Jual Mesin Pencacah Kompos – Jual Mesin Kompos Terbaru 2022

Jual Mesin Pencacah Kompos

Mesin Pencacah Kompos adalah sebuah rangkaian mesin yang memiliki fungsi untuk memproduksi pupuk kompos dari sampah organik. Untuk membuat kompos dari Sampah Organik ada beberapa tahapan proses yang harus dilakukan, antara lain penghancuran atau perajangan sampah organik.

Kemudian mengayak sampah sesuai ukuran, mencampur bagian-bagian bahan pembuat pupuk kompos, menggranulkan campuran bahan dan mengeringkannya.

Untuk itu Alat Pembuat Kompos setidaknya diperlukan beberapa mesin antara lain : mesin penghancur sampah organik, mesin pengayak, mesin pencampur bahan, granulator bahan kompos, dan pengering granul.

Mesin pencacah kompos adalah sebuah alat salah satu mesin pengolahan pupuk kompos yang berfungsi untuk sebagai untuk agar bisa mencacah berbagai macam jenis – jenis bahan baku kompos agar menjadi ukuran kecil.

Mesin pencacah kompos yaitu salah satu mesin yang sangat paling sering di gunakan atau di pakai oleh pelaku usaha pengolahan pupuk kompos.

Untuk bisa mempercepat proses pengolahan kompos kami  juga dapat menggunakan atau memakai peralatan seperti contoh mesin penghancur sampah organik, mesin mixer kompos, mesin conveyor sampah, dan juga alat mesin pengolah sampah lainnya.

Mesin pencacah kompos juga dapat bisa untuk di gunakan atau di pakai oleh pelaku usaha di bidang pengolahan sampah seperti contoh TPST, KSM Pengolahan Sampah, Bank Sampah, Petani, Dinas Kebersihan, dan juga Pertamanan, Dinas Pasar, Sekolah, Universitas, dan Unit Pengolahan Sampah lainnya.

Model Dan Spesifikasi Mesin Pencacah Kompos Rumah Mesin

1. Mesin Pencacah Kompos

Jual Mesin Pencacah Kompos

Spesifikasi Mesin Pencacah Kompos Kapasitas 100 Kg – 200 Kg / Jam :

Dimensi mesin : 1400 mm x 800 mm x 1000 mm.
Bahan Material : Pelat Besi Plattezer
Diameter Tabung : 30 cm
Bahan Material Rangka : Besi Siku 40/40mm
Tebal Bahan Material Tabung : 2mm&3mm
Penggerak : Motor Bensin
Daya (Power) : 6,5 PK
Energi yang digunakan : Bensin
Bahan Material Pisau : Baja
Jumlah Pisau Gerak : 12 Buah
Jumlah Pisau Diam : 6 Buah
Fungsi : Untuk mecacah rumput, sampah organik, dll

2. Mesin Pengayak Sampah Organik

Jual Mesin Pencacah Kompos

Spesifikasi Alat Pembuat Kompos :

Kapasitas Proses : 200 Kg / Jam.
Dimesi : 3000 mm x 800 mm x 1200 mm.
Penggerak : Elektro Motor ( Motor Listrik ).
Energi Yang Digunakan : Listrik
Daya : 1 HP 1 Phase.
Tegangan Listrik : 220 Volt 1 Phase.
Frekuensi Listrik : 50 Hz / 60 Hz.
Bahan Material Rangka : Siku 50 x 50 x 5.
Fungsi : Mengayak Bahan Yang Telah Dihancurkan.

3. Mesin Pengaduk Sampah Organik Bahan Kompos

Jual Mesin Pengaduk Bahan Sampah Organik
Mesin Pengaduk Sampah Organik Bahan Kompos

Spesifikasi Mesin Pengaduk Sampah Organik ( Kompos ) :

Kapasitas : 50Kg/ Proses
Dimensi : 1700 mm x 850 mm x 1150 mm
Material Rangka : Besi Siku
Baterial Body : Plat Eser
Penggerak : Diesel
Daya (Power) : 8PK
Energi Yg Digunakan : Solar
Fungsi : Mencampur Bahan yang Akan Dibuat Pupuk

4. Mesin Granulator Pupuk Kompos

Jual Mesin Granulator Pupuk Sampah Organik Kapasitas 500kg - 750kg
Mesin Granulator Pupuk Sampah Organik ( Kompos ) Kapasitas 500kg – 750kg

a. Spesifikasi Mesin Granulator Pupuk Sampah Organik ( Kompos ) Kapasitas 500kg – 750kg:

Kapasitas Proses : 500 Kg – 750 Kg / Jam.
Diameter : 3000 mm.
Dimesi : 3000 mm x 3000 mm x 3300 mm.
Penggerak :  Elektro Motor ( Motor Listrik ).
Energi Yang Digunakan :  Listrik
Daya : 2 HP 1 Phase.
Tegangan Listrik : 220 Volt 1 Phase.
Frekuensi Listrik : 50 Hz / 60 Hz.
Bahan Material Rangka : Kanal 60.
Dilengkapi Dengan : Sistem Reducer.
Bahan Material Bodi : Mild Steel Plate.
Fungsi : Membuat Pupuk Dalam Bentuk Butiran/Granula.

b. Spesifikasi Mesin Granulator Pupuk Sampah Organik ( Kompos ) kapasitas 250kg – 300kg:

Kapasitas Proses : 250 – 300 kg/jam
Dimensi : 1700 x 1550 x 2000mm
Material Rangka : Besi UNP
Material Body : Plat Eser
Penggerak : Elektro Motor
Daya (Powor) : 5,5Hp
Energi yg digunakan : Bensin
Fungsi : Membuat Pupuk dalam Bentuk Butiran/Granul

5. Mesin Pengering Granul Pupuk Kompos

Jual Mesin Pengering Granul
Mesin Pengering Granul Pupuk Kompos

Spesifikasi Mesin Pencacah Kompos :

Kapasitas : 120 Kg / Proses.
Dimensi : 6600 mm x 800 mm x 1550 mm.
Penggerak : Diesel.
Daya ( Power ) : 8 PK ( Motor Diesel ).
Energi Yang Digunakan : Solar Dan Gas LPG.
Model : Rotary Dryer (Pengering Berputar ).
Rangka : Besi Siku.
Bahan Rotary : Platezzer.
Sistem Pemanas : Kompor Gas.

Tentang Kompos Sampah Organik

Kompos sampah organik adalah pupuk organik yang diperoleh oleh dari sampah organik. Sampah organik itu termasuk sampah yang mudah diurai secara sendirinya.

Seperti sampah rumah tangga, daun-daun dan rumput-rumputan. Dan untuk mengolahnya menggunakan Mesin Pencacah Kompos.

Sampah organik ini sangat urgent dilakukan proses lanjutan, mengingat manfaat yang besar akan fungsinya. Selain mengatasi masalah sampah, pengolahan sampah juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Salah satunya untuk pupuk organik untuk tanaman.

Cara Membuat Pupuk Dari Daun Kering

Tempat tinggal kita harus kering, daunnya berserakan dan dihakimi tidak bisa dihitung dengan tangan kita. Yang setiap hari akan tersapu yang mulai terbakar dan udara muncul kembali.

Tapi tahukah Anda? Jika daun kering, jika diolah, juga bisa menghasilkan pundi-pundi uang. Daun tidak berguna sebelum kita bisa menggunakannya kembali menjadi kompos, lalu kita jual atau bisa digunakan sendiri. Terutama ketika musim gugur tiba, akan ada banyak daun jatuh dan Anda dapat membuat lebih banyak kompos.

Karena pada saat ini para petani mulai melihat kembali pupuk kompos setelah lama menggunakan pupuk kimia. Ini karena kompos, yang digunakan sebagai pupuk organik, telah membuktikan efektivitasnya dalam menyediakan kesuburan tanah jangka panjang.

Komposisi peran penting dalam membangun kesuburan tanah. Kompos memelihara dan memperbaiki tanah yang rusak sehingga tidak merusak struktur. Ini karena pupuk yang diberikan ke tanah akan membuat produktivitas tanah lebih baik. Lalu, apa itu kompos? Jika Anda tidak tahu, kami akan membahas kompos sebelum artikel diterima.

Apa itu Kompos?

Kompos adalah hasil dekomposisi campuran bahan organik, yang dapat dipercepat dengan cara buatan. Yaitu dengan berbagai mikroba di lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerob.

Sedangkan pengomposan adalah proses memecah bahan organik secara biologis, yaitu oleh mikroba yang menggunakan bahan organik sebagai sumber energi.

Di Indonesia juga banyak sekali tumbuhan bahkan juga sangat banyak banget macam-macam hutan di Indonesia. Namun disekeliling kami banyak sekali sampah-samah daun yang sangat berserakan dan juga hanya disapu kemudian dibakar, tanpa memikirkan sebenernya kami juga dapat bisa memanfaatkan kembali sampah daun-daun itu.

Ketika di musim gugur tiba, kami juga dapat bisa memanfaatkan moment itu untuk bisa berbisnis dengan saat mengolah sampah daun kering menjadi pupuk kompos atau juga bisa kalian gunakan sendiri. Kami juga bisa jual ke para petani, karena saat ini juga para petani akan membutuhkan pupuk kompos untuk tanaman kalian.

Kenapa sih para petani lebih memilih pupuk kompos dari pada pupuk kimia? Ya, karena para petani sudah berpengalaman dan juga telah membuktikan sendiri kualitas dan juga sangat kefektivitasnya dalam jangka yang relatif sangat panjang.

Kompos Organik ini juga sangat penting untuk kesuburan tanah, karena kompos organik ini juga dapat bisa memelihara dan juga memperbaiki tanah yang sudah tidak bagus, tetapi kompos ini juga tidak akan merusak struktur dari tanah tersebut. Karena adanya pupuk ini akan memberikan tanah lebih sangat produktif.

Jadi, Kompos merupakan hasil dekomposisi campuran bahan organik, yang nantinya juga dapat dipercepat menggunakan atau memakai cara buatan. Yaitu dengan cara memanfaatkan mikroba di dalam lingkungan yang lembab, dan juga sangat hangat.

Sedangkan pupuk kompos sendiri adalah jenis pupuk yang terbuat dengan cara mendaur ulang sampah-sampah seperti contoh sampah dari makanan atau juga bisa juga sampah organik. Sampah organik yaitu merupakan sampah yang sangat gampang sekali dan  juga sangat mudah untuk diurai dengan sendirinya.

Contohnya seperti sampah daun, rumput, rumah tangga. Maka dari itu kalian untuk bisa memudahkan dalam mencacah sampah menjadi pupuk kompos kami juga dapat bisa memanfaatkan Mesin Pencacah Sampah agar lebih efektif dan juga sangat cepat.

1. Persiapan Pembuatan Pupuk Organik dari Daun

Langkah pertama yang harus Anda persiapkan dalam membuat pupuk organik dari daun adalah persiapan peralatan dan bahan-bahan terlebih dahulu. Deskripsi berikut:

Siapkan alat-alat kebun seperti sekop, cangkul, dan penyemprot udara. Jangan lupa menyiapkan wadah seperti ember, tas kompos yang berisi mulsa plastik hitam. Alat lain yang dapat Anda gunakan adalah paku, martil dan gergaji. Solusi EM4. Juga menyediakan kayu dan terpal untuk membuat media pengomposan.

2. Pembuatan Media Pupuk Kompos

  • Langkah pertama, untuk lokasi pengomposan, coba pilih tempat yang lembab.
  • Kedua, cobalah untuk membuat lokasi mudah dijangkau dan cukup luas.
  • Untuk pembuatan media, sebuah kotak berbentuk persegi dengan penutup di bagian atas, dengan ukuran ideal 1 x 2 x 1 m.
  • Setelah selesai, sekarang buat kompos mulsa dengan ukuran yang sesuai dengan media kompos.
  • Di bagian bawah lubang adalah lubang kecil, yang berguna untuk penyaringan udara. Buat lubang di samping juga sirkulasi udara.

3. Pemilahan daun untuk membuat kompos

Setelah menyelesaikan media pengomposan, langkah selanjutnya adalah memilih daun yang akan digunakan untuk membuat pupuk organik. Berikut langkah-langkahnya:

  • Daun disediakan oleh dua jenis daun basah dan kering, untuk daun basah gratis.
  • Pastikan daun basah adalah daun yang masih segar, tetapi tidak berwarna kuning.
  • Selain daun basah, Anda juga perlu menyiapkan daun kering. Dapatkan jenis daun yang Anda kumpulkan yaitu daun yang belum terkontaminasi.
  • Untuk memilih jenis daun dibutuhkan sebanyak 1: 3 antara daun basah dan daun kering.
  • Setelah itu, letakkan daun di bara untuk menghancurkan daun.

4. Penghancuran Daun

Dalam penghancuran Anda dapat menggunakan gunting, sabit, atau penghancur daun. Anda dapat memberikan bahan tambahan yang terdiri dari potongan rumput untuk menghemat waktu saat kompilasi dan menambahkan nitrogen nanti.
Campur daun dan potongan rumput dalam wadah, lalu mulailah menghancurkan bahannya.
Setelah semua bahan dihancurkan, masukkan bahan ke dalam media pengomposan.

5. Pengomposan

Daun yang dihancurkan sekarang dimasukkan ke dalam media pengomposan untuk mulai membuat kompos daun menjadi pupuk organik. Berikut langkah-langkahnya:

  • Siapkan tanah atau tanah yang gembur untuk digunakan.
  • Sebelum menambahkan ke media pengomposan, tambahkan sedikit tanah sebagai pelapis ke media pengomposan.
  • Setelah itu, masukkan daun dan lapisi daun dengan sedikit tanah.
  • Ulangi langkah selanjutnya, lalu padat menggunakan sekop dan tuangkan EM4 cair yang telah larut dengan udara.
  • Terakhir, tutup media dengan plastik / terpal dan tutup media dengan rapat lalu buka selama 6 minggu.

6. Penambahan Nitrogen

Nitrogen mengandung manfaat untuk pertumbuhan agar terlihat lebih hijau, mempercepat pertumbuhan, dan meningkatkan kandungan protein tanaman. Berikut langkah-langkahnya:

  • Campurkanlah ± 20 hingga 25 persen bahan yang kaya akan nitrogen ke dalam media. kalian bisa menggunakan menggunakan pupuk kandang.
  • Serta Campurkan makanan sisa dapur, seperti sayur sayuran, ampas teh, dan kopi.Hindari produk susu, dan juga daging ataupun roti yang padat.
  • Tumpuklah secara berlapis diantara daun daunan

7. Pengadukan Pupuk Kompos

Pengadukan pupuk dilakukan agar mikroorganisme tercampur rata dan bisa menguraikan dalam pembuatan pupuk. Hal ini di karenakan mikroorganisme mempunyai peran penting dalam penguraian daun menjadi pupuk.

Yang perlu diperhatikan juga adalah untuk selalu menjaga kelembapan pupuk saat masa pengomposan. Maka, saat cuaca kering siramlah pupuk dengan air bisa lagsung atau menggunakan selang. Dan jangan lupa untuk tidak membuat genangan air agar jamur tidak tumbuh.

Untuk memastikan kompos tetap selalu lembab, anda dapat mengambilnya segenggam lalu meremasnya. Jika memang lembab maka pada kompos hanya akan mengeluarkan sedikit tetesan air.

Untuk proses pengadukan pupuk kompos yang pertama kali anda harus menunggu sekitar 1–2 minggu. Panas yang muncul di dalam gundukan daun yang lembap merupakan serangkaian dari proses pengomposan. Atau yang sering kali disebut dengan “sedang memasak”. Untuk pengadukannya lihat cara di bawah ini :

  • Gunakan sekop atau garpu rumput untuk menggali ke dalam bagian dasar di tengah-tengah gundukan kompos dan membalikkannya. Lapisan teratas haruslah dipendam dan kompos daun harus tampak segar dan basah pada bagian atas.
  • Pengadukan kompos di lakuka 3 kali per minggu, atau minimal dua kali setiap dua minggu. Hal tersebut jika di lakukan berkali-kali akan membuat kompos lebih cepat saat pengomposan atau memasak..
  • Jangan lupa untuk menutup media pengomposan dengan terpal atau plastik untuk menjaga panas di dalam gundukan kompos tidak keluar. Serta sesekali anda perlu menambahkan sedikit air, tetapi jangan banyak banyak karena dapat menyebabkan timbulnya jamur.
  • Campurlah kompos dengan tanah setelah 4 sampai 9 bulan. Ketika warna kompos telah berubah menjadi cokelat tua yang seragam, ketahuilah bahwa saat ini adalah waktu untuk menggunakannya.

Jenis – Jenis Pupuk Organik

1. Pupuk kandang

Pupuk kandang termasuk kedalam jenis pupuk organik yang sering digunakan karena pupuk tersebut mudah untuk didapatkan dan juga terjangkau harganya. Bahan baku dari pupuk kandang berasal dari kotoran hewan ternak ataupun unggas seperti sapi, kerbau, kambing, domba, kuda, dan juga ayam. Pupuk kandang memiliki manfaat untuk dapat menyuburkan tanah dan juga tumbuhan karena pupuk kandang mengandung banyak unsur hara atau nutrisi makro dan juga unsur mikro didalamnya seperti fosfor, nitrogen, kalium, magnesium, sulfur, kalsium, besi, natrium, molibdenum, dan juga tembaga. Jenis dari pupuk kandang dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan pada suhu dan juga proses penguraian, yaitu pupuk kandang dingin dan juga pupuk kandang panas.

2. Pupuk hijau

Pupuk hijau termasuk kedalam jenis pupuk organik yang berbahan dasar dari sisa tanaman atau tumbuhan yang hijau. Tanaman yang akan dimanfaatkan sebagai pembuatan pupuk hijau yang berasal dari sisa tanaman hasil panen atau sisa tanaman biasa yang dapat dimanfaatkan sebagai pembuatan pupuk hijau tersebut.

Jenis dari tanaman apapun bisa untuk dijadikan bahan dasar dari pembuatan pupuk hijau. Tetapi, dengan sisa bahan dari jenis kacang lebih sering untuk digunakan karena sisa dari tanaman tersebut memiliki kandungan nitrogen didalamnya yang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan jenis sisa tanaman lainnya. Selain itu, sisa bahan dari kacang juga mudah untuk terurai sehingga penyediaan hara dapat  menjadi lebih cepat. Pupuk jenis tersebut juga dapat dipakai karena efektif untuk dapat membantu meningkatkan kualitas dan juga produktivitas pada tanah sebagai media tanam untuk tumbuhan.

3. Pupuk kompos

Jenis pupuk kompos terbuat dari sisa bahan organik yang berasal dari tumbuhan, hewan, dan juga limbah organik lain secara alami dengan menggunakan proses dekomposisi atau fermentasi. bahan untuk pembuatan pupuk yang diuraikan melalui proses biologis tersebut dapat dibantu dengan bantuan mikroorganisme seperti jamur, bakteri, atau kapang dan juga makroorganisme seperti cacing tanah.

4. Pupuk hayati

Jenis pupuk hayati atau bisa disebut pupuk mikrobiologis adalah jenis pupuk yang dapat bekerja dengan bantuan atau memanfaatkan organisme hidup. Pupuk hayati bukan pupuk biasa yang secara langsung dapat untuk meningkatkan kesuburan pada tanah dan juga bermanfaat untuk dapat menambahkan nutrisi ke dalam tanah.

Walaupun dapat berdasarkan elemen pembentuknya tidak termasuk kedalam golongan organik, karena pembuatan pupuk hayati melalui proses rekayasa atau buatan, sebagian orang berpendapat pupuk hayati termasuk kedalam jenis pupuk organik. Beberapa fungsi dari pupuk hayati adalah untuk dapat membantu memperbaiki struktur pada tanah dan juga dapat memproduksi nutrisi bagi tanah dan juga tanaman, serta dapat memangkas tumbuhnya parasit bagi tanaman.

5. Humus

Humus adalah unsur organik yang berasal dari proses dekomposisi atau bisa disebut dengan proses pelapukan dari sisa daun dan ranting dari tanaman yang sudah mulai membusuk. Selain dedaunan dan ranting pohon yang berjatuhan dibawahnya, untuk dapat membuat humus diperlukan bahan baku seperti limbah dari sisa pertanian dan juga bisa dari sisa peternakan, makanan, kayu, atau sisa sampah rumah tangga. Jenis dari pupuk humus dapat bermanfaat untuk meningkatkan kadar air pada tanah, untuk dapat mencegah erosi, serta dapat juga untuk mempercepat proses penghancuran pada senyawa beracun yang ada di dalam tanah.

Baca Disini.. ! Manfaat Sampah Organik yang perlu anda tahu

Informasi Dan Pemesanan Mesin Pencacah Kompos

Rumah Mesin – Pusat Distributor Alat Dan Mesin Kebutuhan Usaha Anda.

Kantor & Workshop : Jl. Parangtritis Km 5,6 Sewon, Bantul, Yogyakarta.
Call Center : 0274 287 1809.
SIMPATI : 0812 2222 9224 / 0812 2447 4411.
XL : 0878 3336 8884 / 0877 3424 1313.
MENTARI : 081 666 9383
Email : rumahmesin@gmail.com
Fax : 0274 443 9219
  • Jam Buka :
    Senin – Jumat : Pukul 08.00 – 16.00 WIB
    Sabtu : Pukul 08.00 – 14.00 WIB

*Pelayanan melewati jam kerja dilayani Via SMS / WA / BBM

CV. RUMAH MESIN Jual Mesin Pencacah Kompos  yang dapat menjadi plilihan tepat anda untuk mengolah sampah organik menjadi kompos.

Kami siap membantu anda dalam mengembangkan usaha anda.

Kenapa Harus Kami?

Kami adalah perusahaan penyedia/pembuat alat-alat/mesin-mesin yang terpercaya.

Seperti mesin-mesin industri, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, konstruksi, UMKM, dan lain-lain. Mulai dari mesin sederhana hingga mesin-mesin industri besar, seperti Mesin Kompos Sampah Organik.

Layanan kami untuk anda adalah memberikan training dalam mengoperasikan mesin-mesin dari kami . Selain itu, kami siap untuk memberikan konsultasi tentang usaha maupun tentang mesin kepada anda.

Sehingga pada saat anda bingung mau usaha apa? Sedangkan anda punya modal untuk diinvestasikan, kami selalu ada untuk anda.

RumahMesin hanya akan memberikan mesin-mesin yang berkualitas untuk anda. Karena mesin-mesin kami dirancang dan dibuat oleh tenaga ahli kami sendiri, dan sudah melewati Quality Control.

Mesin yang anda pesan juga bisa anda terlebih dahulu sebelum anda bawa pulang ( sebelum kami kirimkan ).

Sehingga anda akan merasa puas dengan pelayanan kami, karena Kepuasan Pelanggan Adalah Prioritas Kami.

Apa Saja Fungsi dan Manfaat Mesin Pencacah Sampah?

Mesin Pencacah Sampah adalah sebuah rangkaian mesin yang berfungsi untuk sebagai penghasil pupuk kompos yang berasal dari sampah organik.

Manfaat dari sebuah alat mesin pencacah sampah sangat banyak sekali untuk selain juga dapat bisa mempercepat proses pencacahan atau juga proses penghancuran alat mesin ini juga dapat bisa menambah kapasitas produksi dan juga waktu yang akan dibutuhkan untuk mencacah relative lebih sangat cepat sekali.

Ada beberapa proses yang akan harus di laksanakan atau dilakukan untuk bisa membuat kompos dari sampah organik memakai atau menggunakan mesin pencacah sampah ini antara lain :

  1. Pencacahan atau juga penghancuran sampah organik.
  2. Mengayak sampai sesuai dengan ukuran.
  3. Mencampurkan seluruh bagian bahan-bahan untuk bisa membuat pupuk kompos.
  4. Langkah terakhir yaitu menggranulkan campuran dari bahan yang akan di pakai atau digunakan tadi dan juga dikeringkan.

Maka dari itu alat mesin penghasil pupuk kompos sampah organik ini juga sangat perlu memakai atau menggunakan beberapa alat mesin lagi yang akan di pakai atau digunakan, yaitu : mesin pengering granul, mesin penghancur sampah organik, mesin pengayak, granulator bahan kompos, dan juga mesin pencampur bahan.