Mengenal Santan Kelapa

Pohon kelapa mempunyai banyak manfaat mulai dari batang sampai daunnya bisa digunakan. Santan Kelapa adalah salah satu manfaatnya. Santan kelapa ini berasal dari parutan daging buah kelapa yang diperas.

Mendengar kata santan kelapa mungkin sudah tidak asing ditelinga kita, karena merupakan salah satu bahan olahan makanan yang sudah sangat familiar di Indonesia.

Hampir di seluruh daerah di Indonesia menggunakan bahan ini sebagai bahan masakan. Bahkan sebagian orang Indonesia merasa masakannya kurang lezat jika belum ditambahkan bahan satu ini.

Lain di negara barat yang bisanya diolah menjadi kue – kue kering yang gurih dan creamy. Dalam proses pembuatan makanan, santan kelapa juga terkadang  ditambah susu dan keju agar rasanya lebih manis.

Di Indonesia, bisananya dicampurkan dalam beberapa jenis masakan, mulai dari puding, roti, cookie, sayur, opor, soto, hingga rendang.

Hasil olahan yang diberi santan kelapa memang terkenal gurih. Bahan satu ini dapat meningkatkan kualitas rasa masakan dan menggugah selera makan. Namun, dalam pengolahannya, khususnya saat perebusan, terdapat beberapa cara yang perlu diperhatikan agar tidak mudah pecah. Jika kita salah merebusnya, maka hasilnya pun akan akan pecah dan rusak. Hal ini tentu mempengaruhi akan rasa dari santan tersebut.

Lebih lengkap mengenal Santan kelapa, Baca secara lengkap..! Tentang Santan Kelapa

 cara membuat santan

Cara Membuat Santan Kelapa yang Bagus

Untuk bisa membuat santan kelapa yang berkualitas dengan hasil yang banyak kita harus pilih kelapa yang agak tua. Kenapa? Karena kelapa agak tua memiliki daging yang tebal dan tidak terlalu lunak. Jika kelapa terlalu tua maka dagingnya akan cenderung basah air kelapa dan santan yang dihasilkan pun sedikit dan kualitasnya pun berkurang.

Sebelum daging kelapa diparut, lebih baik kupas dan bersihkan kulit ari kelapa. Jika tidak maka santan yang dihasilkan kurang bersih.

Daging kelapa yang tebal dan tidak terlalu lunak, selain menghasilkan santan yang banyak juga memudahkan kita saat proses pemarutan. Atau bisa juga menggunakan mesin pemarut kelapa sehingga proses pemarutan akan lebih mudah, cepat, dan hasil yang optimal.

Kalau anda ingin praktis dalam proses pemerasan, bisa juga memakai mesin pemeras santan kelapa sederhana kami.

Namun jika Anda menggunakan cara manual menggunakan parutan biasa, maka gunakan parutan kelapa yang dapat memarut daging kelapa dengan lembut. Semakin lembut parutan maka saat diperas, maka sari yang dikeluarkan pun semakin banyak.

Saat proses pemerasan gunakan air yang cukup hangat (bukan air mendidih) untuk dapat memeras parutan daging kelapa dengan hasil yang lebih sempurna dan lebih banyak.

Baca Juga : Cara Membuat Cocopeat Yang Benar,Dan Mudah Dilakukan

cara membuat santan

Tips Membuat Santan Dalam Kapasitas Besar

Lain halnya, jika anda ingin membuatnya dalam skala besar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk cara membuatnya.

Secara prinsip hampir sama, namun sedikit perbedaan. Untuk membuat dalam kapasitas besar cukup mudah, berikut adalah tips:

  1. Cungkil buah kelapa menggunakan mesin pencungkil kelapa dari batoknya, kupas kulit ari dari buah kelapa agar bisa menghasilkan parutan yang putih dan bersih.
  2. Agar buah kelapa lebih mudah untuk diparut rendam buah kelapa dalam air mendidih selama 1 menit.
  3. Parut buah kelapa yang sudah direndam, Pemarutan buah kelapa bisa menggunakan parut manual atau mesin parut kelapa ukuran besar, untuk lebih mudah dan cepat gunakan mesin pemarut.
  4. Campur hasil parutan dengan air bersih atau hangat dengan perbandingan 1:1, lalu dipress secara manual atau dengan mesin press santan (ada model press ulir atau screw press). Kemudian disaring.
cara membuat santan
cara membuat santan

Tips Merebus Santan Agar Tidak Mudah Pecah

Tentunya kita menginginkan kualitas pilahan yang dihasilkan dapat bagus. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan saat perebusan agar mendapat hasil yang bagus.
  1. Menggunakan Api Kecil

Kualitas yang buruk akibat salah dalam proses perebusan bisa menyebabkan rasa masakan menjadi tidak lezat. Bahkan baunya akan berubah menjadi tidak sedap.

Itulah mengapa, ada baiknya jika kita menggunakan api yang kecil saat proses perebusan. Suhu api yang terlalu panas bisa membuatnya mudah pecah, sehingga akan sulit tercampur dengan bahan masakan lainnya.

  1. Terus Diaduk

Ketika proses perebusan, sebaiknya terus diaduk secara perlahan dengan gerakan tangan yang teratur. Mengaduk santan kelapa saat direbus, bisa membuat struktur santan tetap terjaga dan rasanya akan semakin lezat dan nikmat. Selama proses berlangsung, aduklah menggunakan spatula untuk mencegahnya pecah.

  1. Masukkan di Akhir Proses Memasak

Memasak jenis masakan yang menggunakan bahan ini terdapat teknik yang harus diperhatikan. Sebaiknya bahan masakan lain jangan direbus bersamaan dengan santan.

Rebus santan kelapa pada wadah yang berbeda. Ketika sudah mendidih, dinginkan terlebih dulu. Setelah masakan sampai pada proses terakhir, barulah masukan santan kelapa. Ini mencegah terlalu lama dipanaskan. Selain itu, hal ini akan menambah cita rasa masakan.

Memasukkan paling akhir juga akan mempertahankan wangi santan dan kekentalan teksturnya. Setelah tercampur dengan bahan masakan yang lain, maka aduk-aduklah secara perlahan dengan menggunakan api kecil.

  1. Campurkan Tepung Maizena

Santan kelapa terkadang tidak hanya digunakan sebagai bahan pelezat masakan dalam tekstur yang cair dan sedikit kental. Jika Anda ingin menggunakannya dalam tekstur yang sangat kental, seperti pasta dan vla, maka cara merebusnya sedikit berbeda.

Pertama, campurkan santan kelapa dengan sedikit air, lalu tambahkan tepung maizena dengan takaran secukupnya. Setelah itu, aduk secara merata hingga mendidih dan teksturnya berubah seperti yang Anda inginkan. Pada tahap akhir, dituangkan dalam masakan.

  1. Tambahkan Potongan Daun Pisang

Terdapat alternatif lain untuk mencegah bahan ini pecah ketika direbus, yaitu dengan menambahkan potongan daun pisang secukupnya.

Cuci daun pisang telebih dahulu menggunakan air hingga bersih, lalu rebus bersamaan dengan santan kelapa. Penambahan daun pisang akan menjaga kekentalannya.

  1. Tambahkan Garam dan Jeruk Purut

Mencegah pecah selama direbus juga bisa dilakukan dengan menambahkan garam serta beberapa helai daun jeruk purut. Setelah garam dan daun jeruk purut dimasukkan dengan takaran dan jumlah yang pas, aduk secara perlahan agar tidak pecah.

Setelah mendidih, angkat dan buang daun jeruk purut lalu campur dengan tepung sagu. Pemberian tepung sagu bisa ditambahkan sesuai selera Anda. Setelah itu, aduk kembali hingga merata.

Bagaimana? Cukup mudah kan. Untuk merebus santan kelapa agar mendapatkan kualitas baik maka cara memasaknya juga harus diperhatikan baik – baik. Karena tingkat kualitas yang dihasilkan saat perebusan juga berdampak pada kelezatan masakan itu sendiri.

 

Baca Juga..!  Manfaat Santan Kelapa untuk Kesehatan

Sekian informasi cara membuat santan dalam kapasitas besar dan tips merebus santan agar tidak mudah pecah. selamat mencoba

 

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •