12 Cara Membuat Gula yang Populer di Masyarakat

Manfaat Gula Semut Bagi Kesehatan Yang Perlu Anda Ketahui

Kita semua pasti sudah tau yang namanya gula. Gula ini merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang sangat penting.

Selain itu, gula merupakan suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan menjadi salah satu komoditi perdagangan utama di Indonesia.

Gula ini bisa Anda temukan dipasaran dengan berbagai macam bentuk sesuai dengan kebutuhan. Cara membuat gula juga mudah, jadi Anda bisa mencobanya sendiri di rumah.

Umumnya, diolah dari bahan baku tanaman tebu atau aren dan limbahnya pun juga bisa diolah jadi berbagai macam produk turunan. Tapi sekarang ini sudah ada banyak jenis yang bisa kita temukan, seperti gula pasir, gula batu, gula jawa, karamel, dan lain sebagainya.  Semua itu tujuannya untuk bisa memperoleh diversifikasi produk, karena bisa meningkatkan nilai jualnya.

Prospek usaha ini bisa dibilang cukup cerah, karena menjadi salah satu komoditi yang paling sering dan banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan modal yang sedikit, Anda bisa memperoleh keuntungan yang lebih banyak dari usaha ini.

Maka dari itu, disini kami akan share berbagai macam gula yang populer di kalangan masyarakat dan juga cara membuatnya yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Berikut ulasannya.

Perkenalkan, Punca Media

Sebelum kita ke cara membuat gula, kami kenalkan dulu chanel youtube PUNCA MEDIA. Disini Anda dapat melihat inspirasi dari para pengusaha dari mulai merintis usaha, mencari modal, melewati masa sulit hingga sukses seperti saat ini. Terima kasih.

12 Cara Membuat Gula yang Populer di Masyarakat

1.) Gula Pasir

gula pasir

Gula pasir ini mungkin yang berada di urutan pertama, karena merupakan suatu kebutuhan hidup yang pasti, hampir setiap hari kita selalu mengkonsumsinya. Gula pasir juga sudah menjadi salah satu bahan baku yang diperlukan untuk kebutuhan memasak sehari-hari, selain untuk memasak, sering juga digunakan untuk bahan tambahan minuman yang menyegarkan.

Cara Membuat Gula Pasir:

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan penyadapan air nira dari tebu atau aren, air nira ini adalah sejenis cairan yang bisa didapat dari pohon tebu atau aren, dan air nira inilah yang menjadi bahan baku pembuatan gula pasir.
  2. Setelah sudah mendapatkan air niranya, langkah selanjutnya yaitu pemasakan. Air nira yang sudah kita siapkan tadi dimasak/direbus kurang lebih selama 5-6 jam sampai warnanya berubah menjadi cokelat kekuningan. Proses pemasakannya sendiri kalau saya sarankan menggunakan bahan bakar kayu biar hasilnya optimal, tapi kalau bikinnya dalam skala kecil yang pakai kompor saja sudah cukup.
  3. Perlu Anda perhatikan, pada saat proses pemasakan, air niranya harus kita saring dengan kain saring untuk bisa membersihkan kotoran-kotoran yang masih menempel di air nira. Kalau air niranya sudah mulai mengental seperti dodol, barulah bisa menghentikan proses pemasakannya dan menurunkan adonan air niranya untuk didinginkan dan disiapkan untuk digerus dan diayak.
  4. Kalau adonannya itu sudah menjadi dingin dan mengeras, selanjutnya ke langkah yang kedua, yaitu penggerusan. Yang dimaksud dengan penggerusan ini intinya itu membuat adonan air niranya tadi menjadi butiran-butiran dan menjadi gula pasir seutuhnya dengan cara mengaduk-aduk cairan nira sampai terbentuk butiran kristal.
  5. Proses penggerusannya sendiri bisa dilakukan dengan menggunakan mesin kristalisator supaya hasilnya bisa lebih optimal.
  6. Setelah butiran-butiran gulanya sudah terbentuk, langkah selanjutnya itu mengayak gulanya supaya bisa diperoleh butiran yang ukurannya sama. Proses pengayakan bisa dilakukan dengan menggunakan kawat stainless steel dengan ukuran tertentu sesuai yang Anda inginkan.

Jual Mesin Peras Tebu

Kami menyediakan mesin peras tebu untuk keperluan usaha gula Anda.

Mesin Peras Tebu - Alat Pemeras Tebu Terbaru 2017 | Rumah Mesin 2
Gambar Mesin Peras Tebu SCP – 160 Manual Series


2.) Gula Kastor

gula kastor

Gula kastor ini pada dasarnya adalah gula dengan butiran-butiran yang lebih halus daripada gula pasir biasa. Biasanya tujuan dari penggunaan gula ini adalah supaya bisa lebih mudah larut, terutama dalam pembuatan kue.

Baca juga Cara Membuat Gula Semut Dengan Bahan Dasar Gula Kelapa.

Cara Membuat Gula Kastor:

  1. Langkah pertama itu siapkan gula pasir terlebih dahulu.
  2. Lalu masukkan ke dalam food processor yang dilengkapi dengan pisau logam.
  3. Tutup food processor dengan kain atau serbet supaya gulanya tidak berantakan kemana-mana.
  4. Kemudian nyalakan food processornya dan haluskan gula pasirnya selama kurang lebih 1-2 menit.
  5. Proses penghalusan bisa dihentikan kalau gulanya dirasa sudah cukup halus.

3.) Gula Bubuk (Icing atau Confectioners Sugar)

icing sugar

Hampir sama dengan gula kastor, gula ini diperoleh dari gula pasir biasa yang dihaluskan. Kadang gula jenis ini disebut dengan gula tepung, karena memang bentuknya yang mirip dengan tepung. Gula ini banyak digunakan dalam pembuatan kue kering, hiasan icing sugar, taburan pada cake atau kue, dan lain sebagainya.

Cara Membuat Gula Bubuk / Icing Sugar:

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menuangkan gula halus ke dalam mangkuk. Anda bisa mengukur 720 gram gula halus, atau tuang saja jumlah yang menurut Anda akan sesuai dengan kebutuhan.
  2. Kemudian tuang sedikit susu. Tergantung pada rasa yang ingin ditambahkan, Anda juga bisa menggunakan susu, air lemon, atau cairan manis lainnya. Ukur 4 sdm cairan pilihan Anda, atau tuang saja dalam jumlah sedikit, jauh lebih sedikit dari jumlah yang digunakan.
  3. Aduk rata dengan menggunakan sendok. Aduk dengan perlahan pada awalnya, jika tidak, gula akan terlempar keluar dari mangkuk dan mengotori. Aduk sampai terbentuk pasta, atau sampai semua cairan sudah diserap oleh gula.
  4. Tambahkan cairan sedikit demi sedikit, sambil terus diaduk, sampai tidak ada lagi yang masih kering. Terus tambahkan sedikit susu setiap kali dan aduk rata. Kalau adonan sudah mencapai konsistensi merata tanpa ada gula kering di atas pasta, berarti sudah siap. Sebagai pilihan, Anda juga bisa menambahkan sedikit lebih banyak cairan untuk mengencerkan adonan atau menambah rasa cairan lebih banyak. Tapi kalau adonan menjadi terlalu encer, tambahkan gula sedikit lagi untuk mengompensasi.
  5. Langkah yang terakhir itu dengan mencampurkan beberapa tetes ekstrak vanila atau almond. Tambahkan dengan hati-hati dua sampai tiga tetes ekstrak vanila/almond ke dalam icing Anda, atau ukur sebanyak 1 sdt (5 ml). Aduk rata. Anda sekarang sudah siap mengoleskan icing pada kue dengan menggunakan pisau atau sendok.

4.) Gula Dadu

gula dadu

Mungkin Anda sudah tau dengan jenis gula yang satu ini. Pada dasarnya, gula dadu ini adalah gula pasir yang bentuknya kotak-kotan seperti dadu. Cara membuat gula dadu ini bisa dibilang cukup mudah, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Selain bentuk dadu biasa, Anda juga bisa menambahkan warna dan rasa untuk menambah keceriaan yang berbeda untuk pesta minum teh atau sekedar kumpul bersama keluarga.

Cara Membuat Gula Dadu:

  1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menuangkan 200 gr gula pasir ke dalam mangkuk.
  2. Setelah itu tuangkan 3-4 sendok teh air ke dalam mangkuk yang berisi gula itu tadi, tuangkan secara merata dan didiamkan selama beberapa detik.
  3. Kemudian aduk air dan gulanya dengan menggunakan garpu, pokoknya sampai gumpalan-gumpalan hilang dan campurannya jadi halus. Kalau gumpalannya masih ada, bisa Anda aduk terus. Nah kalau ditekan dengan pelan dan kembali ke bentuk semula, berarti sudah siap digunakan.
  4. Siapkan loyang, terus beri alas kertas perkamen atau kertas minyak pada loyang. Anda bisa menggunakan loyang untuk memanggang roti atau loyang apa saja yang penting terbuat dari kaca atau logam yang aman untuk dimasukkan ke dalam oven.
  5. Kalau sudah, tuangkan gula itu tadi ke atas loyang, terus kita padatkan ke dasar loyang dengan spatula atau alat lain yang kaku dan rata. Kemudian lapisi cetakan dengan kertas perkamen dan didiamkan diatas meja dapur semalaman. Keesokan paginya, gula itu sudah mengeras, tinggal Anda ambil saja.
  6. Kalau sudah, potong lembaran gula menjadi dadu sesuai dengan ukuran yang diinginkan menggunakan pisau. Usahakan potong bentuk dadu yang rapi dan rata. Jangan abaikan langkah ini ya, soalnya kalau tidak rapi dan rata, nanti justru hasilnya malah jadi gula blok.
  7. Setelah dipotong-potong, masukkan loyang ke dalam oven yang sudah dipanaskan sebelumnya pada suhu 120°C, atur pengatur waktu ovennya untuk waktu 1 jam.
  8. Kalau sudah 1 jam, bisa Anda keluarkan loyangnya dari oven, terus biarkan gula dadunya menjadi dingin selama kurang lebih 10 menit.

5.) Brown Sugar

brown sugar

Gula jenis ini adalah gula pasir yang proses pembuatannya belum selesai dan dibubuhi molasses sehingga berwarna kecoklatan, tapi rasanya bukan cokelat loh ya. Aroma karamel dan rasanya legit, tidak semanis gula pasir. Penggunaan pada cookies membuatnya menjadi lebih lembut kalau dibandingkan dengan menggunakan gula pasir. Ada beberapa macam Brown Sugar yaitu Soft/Light Brown Sugar dan Dark Brown Sugar.

Cara Membuat Brown Sugar:

  1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan bahan-bahannya. Untuk setiap cangkir dari brown sugar yang Anda mau buat, dibutuhkan secangkir gula putih dan satu setengah sendok makan tetes tebu. Kalau mau banyak atau sedikit tinggal disesuaikan dengan takarannya saja.
  2. Kemudian campurkan gula pasir dengan tetes tebu, tapi Anda juga bisa bereksperimen untuk membuat berbagai jenis gula dengan menggunakan bahan pengganti lainnya seperti sirup maple atau nektar agave sebagai pengganti tetes tebu.
  3. Setelah itu aduk dengan garpu sampai tercampur sepenuhnya. Untuk memastikan bahan-bahannya tercampur dengan benar, Anda juga bisa mengolahnya menggunakan penghalus makanan atau blender.

6.) Gula Semut

 

Cara Membuat gula semut

Gula palem ini biasa disebut juga gula semut. Kenapa disebut dengan gula semut? Ya mungkin karena tekstur dan wujudnya yang mirip dengan sarang semut. Gula ini berasal dari nira/sari batang bunga pohon aren. Berbutir seperti pasir halus dan berwarna coklat dan berbau khas. Biasanya gula jenis ini digunakan untuk membuat fruit cake atau juga untuk campuran cookies.

Cara Membuat Gula Semut:

Persiapan Nira Kelapa.

Proses pembuatan ini diawali dengan tahap persiapan bahan dan pembersihan nira yang akan diolah. Pembersihan nira bisa dilakukan dengan cara memisahkan kotoran yang berupa manggar atau bangkai serangga dengan menggunakan alat atau kain penyaring.

Pemasakan Nira Kelapa.

Setelah dilakukan penyaringan nira, langkah selanjutnya nira itu dituangkan ke dalam mesin pembuatan gula yang berbentuk wajan besar atau bejana yang khusus untuk memasak gula, kemudian nira dipanaskan dengan menggunakan api dengan suhu antara 120-130 derajat celcius.

Tapi ingat, selama penguapan ini harus kita lakukan pengadukan secara merata supaya panasnya juga bisa merata. Nah untuk mengetes apakah gulanya sudah masak atau belum itu bisa Anda lakukan dengan cara dipegang dengan tangan, kalau misalnya tidak lengket berarti gula sudah masak dan siap untuk dicetak. Perlu Anda ketahui, kalau cara memasak apinya terlalu besar dan waktunya terlalu lama, gula yang dihasilkan justru jadi berwarna gelap dan keras, tapi juga sebaliknya, kalau misalnya terlalu singkat gula yang dihasilkan masih terlalu lembek dan kurang baik.

Pencetakan

Setelah gula sudah masak dan siap untuk dicetak, gulanya bisa kita angkat dari wajan dan didinginkan sambil diaduk-aduk selama proses pencetakan berlangsung dan sedikit demi sedikit gula dicetak dengan cetakkan yang sudah kita siapkan. Tapi ingat, kalau tidak sambil diaduk-aduk, gulanya malah jadi mengental.

Pembuatan Gula Semut

Nah pembuatan gula semut ini sebetulnya diversifikasi produk gula merah yang berbentuk serbuk kristal. Pada proses pembuatan gula semut ini setelah selesai proses penguapan atau pemasakan, adonannya perlu didiamkan dulu selama sekitar 15 menit, setelah itu baru bisa kita lakukan pembentukan serbuk. Penguapan nira ini dilakukan lebih lama dibandingkan dengan proses pembuatan gula merah cetak, karena ini dimaksudkan supaya tingkat kekeringannya jadi lebih tinggi sehingga gula merah bisa dibentuk serbuk. Pembuatan serbuk gula semut ini bisa kita lakukan dengan pengadukan dengan menggunakan mesin pembuat gula semut. Pertama-tama dilakukan pengadukan secara perlahan-lahan, begitu sudah mulai berbentuk serbuk, pengadukannya kita percepat, sehingga akan menghasilkan serbuk gula semut.

Pengayakan

Langkah terakhir dari pembuatan gula semut ini adalah pengayakan serbuk gula, tahap ini perlu kita lakukan agar kita bisa memperoleh keseragaman ukuran serbuk gula, proses ini bisa dilakukan dengan menggunakan ayakan dengan ukuran 20 mesh 4.


7.) Gula Batu

gula batu

Gula batu ini sebetulnya hampir sama seperti gula pasir, tapi proses pengolahannya tidak sampai tahap kristalisasi. Bentuknya yang berupa bongkahan besar membuatnya tidak cepat larut saat diseduh dengan air panas. Untuk Anda penggemar teh poci, gula batu adalah pendamping yang paling pas.

