk memercik air
  • Gunakan sekop dan sediakan karung

Cara Membuat Pupuk Dari Sekam Padi:

Nah setelah menyiapkan beberapa bahan dan peralatan diatas tentunya kita akan membahas bagaimana cara membuat pupuk organik ini step by step, tampilannya juga mirip dengan cara membuat pupuk alami untuk tanaman cabai.

  1. Anda harus terlebih dahulu menyiapkan alat berupa plat seng berukuran minimal 100 x 2 x 55 cm. Sebenarnya tidak masalah jika tingkat ketebalannya melebihi ukuran tersebut, yang penting harus diperhatikan bahwa plat seng itu harus tahan terhadap panasnya api.
  2. Setelah anda mendapatkan plat seng sesuai dengan kebutuhan anda pasti paham bagaimana membuat lingkaran yang memanjang seperti silinder sepanjang 100 cm dengan diameter 17 cm, disini juga membutuhkan hal yang sama dalam cara menanam cabai dengan arang sekam.
  3. Setelah pekerjaan perforasi selesai, buatlah sistem ventilasi udara di dalam pipa dengan cara melubangi semua sisi pipa yang akan digunakan nantinya. Bermanfaat agar api yang akan menyala tidak mudah dipadamkan dengan adanya lubang ventilasi serta memberikan aliran udara yang cukup untuk mewujudkan semua sekam padi yang akan diolah menjadi pupuk.
  4. Untuk membuat lubang yang berukuran minimal 5 mm, gunakan paku untuk membuat lubang tersebut. Sebarkan lubang 3 cm dari satu sama lain.
  5. Lakukan lubang ini pada pelat seng yang telah disiapkan sebelumnya dan berbentuk silinder.
  6. Karena akhirnya bagian lubang yang kasar dan tajam harus berada di luar, oleh karena itu pelubangan harus dilakukan dari dalam.
  7. Agar mudah membentuk pipa silindris yang baik, ujung seng yang berlubang harus direkatkan dengan benar menggunakan kawat pilin atau kunci yang bentuknya seperti stapel, agar dapat ditegakkan dengan sempurna.
  8. Untuk menghindari gangguan dari masalah asap yang terlalu besar berdasarkan sistem pembakarannya, sebaiknya sistem pembakarannya tidak di dekat rumah, melainkan dari dalam rumah.
  9. Anda juga menggunakan perapian yang tahan panas dan keras untuk menghindari kerusakan pada sistem pembakaran.
  10. Menggunakan alas bakar berupa lantai yang tahan dan keras agar tidak mudah rusak.
  11. Agar pipa pembakar dapat berdiri tegak maka harus dibuat di tengah dan ditaburkan sekam untuk diolah disekitarnya.
  12. Setelah ini masukkan karton atau koran yang sudah Anda siapkan sebelumnya.
  13. Agar pembakaran bisa berjalan dengan mudah dan lancar, coba tuangkan sedikit oli bekas ke dalamnya.
  14. Untuk memulai proses pembakaran tentunya anda perlu api dan menunggu hingga 30 menit atau hingga tumpukan sekam terlihat hitam.
  15. Agar proses pembakaran terjadi dengan baik dan sempurna, tambah tumpukan yang masih berwarna coklat dengan menggunakan alat yang memungkinkan seperti sekop.
  16. Lakukan pengadukan atau pembalikan sekam hingga semuanya benar-benar gosong.
  17. Setelah sekam padi sudah hitam semua, proses menandakan sudah selesai dan bisa disiram lagi pakai air. ini dilakukan agar sekam tidak berubah menjadi debu.
  18. Setelah itu lakukan di bawah sinar matahari hingga akhirnya kulit sangrai mengering.
  19. Apabila penjemuran selesai, proses pembuatan pupuk dari sekam selesai dan dapat digunakan sesuai kebutuhan.

 

Demikian pembahasan tentang briket sekam padi. Mudah bukan untuk membuatnya? Dengan ini anda dapat membuat briket sekam padi versi anda sendiri dengan mudah. Sekian semoga bermafaat!!!!!!!!!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •