Mesin Pencacah Rumput Multifungsi

Mesin pencacah rumput multifungsi adalah alat yang digunakan untuk mencacah atau mengecilkan ukuran aneka macam rumput seperti rumput kolonjono, batang jagung, rumput gajah ataupun jerami. Ukuran cacahannya biasanya antara 0,2-1 cm. Sangat bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Cacahan rumput ini bisa langsung dikasihkan ke ternak atau juga bisa melalui difermentasi. Hasil Cacahan rumput tersebut banyak digunakan untuk pakan ternak, atau bisa digunakan sebagai campuran pembuatan kompos organik.

Kapasitas Mesin Pencacah Rumput Multifungsi

Beberapa Kapasitas Mesin Pencacah Rumput Multifungsi yang kami miliki adalah sebagai berikut :

1. Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 100 – 200 Kg / Jam

Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 100 - 200 Kg / Jam

Gambar Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 100 – 200 Kg / Jam

a. Spesifikasi Mesin Pencacah Rumput 100-200 kg/jam

Dimensi : 800 x 500 x 800 cm.
Bahan Material : Pelat Besi Plattezer.
Bahan Material : Rangka Besi Siku.
Penggerak : Motor Bensin.
Daya ( Power ) : 5,5 HP.
Energi Yang Digunakan : Bensin.
Bahan Material Pisau : Baja.
Kapasitas : 100 Kg – 200 Kg / Jam.
  • Fungsi Untuk Mencacah Rumput.

b. Spesifikasi Mesin Pencacah Rumput 250 Kg – 500 Kg / Jam.

Kapasitas : 250 Kg – 500 Kg Per Jam.
Daya ( Power ) : 8 PK.
Penggerak : Diesel.
Energi Yang Digunakan : Solar.
Dimensi Mesin : 900 mm x 600 mm x 1080 mm.
Bahan Material Body : Plat Besi 3 mm
Bahan Material Rangka : UNP 6.5.
Jumlah Unit Pisau : 2 Buah.
Jumlah Roll Feeding : 2 Buah.
  • Fungsi Untuk Mencacah Rumput.

2. Mesin Pencacah Rumput Multifungsi Kapasitas 50kg/jam

Pencancah Multifungsi

Spesifikasi Mesin Pencacah Rumput Multifungsi :

Kapasitas : 50kg/jam
Dimensi mesin : P x L x T (900 x 700 x 880 mm)
Bahan Material rangka : besi siku 3/3
Bahan Material tabung : Plateser
Tebal material tabung : 2 mm
Bahan Material pisau : besi baja
Penggerak : motor bensin 5,5 HP

3. Mesin Pencacah Rumput Multifungsi Kapasitas 200 kg/jam

Spesifikasi Mesin Pencacah Rumput Multifungsi :

Kapasitas : 200 kg/jam
Dimensi mesin : P x L x T (1150 x 750 x 900 mm)
Bahan Material rangka : besi UNP 65
Bahan Material tabung : Plateser
Tebal material tabung : 6 & 3 mm
Diameter tabung : 38 cm
Panjang tabung : 38 cm
Bahan Material pisau : besi baja
Penggerak : Diesel 8 pk

4. Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 250 – 500 Kg / Jam

Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 250 - 500 Kg / Jam

Gambar Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 250 – 500 Kg / Jam

Spesifikasi Mesin Pencacah Rumput Multifungsi

Dimensi Mesin : 900 mm x 600 mm x 1080 mm.
Kapasitas : 250 Kg – 500 Kg / Jam.
Penggerak : Diesel.
Daya ( Power ) : 8 PK.
Energi Yang Digunakan : Solar.
Bahan Material Body : Plat Besi 3 mm
Bahan Material Rangka : UNP 6.5.
Jumlah Unit Pisau : 2 Buah.
Jumlah Roll Feeding : 2 Buah.
  • Fungsi untuk merajang rumput-rumput atau jerami untuk pakan ternak

5. Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 1 Ton / Jam

Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 1 Ton / Jam

Gambar Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 1 Ton / Jam

Spesifikasi Mesin Pencacah Rumput Multifungsi

Dimensi Mesin : 1000 mm x 700 mm x 1100 mm.
Bahan Material : Pelat Besi Plattezer.
Bahan Material : Rangka Besi Siku.
Penggerak : Diesel.
Daya ( Power ) : 12 HP.
Energi Yang Digunakan : Solar.
Bahan Material Pisau : Baja.
Kapasitas : 750 Kg – 1000 Kg / Jam.
Fungsi : Untuk Mencacah Rumput.
  • Fungsi untuk Merajang rumput/rumput gajah

6. Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 1 – 2 Ton / Jam

Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 1 - 2 Ton / Jam

Gambar Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 1 – 2 Ton / Jam

Spesifikasi Mesin Pencacah Rumput Kapasitas 1500 Kg – 2000 Kg / Jam.

Dimensi Mesin : 1100 mm x 800 mm x 1200 mm.
Bahan Material : Pelat Besi Plattezer.
Bahan Material : Rangka Besi Siku.
Penggerak : Diesel.
Daya ( Power ) : 16 PK.
Energi Yang Digunakan : Solar.
Bahan Material Pisau : Baja.
Kapasitas : 1500 Kg – 2000 Kg / Jam.
Fungsi : Untuk Mencacah Rumput.
  • Fungsi untuk Merajang rumput/rumput gajah

Keuntungan Menggunakan Mesin Pencacah Rumput Kami

  1. Ukuran rumput menjadi kecil yang mempermudah ternak makan
  2. Mempermudah proses fermentasi pakan ternak
  3. Mempermudah proses pemberian pakan pakan ternak
  4. Meningkatkan tingkat konsumsi pakan pada ternak

 

Cara Kerja Mesin Pencacah Rumput

Mesin Pencacah Rumput ini secara operasioanal sangat sederhana. Mesin ini dapat digerakkan oleh motor bensin atau motor disel, atau juga motor listrik. Setelah penggerak mesin dihidupkan, pisau penggerak akan berputar secara cepat. Pisau bisa terbuat dari pisau baja atau planner stenlis yang didesain sedemikian rupa yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Kemudian rumput kolonjono atau jerami bisa dimasukkan ke dalam mesin pencacah melalui corong pemasukan. maka ketika input rumput terkena pisau, rumput akan tercacah menjadi ukuran yang lebih kecil dan keluar melalui corong output. Hasil cacahan bisa berupa cacahan atara 0,5 – 1,0 cm. Ukuran hasil cacahan rumput ditentukan dengan ukuran saringan yang terdapat dalam mesin pencacah rumput tersebut.

 

Video Mesin Pencacah Rumput

Untuk melihat dengan jelas cara kerja Mesin Pencacah Rumput, bisa melalui Video dibawah ini !


TIPS CARA MEMBUAT PAKAN TERNAK HASIL FERMENTASI JERAMI

Untuk membuat pakan ternak ada berbagai macam cara, selain menggunakan rumput, alternatif lain salah satunya adalah menggunakan Jerami.

Kenapa menggunakan Jerami? Alasannya adalah karena jerami didapatkan secara serentak dan banyak melimpah pada saat panen padi.

Maka jika dikasihkan langsung pada ternak, bisa jadi ternak tidak akan bisa makan semua. Dan Solusinya adalah dengan cara menyimpannya dalam lumbung pakan ternak, dan sebelumnya juga dilakukan fermentasi sebelum diberikan kepada ternak.

Lalu bagaimana agar jerami bisa digunakan sebagai pakan ternak, maka proses fermentasi ini akan menjadikan jerami menjadi lunak dan memudahkan ternak khususnya sapi atau kambing mau memakannya. Berikut kami sampaikan Cara membuat Pakan Ternak dari Fermentasi Jerami.

Bahan Jerami Untuk pakan ternak

 

Cara Membuat Pakan Ternak Dengan Fermentasi Jerami

Bahan Baku Fermentasi Jerami

  1. Seberat 1000 kg atau sekitar 5-8 ikat jerami padi, rumput yang sudah kering, tebon jagung dan lain sebagainya. Penggunaan bahan baku yang lebih dari satu, sangat bagus dibandingkan dengan bahan paku tunggal. Kemudian anda bisa mencacahnya dengan ukuran sekitar 5 cm. Fungsinya agar proses fermentasi bisa berjalan dengan baik. Dan ketika sudah siap diberikan kepada ternak anda, mereka pun bisa memakan dan mengunyahnya dengan mudah. Dan untuk pencacahan nya, alat yang digunakan bisa menggunakan mesin pencacah jerami.
  2. Sebanyak 5 lt tetes atau molase, ataupun jika tidak ada, anda bisa menggantinya dengan gula yang dilarutkan. Penggunaan larutan gula memang harganya akan lebih mahal di bandingkan dengan menggunakan tetes tebu, namun kedepannya anda bisa menggunakan larutan gula jawa atau gula aren.
  3. Sebanyak 1 botol probiotik, anda bisa menggunakan jenis atau merk apapun sesuai selera anda.
  4. Sejumlah 250-300 liter air yang akan digunakan untuk melarutkan probiotik dan tetes tebu.
  5. Bekatul atau dedak padi sebanyak 30kg. Untuk mendapatkan bekatul, kiranya bisa juga dengan menggunakan sekam yang dihaluskan dengan menggunakan mesin giling sekam padi.

 

Peralatan Yang Digunakan :

  1. Sebuah tempat untuk melakukan fermentasi seperti tembok semen, bis semen, drum plastik, plastik bening dan lain sebagainya.
  2. Alat pemotong atau mesin Pencacah rumput atau Jerami, atau jenis lain nya seperti sabit misalnya.
  3. Beberapa Ember, gembor atau karung plastik.

 

Langkah dan Cara Membuat Pakan Fermentasi Jerami Untuk Kambing Ternak :

  1. Sediakan tempat untuk digunakan dalam proses fermentasi dan pastikan kondisinya bagus.
  2. Bahan-bahan yang sudah disiapkan dalam keadaan kering kemudian dipotong dengan ukuran 5cm.
  3. Larutkan tetes atau air gula dan probiotik dengan air menjadi 1 dengan takaran yang sudah disebutkan di atas.
  4. Siapkan terpal plastic untuk digunakan sebagai alas dalam mencampur semua bahan di atas.
  5. Bahan baku yang sudah anda potong tersebut sedikit demi sedikit taruh di atas terpal kira-kira hingga mencapai ketebalan 15-20 cm, kemudian taburkan bekatul di atasnya dan siramkan larutan tetes dan probiotik tersebut dengan perbandingan di atas hingga merata dan terlihat basah.
  6. Setelah bahan baku sudah disiram, anda bisa memasukkan nya ke dalam wadah sedikit demi sedikit sambil di injak-injak hingga padat.
  7. Kemudian Setelah itu tutup wadah tersebut hingga rapat dan pastikan tidak ada udara yang masuk.
  8. Setelah 2 minggu, anda bisa menggunakan hasil tersebut untuk diberikan kepada ternak anda sebagai pakan sesuai dengan kebutuhan.

 

Tips Cara Pemberian Pakan Pada Kambing

Berikut beberapa tips dan cara pemberian pakan ternak pada kambing yang sebaiknya anda lakukan :

Mesin Pencacah Rumput Multifungsi 7

  1. Sebaiknya pakan fermentasi ini diberikan pada waktu siang atau sore hari saja. Yaitu semisal anda sudah memberikan rumput hijau pada pagi harinya. Hal ini dimaksudkan agar kambing anda tidak kaget. Yaitu ketika diberikan pakan kering dalam bentuk fermentasi dalam jumlah yang cukup banyak. Jika memang keadaannya pada musim kemarau, anda masih harus memberikan makanan lain, jadi jangan menggunakan pakan fermentasi sebagai pakan tunggal. Misalnya anda masih bisa memberikan kambing anda ampas tahu, kulit kacang, dedak dan lain sebagainya.
  2. Ketika anda memberikan pakan tersebut kambing dan  tidak mau memakan nya, maka ada tips, anda bisa memberikannya sedikit demi sedikit, atau anda bisa melakukan cara yang lebih ekstrim yaitu dengan puasa makan. Anda dengan tidak memberikannya makan hingga ternak anda kelaparan.  Dan kemudian baru berikan pakan tersebut. Namun cara tersebut rasanya cukup ekstrim untuk dilakukan, anda bisa melakukan cara lain dengan memberikan pakan fermentasi di kotak makan sepanjang hari, maka perlahan ternak anda pasti akan memakan nya.
  3. Untuk menambah gemuk yang lebih cepat, sebaiknya anda memberikan pakan lain kepada ternak anda, seperti bekatul, kulit kedelai, kulit kopi dan lain sebagainya dalam bentuk konsentrat, jadi gunakan pakan fermentasi ini pada waktu yang mendesak saja, misalnya pada waktu kemarau panjang atau musim penghujan yang berkepanjangan.
  4. Air minum juga jangan sampai telat, karena metode ini berbeda dengan metode komboran yang waktu pemberian nya hanya 1x dalam sehari.
  5. Bahan fermentasi yang bisa anda gunakan adalah seperti ilalang, rumput lapangan dan lain sebagainya, jangan sampai menggunakan bahan yang diluar nalar seperti gedebok pisang dan lain sebagainya.
  6. Metode fermentasi ini sebaiknya hanya digunakan pada kambing yang memang memiliki waktu penggemukan dalam 3 bulan saja, dan selebihnya di jual untuk dikonsumsi, atau cocok untuk digunakan pada musim kemarau saja. Untuk penggunaan pada kambing betina yang berkelanjutan akan berdampak buruk pada genetika kambing tersebut sehingga perlu ada keseimbangan antara pakan fermentasi dengan rumput hijauan.
  7. Pada dasarnya pakan hijauan memang jauh lebih baik dan lebih utamakan dalam pemberian pakan yang bergizi tinggi, seperti lamtoro, turi, nangka, ketapang, mahoni dan lain sebagainya.

Demikian Semoga Bermanfaat

 

Info Pemesanan Mesin Pencacah Rumput Rumah Mesin

Rumah Mesin – Pusat Distributor Alat Dan Mesin Kebutuhan Usaha Anda.

Kantor & Workshop : Jl. Parangtritis Km 5,6 Sewon, Bantul, Yogyakarta.
Call Center : 0274 287 1809.
SIMPATI : 0812 2222 9224 / 0812 2447 4411.
XL : 0878 3336 8884 / 0877 3424 1313.
MENTARI : 081 666 9383.