Cara Membuat Gula Batu:

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan itu melarutkan gula  pasir  dalam  air  (setiap  1  kg gula  pasir  dalam  air  400  ml)  dipanaskan dalam panel.
  2. Setelah semua  gula  larut,  untuk bisa menghilangkan  kotoran bisa dilakukan penyaringan tapi kalau banyak bisa ditambahkan  putih  telur yang  sudah  dikocok  (1  buah  putih  telur cukup  untuk  30  kg  gula  pasir).
  3. Setelah bersih  dari  kotoran,  ditambahkan air  kapur  yang  jernih  (setiap 1 kg  gula  pasir kira-kira 40 ml air kapur).
  4. Panaskan terus larutan gula tersebut sampai suhunya mencapai 113-115°C.
  5. Siapkan panci yang sudah bersih dan di dalamnya beri benang yang digantungkan (supaya  benang  dapat  terbenam  diberi  benda pemberat) baru dituangkan larutan gula yang mencapai suhu tinggi.
  6. Dibiarkan /  disimpan  panci  dalam  isolator selama  kira-kira  satu  minggu  nanti akan dihasilkan gula batu. Isolator  yang  biasa  dipakai  adalah  jerami, merang, dan lain sebagainya, maksudnya  pendinginan  supaya tidak terlalu  cepat  supaya  kristalnya  besar-besar. Untuk  mempermudah  mengambil  gula  batu, ember dilapisi dengan kertas.

8.) Gula Jawa

gula jawa

Nah salah satu pemanis yang paling sering dan banyak dikonsumsi di kalangan masyarakat itu adalah gula merah atau orang sering bilangnya gula jawa.

Gula Jawa ini banyak digunakan di kalangan masyarakat Jawa untuk bahan baku kecap manis, pemanis minuman, dodol, atau kue. Warnanya cokelat yang lebih tua kalau dibandingkan sama gula aren dan biasanya agak kotor, jadi harus kita saring terlebih dahulu.

Cara Membuat Gula Jawa:

  1. Sama seperti pada umumnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan air nira kelapa.
  2. Nira yang sudah kita peroleh tadi disaring, selanjutnya kita masukkan ke dalam wajan/panci.
  3. Nira dimasak dengan panas yang konstan atau stabil, bagusnya sih bisa pakai bahan bakar kayu karena nanti punya citarasa yang khas.
  4. Lama pemasakannya tergantung dari seberapa banyak nira yang dimasak. Kalau sudah sekitar 15 menitan sebelum gulanya masak, beri 100 cc santan (1 butir kelapa parutan dicampur 100 cc air) atau juga bisa parutan kelapanya, atau kalau mau gampang, bisa dicampur minyak goreng satu sendok makan, tujuannya itu untuk mempercepat proses pengentalan.
  5. Gula merah cair yang belum mengental kita aduk cepat dengan arah memutar. Kalau sudah mengental dan warnanya juga berubah jadi kemerahan, selanjutnya bisa langsung dituang ke dalam cetakan. Biasanya sih cuma butuh waktu sekitar 10 menitan untuk menjadi padat, kalau sudah berarti proses pembuatannya itu sudah selesai.
  6. Cetakannya ada yang pakai bambu atau baskom kecil.
  7. Setelah itu kita keluarkan dari cetakannya kalau sudah mengeras, terus tempelkan pada gula yang ada di cetakan lainnya, biar bentuk yang dihasilkan identik atau sama antara satu dengan yang lainnya.
  8. Supaya tidak lengket satu sama yang lainnya, diantara gala-gala itu bisa di beri alas daun pisang yang sudah tua dan kering.

9.) Gula Merah

gula merah

Gula merah dari tebu ini punya rasa yang manis dan baunya yang harus seperti gula aren atau gula kelapa. Mungkin Anda sudah sering lihat, sekarang ini gula merah juga sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Hampir setiap hari digunakan dalam berbagai keperluan. Selain itu, gula merah ini juga baik bagi kesehatan tubuh kita karena merupakan sumber kalori dan karbohidrat, serta nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh manusia.

Cara Membuat Gula Merah:

  1. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membersihkan batang tebu yang telah dipanen  dan ditebang dari bagian-bagian pucuk, akar yang ada pada ruas, dan tanah atau kotoran lainnya yang menempel pada kulit luar tebu.
  2. Seletelah itu kita giling batang tebu yang sudah kita bersihkan tadi dengan alat penggiling, jadi bisa menghasilkan air nira tebu yang berwarna keruh, air niranya itu kalau kita coba rasanya manis mentah.
  3. Kemudian kita salurkan nira melalui selang plastik, terus tampung dalam drum atau wadah sambil disaring dengan kain penyaring untuk membuang sisa-sisa ampas tebunya.
  4. Kalau sudah, kita masukkan nira yang sudah bersih ke dalam wajan.
  5. Letakkan wajan pada tungku yang bentuknya memanjang secara berurutan atau berderet, jadi satu tungku itu bisa menampung 8-10 wajan dari depan ke belakang, cara ini dilakukan kalau kita buatnya dalam jumlah banyak loh ya, kalau cuma sedikit ya gak perlu, disesuaikan dengan kebutuhannya saja.
  6. Setelah itu kita tambahkan 0,2% kapur ke dalam wajan untuk memisahkan zat-zat yang bukan gula dan biar jadi gak lembek.
  7. Masukkan bahan bakarnya, termasuk limbah atau ampas tebu secara terus-menerus sampai niranya mendidih, kalau sudah kita saring nira tersebut.
  8. Kemudian kita panaskan lagi niranya untuk bisa menguapkan airnya. Nah selama penasan ini, kita buang buihnya yang mengapung di permukaan air niranya, biar gak memengaruhi mutu yang dihasilkan. Jadi harus kita cek secara berkala ya.
  9. Langkah selanjutnya itu kita lakukan pengujian nira kental atau gulali atau kristal atau apapun namanya lah dengan cara meneteskan niranya ke dalam air dingin. Kalau misalnya tetesannya itu memadat di dalam air, berati pemanasannya sudah cukup, jadi nira kentalnya bisa segera kita cetak. Tapi kalau tetesannya itu belum nyebar atau larut dalam air, berati pemanasannya harus tetap kita lanjutkan sampai cukup untuk bisa kita cetak.
  10. Angkat nira kentalnya ke dala wadah besar sambil kita aduk-aduk selama kurang lebih 15 menit biar cepat dingin, gak lengket, dan warnanya jadi lebih kuning. Kalau suhunya sudah mencapai 60 C, kristalnya itu bisa segera kita cetak.
  11. Masukkan nira kentalnya ke dalam cetakan atau wadah atau tumbu atau mangkok atau apapun itulah, terus dibiarkan selama beberapa waktu sampai dingin dan mengeras.

10.) Karamel

gula karamel

Karamel itu salah satu jenis gula yang cara pembuatannya itu dengan memanaskan gula pasir sampai meleleh dan berwarna kuning kecokelatan. Nah banyak orang yang suka sama karamel ini karena memang punya rasa dan aromanya yang khas. Karamel ini bisa kita gunakan untuk tambahan pemanis kue, roti, pudding, atau makanan yang lainnya.

Cara Membuat Karamel:

  1. Langkah pertama, masukkan air ke dalam wajan dan rebus secukupnya, pokoknya jangan sampai terlalu mendidih.
  2. Setelah itu masukkan gula pasirnya ke dalam rebusan air itu.
  3. Terus tinggal didiamkan aja. Pokoknya sampai warnanya jadi berubah warna kecokelatan.
  4. Kalau sudah, masukkan mentega ke dalam wajan/panci itu dan aduk sampai menteganya ikut tercampur dalam larutan gula dengan menggunakan spatula atau sendok kayu.
  5. Kemudian masukkan whipped cream ke dalam panci biar tekstur karamelnya jadi lebih lembut.
  6. Kita aduk semua bahannya itu dan jangan lupa untuk mengecilkan api kompornya, supaya tekstur karamelnya tidak terlalu kental.
  7. Kalau sudah, bisa Anda angkat karemelnya dan siap digunakan.

11.) Gula Aren

gula aren

Gula aren ini cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia, karena bisa banyak ditemui di berbagai daerah. Gula ini berasal dari air nira atau sari bunga aren. Berbutir seperti pasir halus maupun berbentuk batok kelapa dan berwarna cokelat. Aroma gula ini juga sangat harum dan rasanya manis gurih sehingga cocok untuk dijadikan bahan tambahan cake atau cookies.

Cara Membuat Gula Aren:

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan itu adalah menyiapkan air nira dari pohon aren yang sudah disadap.
  2. Air nira aren kemudian dimasak/direbus dengan suhu yang tinggi.
  3. Jika jumlah nira sudah cukup satu wajan/wadah pemasakan, maka nira akan dimasak sampai menjadi gula. Lama pemasakan itu biasanya sekitar 4-5 jam, tergantung dari bentuk tungku, bentuk wadah masak dan besarnya api. Tungku sebaiknya dibuat dengan bentuk standar tungku hemat bahan bakar, wadah masak pilih yang permukaannya paling luas, dan kayu api harus kering agar api mudah membesar.
  4. Nira aren dimasak dengan api yang sedang saja besarnya, sambil sesekali diaduk. Buang buih yang keluar saat nira sudah mendidih. Membuang buih ini akan membuatnya bisa keras saat dicetak nantinya. Selain itu, pembuangan buih juga akan membuat gula warnanya tidak menghitam.
  5. Untuk mencegah meluapnya buih nira saat dimasak, Anda bisa menaburkan 2 butir daging buah kemiri yang sudah dihaluskan untuk tiap wajan. Kalau tidak ada, bisa pakai 2 sendok minyak kelapa saja.
  6. Cara menguji apakah nira sudah bisa naik ke cetakan, Anda bisa larutkan sekitar 1 cc air nira yang dimasak itu ke dalam air bersih dingin. Jika air nira langsung membeku, maka berarti masakan nira sudah siap naik cetakan.
  7. Setelah itu cetak adonan gula arennya dengan mesin pencetak gula aren.

12.) Gula Cair

sirup gula

Gula cair ini juga sering disebut dengan sirup gula, karena bentuknya yang kental seperti sirup. Pada dasarnya, sirup ini adalah gula pasir yang diolah menjadi cair. Sirup gula ini biasa digunakan sebagai topping pada pancake, atau juga bisa dijadikan sebagai bahan tambahan minuman.

Cara Membuat Gula Cair:

  1. Langkah pertama bisa Anda mulai dengan memasukan gula yang sudah disediakan sebelumnya kedalam sebuah panci, setelah itu tambahkan air. Kalau sudah, Anda bisa mulai memanaskan kompor yang berisikan air gula itu dengan panas api yang sedang.
  2. Kemudian aduk air gula itu secara merata dan konsisten. Lakukan gerakan mengaduknya secara berulang supaya gula dan airnya bisa menyatu dengan baik.
  3. Nanti kalau sudah mencapai titik 160 derajat celcius, langsung mencair dengan sendirinya sambil terus diaduk. Nah nanti warna dari sirup ini akan berubah menjadi putih bening.
  4. Setelah itu Anda masukkan satu sendok jus lemon kedalamnya. Tujuannya itu untuk mencegah gulanya mengkristal.
  5. Panaskan sirup gulanya sekali lagi dan biarkan sampai mengental. Nanti kalau sudah mengental bisa dihentikan proses pengadukannya.

Demikian informasi mengenai 12 cara membuat gula yang populer di masyarakat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda kalau mau coba membuat gula sendiri di rumah. Terima kasih.