Pada artikel kali ini saya akan membagikan resep cara membuat marning jagung yang mudah, praktis, dan tentunya enak. Namun sebelum masuk ke topik pembahasannya, saya ingin menjelaskan asal usul dari tanaman jagung.

a. Sejarah Jagung

Jagung merupakan kelompok tanaman biji-bijian yang berasal dari dataran Amerika dan setelah itu menyebar ke seluruh penjuru Asia dan Afrika yang dibawa oleh bangsa Eropa melalui jalur perdagangan.

Berdasarkan sejarah, tanaman jagung masuk ke Indonesia sekitar  abad ke-16. Indonesia menempatkan jagung sebagai posisi ke-2 setelah padi sebagai komoditi paling di butuhkan.

Pada daerah Madura, jagung dijadikan sebagai bahan makanan pokok. Tanaman jagung bisa diklasifikasikan dalam beberapa bagian sebagai berikut :

  • Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
  • Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas : Liliopsida (Monokotil/ berkeping satu)
  • Sub kelas : Commelinidae
  • Ordo : Poales
  • Family : Poaceae (Suku rumput-rumputan)
  • Genus : Zea
  • Spesies : Zea Mays L.

Jagung dapat juga dibedakan menjadi 2 jenis kelamin bunganya yaitu jagung bunga jantan dan jagung bunga betina terpisah (diklin) dalam satu tanaman (monoecious).

Bunga jagung yang berjenis kelamin jantan tumbuh dibagian puncak tanaman seperti karangan bunga dan bunga jagung yang berjenis kelamin betina tersusun dalam tongkol.

Tiap kuntum bunga jagung mempunyai struktur khas bunga dari jenis suku Poaceae atau biasa disebut floret. Tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik dalam kondisi tanah apapun.

Selain gandum dan padi, jagung merupakan tanaman pangan yang dapat juga menghasilkan karbohidrat terpenting.

Di beberapa negara seperti Amerika Tengah dan Selatan, jagung menjadi makanan pokok bagi masyarakatnya. Begitupun di wilayah Afrika dan Indonesia.

Jagung juga menjadi komponen penting untuk pakan ternak, selain fungsinya sebagai makanan pokok, jagung dapat juga diambil minyaknya dan dapat diolah menjadi tepung.

Beragam produk hasil pengolahan jagung dapat menjadi bahan baku untuk beberapa produk industri pangan.

b. Morfologi Tanaman Jagung

Jagung adalah tanaman annual (satu musim). Siklus hidup tanaman jagung dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 80-150 hari.

Paruh pertama dalam siklus pertumbuhan tanaman jagung adalah tahap vegetative dan paruh kedua adalah tahap pertumbuhan generatif. Susunan morfologi tanaman jagung terdiri atas akar, batang, daun, bunga, dan buah.

  • Akar

System perakaran yang terdapat pada tanaman jagung terdiri dari 4 macam akar, yaitu akar utama, akar cabang, akar lateral, dan akar rambut.

Fungsi dari system perakaran ini adalah sebagai alat untuk menghisap air dan garam mineral yang terdapat di dalam tanah, mengeluarkan zat organic dan senyawa-senyawa yang tidak berguna dan berfungsi juga sebagai alat pernapasan.

Akar yang dimiliki tanaman jagung termasuk akar serabut yang panjangnya dapat mencapai kedalaman 8 m.

Tanaman jagung yang sudah cukup dewasa akan muncul akar adventif dari batang bagian bawah yang dapat membantu menyangga agar tanaman dapat tegak dengan baik.

  • Batang

Batang pada tanaman jagung bentuknya tegak, terlihat seperti tanaman sorgum dan tebu.

Batang pada tanaman jagung bentuknya beruas-ruas dengan jumlah ruas yang dapat bervariasi antara 10-40 ruas. Tanaman jagung juga biasanya tidak bercabang.

Panjang batang pada tanaman jagung biasanya berkisar antara 60-300 cm, itu bergantung pada tipe jagung tersebut.

Batang tanaman jagung juga biasanya cukup kokoh tetapi tidak banyak mengandung lignin.

  • Daun

Daun pada tanaman jagung termasuk daun sempurna dimana daunnya berbentuk memanjang, terdapat ligula di antara pelepah dan helai daunnya.

Tulang daunnya sejajar dengan ibu tulang daun. Permukaan daun sebagian ada yang licin dan juga ada yang berambut.

Pada setiap stoma dikelilingi dengan sel-sel epidermis yang bentuknya menyerupai kipas. Struktur ini berperan penting dalam menanggapi kekurangan air pada sel-sel daun.

  • Bunga

Terdapat dua bunga yang dimiliki oleh tanaman jagung yaitu bunga jantan dan bunga betina yang terpisah (diklin).

Dalam setiap kuntum bunga memiliki struktur khas bunga dari suku Poaceae yang biasa disebut dengan floret.

Bunga jantan biasanya tumbuh di bagian puncak tanaman, berupa karangan bunga (inflorescence). Serbuk sarinya beraroma khas dan berwarna kuning.

Bunga betina dari tanaman jagung tersusun dalam tongkol yang tumbuh di antara pelepah daun dan batang.

Tanaman jagung biasanya hanya bisa menghasilkan satu tongkol produktif meskipun mempunyai beberapa jenis bunga.

  • Buah

Buah yang dimiliki tanaman jagung terdiri dari tongkol, biji, dan daun pembungkus.

Biji jagung mempunyai warna, bentuk, dan juga kandungan endosperm yang bervariasi, itu tergantung pada jenisnya. Ketika sudah berwarna kekuningan biji jagung dapat dipipil dengan mesin pemipil jagung.

Biasanya buah jagung tersusun seperti barisan yang melekat satu sama lain atau bisa juga berkelok-kelok dan jumlahnya berkisar antara 8-20 baris biji.

Jenis Tanaman Jagung

Berdasarkan bijinya, tanaman jagung bisa dikelompokkan dalam beberapa jenis, berikut beberapa jenis tanaman jagung :

  1. Jagung Tepung

Jagung tepung adalah jenis jagung yang digunakan sebagai bahan baku untuk membuat tepung maizena.

Selain sebagai bahan dasar makanan, tepung maizena yang dibuat dari biji jagung tepung dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu ataupun tepung tapioca.

Biji jagung tepung memiliki endosperma yang dapat menghasilkan zat pati yaitu pati lunak.

Biji jagung tepung juga terdapat bagian yang disebut pati keras, terdapat pada bagian sisi jagung yang tipis.

  1. Jagung Manis

Jagung manis adalah jenis jagung yang paling popular dan paling banyak dikenal. Jagung manis biasanya diolah menjadi jagung bakar atau dikonsumsi dengan cara dikukus.

Jagung manis dapat diolah menjadi berbagai macam makanan. Biji jagung manis memiliki tekstur keriput dan transparan saat memasuki usia matang.

Ketika belum matang kadar gula pada jagung jenis ini lebih tinggi dari pati. Jagung jenis ini biasanya dipanen ketika usia nya masih muda.

  1. Jagung Mutiara

Jagung mutiara merupakan jenis jagung yang mempunyai berbagai macam khasiat bagi kesehatan. Karena jagung mutiara mempunyai kandungan zat besi, serat, dan vitamin, dan kandungan karbohidrat.

Khasiat yang dimiliki jagung mutiara dapat menyembuhkan penyakit kolesterol. Jagung mutiara memiliki bulir tebal dan padat serta bentuk biji nya bulat.

Jagung mutiara merupakan jenis jagung yang sering ditanam oleh masyarakat Indonesia selain jagung manis. Jagung mutira pun dapat diolah menjadi berbagai macam olahan.

  1. Jagung Berondong

Jagung berondong adalah jenis jagung yang biasanya digunakan sebagai bahan utama untuk membuat popcorn. Jagung berondong memiliki tekstur biji yang paling berbeda dengan jenis jagung yang lainnya.

Biji jagung berondong akan meletup ketika dipanaskan. Perbandingan pati keras dengan pati lunak dari jenis jagung ini lebih kecil kalau dibandingkan dengan jenis jagung mutiara.

Biji jagung berondong dapat mengembang mencapai 30 kali lebih besar dari ukuran awalnya.

  1. Jagung Ketan

Jagung ketan memiliki nama lain yang biasa disebut dengan Waxy Corn. Jagung ketan memiliki kandungan amilopektin yang mendominasi pada endosperma dari jagung jenis ini.

Kandungan amilopektin pada jagung umumnya berisi sekitar 70% dan sisanya merupakan kandungan amylose. Jagung jenis ini tidak dijadikan sebagai bahan makanan tetapi dijadikan sebagai bahan perekat.

Baca Juga: Cara Membuat Perkedel Jagung Gurih dan Simple !! Yuk Masak Simple

Produk Olahan Jagung

Di era saat ini banyaknya bermunculan berbagai macam penyakit akibat pola konsumsi masyarakat yang tidak sehat.

Akibatnya membuat sebagian individu mulai sadar akan pentingnya hidup sehat, dengan cara memulai mengkonsumsi makanan yang memberikan dampak positif bagi tubuh.

Hal inipun dijadikan kesempatan bagi para pengusaha kecil maupun menengah yang memproduksi makanan ringan dengan memakai acuan makanan bergizi dan sehat, salah satunya adalah makanan ringan yang menggunakan jagung sebagai bahan bakunya.

Jagung dapat digunakan sebagai bahan pengganti nasi, namun jagung dapat diolah juga menjadi berbagai jenis camilan yang enak, salah satunya adalah marning jagung.

Marning merupakan sebuah panganan yang terbuat dari butiran jagung kering yang kemudian digoreng dengan minyak panas.

Marning jagung terkenal di daerah Jawa Tengah, seperti Kedu dan Yogyakarta. Pada wilayah Tapal Kuda Jawa Timur yang menggunakan bahasa Madura, panganan ini dikenal dengan nama jambudin.

Marning jagung memiliki cita rasa yang gurih dan renyah, tak heran jika cemilan ini menjadi favorit banyak masyarakat. Marning jagung sudah banyak dijual di pasaran dengan berbagai macam rasa.

Namun tidak ada salahnya jika kita mempunyai banyak waktu untuk mencoba membuat marning jagung sendiri di rumah.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat marning jagung pun cukup sederhana, tapi untuk membuatnya dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan.

Untuk cara membuat marning jagung dibutuhkan waktu yang cukup panjang dan memerlukan proses yang tidak sebentar. Jika anda tertarik untuk membuat marning jagung, berikut resepnya.

Cara membuat marning jagung :

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  • 1 kg jagung dengan kualitas baik
  • 2 sdm garam
  • 15 gr kapur sirih
  • Air secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu yang dihaluskan :

  • 5 butir bawang merah
  • 5 butir bawang putih
  • 2 cm jahe
  • ½ sdt merca
  • 2 sdm ebi, seduh
  • Garam secukupnya

Cara membuat marning jagung :

  1. Cuci jagung sampai bersih, kemudian tiriskan
  2. Rebus jagung dengan 3 liter air. Kemudian tambahkan kapur sirih dan garam. Aduk rata dan rebus hingga mendidih.
  3. Setelah mendidih, kecilkan api. Dan rebus lagi selama 3-4 jam hingga jagung menjadi lunak, mekar, dan kulitnya terlepas. Kemudian angkat dan tiriskan.
  4. Setelah itu jemur jagung sampai agak mengering.
  5. Kemudian campur jagung yang tadi sudah dijemur dengan bumbu yang sudah dihaluskan. Dan aduk sampai tercampur rata.
  6. Jagung yang sudah dicampur bumbu kemudian dijemur lagi hingga kering.
  7. Panaskan minyak, dan kemudian goreng jagung yang sudah dijemur tersebut hingga mekar dan berwarna kekuningan.
  8. Setelah itu tiriskan, agar kerenyahan tetap terjaga sebaiknya marning jagung disimpan dalam toples.

Manfaat Tanaman Jagung

Selain rasanya yang enak jagung memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, diantaranya :

  • Menyehatkan Mata

Jika mengkonsumsi jagung setiap hari juga dapat menyehatkan mata. Karna jagung mengandung carotenoid yang mampu menurunkan risiko kerusakan pada mata saat usia senja.

  • Menyehatkan Jantung

Caretonoid pada jagung juga berperan dalam menyehatkan jantung. Caretonoid berperan dalam menurunkan risiko pengumpalan arteri.

  • Kaya Akan Kalori & Vitamin

Setiap 100 gram jagung, terdapat 342 kalori yang terkandung di dalamnya. Jagung kaya akan vitamin B kompleks yang dapat menjaga kesehatan saraf.

  • Kaya Akan Mineral

Jagung mengandung beberapa mineral seperti magnesium, mangan, zat besi, tembaga, seng, dan selenium. Seluruh  mineral tersebut berguna agar dapat menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

  • Dapat Mencegah Anemia

Mengkonsumsi jagung saat mengalami anemia adalah tindakan yang baik. Sebab jagung memiliki kandungan vitamin B12, asam folat, dan zat besi yang mana kandungan tersebut sangat berguna bagi para penderita anemia.

  • Mengontrol Diabetes

Jagung dapat juga digunakan untuk mengontrol penyakit diabetes. Karna dalam jagung terdapat senyawa dan zat tertentu yang dapat menurunkan dan mengontrol penyakit diabetes.

  • Melawan Kanker

Jagung mengandung antioksidan yang tinggi sehingga jagung ampuh untuk melawan beberapa jenis penyakit kanker, seperti kanker payudara dan kanker hati. Kandungan antioksidan dalam jagung berperan dalam membunuh sel kanker tanpa menyakiti sel sehat dalam tubuh.

resep marning jagung

Itulah artikel tentang cara membuat marning jagung, semoga artikel ini dapat berguna bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •